JAKARTA - Mobil bekas murah dengan pajak dan biaya perawatan ringan masih menjadi pilihan banyak masyarakat di 2025. Di tengah harga mobil baru yang semakin tinggi, sejumlah mobil lawas seperti Honda Civic Genio, Toyota Starlet, hingga Suzuki Karimun Kotak kembali dilirik karena dinilai masih layak dipakai harian dengan biaya kepemilikan yang terjangkau.
Harga mobil baru yang kini semakin mahal membuat sebagian masyarakat mulai beralih ke pasar mobil bekas. Bahkan, beberapa mobil lawas saat ini bisa dibeli dengan harga setara sepeda motor premium.
Sebagai perbandingan, harga motor seperti Honda PCX dan Yamaha NMAX kini sudah berada di kisaran Rp33 juta hingga Rp40 jutaan. Dengan nominal tersebut, konsumen sebenarnya sudah bisa mendapatkan mobil bekas yang masih nyaman digunakan sehari-hari.
Namun, memilih mobil bekas murah tidak bisa sembarangan. Faktor kondisi mesin, ketersediaan spare part, hingga biaya perawatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan sebelum membeli.
Honda Civic Genio dan Toyota Starlet Masih Jadi Mobil Idaman
Honda Civic Genio keluaran 1992 hingga 1995 menjadi salah satu sedan lawas yang masih memiliki banyak penggemar. Mobil ini dikenal memiliki desain sporty yang dianggap timeless dan tetap menarik meski usianya sudah lebih dari 25 tahun.
Harga Honda Civic Genio saat ini berada di kisaran Rp35 juta sampai Rp45 juta tergantung kondisi dan modifikasi kendaraan.
Selain desain, sedan ini juga dikenal memiliki mesin responsif yang nyaman digunakan untuk perjalanan harian maupun jarak jauh. Spare part mobil ini juga masih cukup mudah ditemukan di marketplace maupun bengkel spesialis Honda.
“Desain Civic Genio tidak lekang oleh waktu dan masih banyak peminatnya,” demikian penjelasan dalam video tersebut.
Meski begitu, calon pembeli tetap harus berhati-hati karena banyak unit Civic Genio yang sudah mengalami modifikasi ekstrem atau kondisi mesin kurang sehat.
Selain Civic Genio, Toyota Starlet juga menjadi hatchback lawas yang masih sangat diminati. Mobil ini hadir dalam dua model populer, yakni Starlet kotak dan Starlet kapsul.
Baca Juga: Nekat Mudik Jakarta-Jogja Naik Motor Listrik, YouTuber Ini Habiskan Biaya Cas Cuma Rp57 Ribu
Toyota Starlet terkenal irit bahan bakar dengan konsumsi BBM mencapai 12 hingga 15 kilometer per liter. Mesin mobil ini juga dikenal kuat dan minim masalah sehingga masih cocok digunakan harian.
Harga Toyota Starlet bekas berada di kisaran Rp30 juta hingga Rp50 juta tergantung kondisi kendaraan. Komunitas pengguna Starlet yang masih besar juga menjadi nilai tambah karena memudahkan pemilik mencari referensi perawatan.
Suzuki Karimun Kotak dan Daihatsu Espass Masih Layak Dipakai Harian
Suzuki Karimun Kotak keluaran 2000 sampai 2005 juga menjadi salah satu mobil murah favorit masyarakat. Mobil mungil ini terkenal irit bahan bakar dan mudah dirawat.
Harga Suzuki Karimun Kotak saat ini berada di kisaran Rp35 juta hingga Rp45 juta. Mesin 1.000 cc miliknya mampu menghasilkan konsumsi BBM sekitar 12 sampai 15 kilometer per liter.
Ukuran bodi yang kecil membuat mobil ini mudah digunakan di jalan perkotaan dan praktis saat parkir. Selain itu, spare part Karimun juga masih melimpah dan murah.
Namun Karimun Kotak memiliki beberapa kekurangan seperti kabin yang sempit dan suspensi yang terasa cukup keras.
Pilihan berikutnya adalah Daihatsu Espass tahun 1999 hingga 2004. Mobil ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan ruang kabin besar atau kendaraan usaha ringan.
Daihatsu Espass memiliki pintu geser yang memudahkan akses keluar masuk penumpang. Mesin mobil ini juga dikenal cukup kuat untuk perjalanan jauh.
Meski demikian, konsumsi BBM Espass lebih boros dibanding city car kecil. Handling kendaraan juga terasa lebih limbung karena desain bodinya yang tinggi.
Avanza dan Xenia Generasi Pertama Jadi Solusi Mobil Keluarga Murah
Bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga tujuh penumpang dengan budget terbatas, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia generasi pertama masih menjadi pilihan menarik.
Unit keluaran awal 2004 kini banyak dijual di kisaran Rp40 jutaan hingga Rp50 jutaan tergantung kondisi kendaraan.
Kelebihan utama mobil ini adalah kapasitas tujuh penumpang, konsumsi BBM yang cukup irit di angka 11 sampai 13 kilometer per liter, serta spare part yang sangat mudah ditemukan.
Namun pembeli harus lebih teliti karena banyak unit bekas operasional atau rental yang kondisinya sudah cukup lelah. Pemeriksaan riwayat servis, suspensi, dan kemungkinan bekas banjir menjadi hal penting sebelum membeli.
Meski tergolong mobil lawas, kendaraan-kendaraan tersebut masih dianggap layak digunakan selama kondisi mesin sehat dan perawatan dilakukan secara rutin.
Dengan biaya pajak dan perawatan yang relatif murah, mobil bekas lawas diprediksi tetap menjadi solusi transportasi terjangkau bagi masyarakat Indonesia di 2025.
Editor : Divka Vance Yandriana