JAKARTA - Mobil SUV bekas di bawah Rp100 juta masih menjadi incaran banyak masyarakat Indonesia karena menawarkan ground clearance tinggi, kabin luas, dan kemampuan melibas jalan rusak dengan nyaman. Di tengah kondisi jalan yang beragam, mulai dari perkotaan hingga daerah bergelombang, SUV lawas dinilai tetap layak dipilih karena mesin bandel dan biaya kepemilikan yang relatif masuk akal.
Tidak hanya itu, sejumlah SUV keluaran awal 2000-an hingga 2010-an juga dikenal memiliki fitur cukup lengkap serta kapasitas penumpang besar. Dengan dana di bawah Rp100 juta, konsumen bahkan sudah bisa mendapatkan mobil bermesin 2.000 cc hingga diesel turbo yang masih tangguh digunakan harian maupun perjalanan luar kota.
Beberapa model seperti Nissan X-Trail T30, Honda CR-V generasi kedua, hingga Ford Everest generasi pertama masih menjadi pilihan favorit di pasar mobil bekas Indonesia.
Nissan X-Trail T30 Jadi SUV Nyaman untuk Keluarga
Salah satu rekomendasi mobil SUV bekas di bawah Rp100 juta yang cukup populer adalah Nissan X-Trail T30. Mobil ini diproduksi pada 2001 hingga 2008 dan dikenal memiliki suspensi empuk serta kabin yang nyaman untuk perjalanan jauh.
X-Trail T30 hadir dengan dua pilihan mesin, yakni 2.000 cc QR20DE bertenaga 138 horsepower dan 2.500 cc QR25DE dengan tenaga mencapai 178 horsepower. Varian 2.500 cc bahkan memiliki torsi 245 Nm yang membuat mobil ini cukup bertenaga di berbagai medan.
Keunggulan utama SUV ini terletak pada kenyamanan berkendara. Jok empuk, kabin kedap, serta suspensi lembut membuatnya cocok digunakan keluarga. Interiornya juga cukup unik karena posisi speedometer berada di tengah dashboard.
Baca Juga: Polytron Fox Air Dipakai 26.000 Km: Awet atau Banyak Masalah? Ini Fakta Lengkap dari Pengguna
“Rasa berkendaranya sangat nyaman, cocok untuk perjalanan jarak jauh,” demikian disebutkan dalam ulasan video tersebut.
Namun, Nissan X-Trail T30 juga memiliki beberapa kekurangan. Konsumsi BBM tergolong boros dengan rata-rata sekitar 1:7 untuk penggunaan dalam kota. Selain itu, harga spare part Nissan dikenal cukup mahal dibanding rival Jepang lainnya.
Di pasar mobil bekas, harga Nissan X-Trail T30 kini berada di kisaran Rp60 juta hingga Rp90 jutaan tergantung kondisi dan tahun produksi.
Suzuki Grand Vitara dan Honda CR-V Masih Banyak Diburu
Pilihan berikutnya adalah Suzuki Grand Vitara generasi ketiga yang diproduksi sejak 2006 hingga 2018. SUV ini cukup diminati karena menggunakan sistem penggerak belakang alias rear wheel drive, sesuatu yang kini mulai jarang ditemukan di SUV modern.
Grand Vitara hadir dengan mesin 2.000 cc dan 2.400 cc. Mesin J24B 2.400 cc mampu menghasilkan tenaga hingga 166 horsepower dengan torsi 225 Nm. Mobil ini juga dilengkapi fitur keselamatan seperti dual airbag, ABS, EBD, dan brake assist.
Kelebihan lain Grand Vitara adalah handling yang stabil dan fun to drive. Meski demikian, suspensinya disebut lebih kaku dibanding Nissan X-Trail maupun Honda CR-V.
Untuk harga, Suzuki Grand Vitara lawas saat ini dijual mulai Rp60 jutaan. Sedangkan model facelift di atas 2012 masih berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp170 juta.
Selain Grand Vitara, Honda CR-V generasi kedua juga menjadi salah satu SUV bekas favorit. Mobil produksi 2002-2007 ini terkenal karena desainnya yang timeless dan kabin luas.
Honda CR-V generasi kedua dibekali mesin K20A 2.000 cc dan K24A1 2.400 cc. Varian 2.400 cc mampu menghasilkan tenaga hingga 160 horsepower dengan torsi 222 Nm.
Fitur unik CR-V generasi kedua adalah meja piknik di bagasi belakang dan pintu bagasi model split door yang praktis digunakan di area parkir sempit.
Harga Honda CR-V generasi kedua di pasar mobil bekas kini berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp90 juta tergantung tipe dan kondisi kendaraan.
Ford Everest dan Toyota Rush Jadi Opsi SUV Tangguh
Bagi pencinta SUV diesel, Ford Everest generasi pertama juga layak dipertimbangkan. SUV ini diproduksi pada 2003-2006 dan tersedia dalam pilihan penggerak 4x2 maupun 4x4.
Ford Everest menggunakan mesin diesel turbo 2.500 cc. Untuk versi TDCi tahun 2006, tenaganya mencapai 141 horsepower dengan torsi besar 330 Nm.
Mobil ini terkenal tangguh dan mampu mengangkut hingga tujuh penumpang. Ground clearance tinggi dan sasis kuat membuat Everest cocok digunakan untuk perjalanan luar kota hingga semi off-road.
Meski begitu, ukuran bodi besar membuat mobil ini terasa kurang lincah di perkotaan. Spare part tertentu juga disebut cukup sulit ditemukan karena membutuhkan bengkel spesialis.
Harga Ford Everest generasi pertama kini berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp100 jutaan untuk tipe manual 4x2.
Sementara itu, bagi konsumen yang mencari SUV murah dan mudah dirawat, Toyota Rush generasi pertama bisa menjadi solusi paling realistis. Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc 3SZ-VE yang juga dipakai Avanza dan Terios.
Keunggulan Toyota Rush terletak pada biaya perawatan murah serta spare part melimpah. Konsumsi BBM juga relatif lebih hemat dibanding SUV bermesin besar lainnya.
Namun, fitur keselamatannya masih minim dan suspensi belakangnya dikenal cukup keras. Harga Toyota Rush generasi pertama saat ini masih stabil di kisaran Rp70 jutaan hingga Rp90 jutaan.
Dengan harga yang semakin terjangkau, mobil SUV bekas di bawah Rp100 juta tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan tangguh, nyaman, dan muat banyak untuk menghadapi kondisi jalan Indonesia.
Editor : Divka Vance Yandriana