Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Davigo Dragon S Tembus 204 Km Jakarta-Cirebon, Motor Listrik Ini Nyaris Sampai ITB Cirebon Sebelum Baterai Habis

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:27 WIB

 

Davigo Dragon S, motor listrik jarak tempuh 200 km, touring motor listrik, tes Davigo Dragon S, motor listrik Jakarta Cirebon
Davigo Dragon S, motor listrik jarak tempuh 200 km, touring motor listrik, tes Davigo Dragon S, motor listrik Jakarta Cirebon

BLITAR KAWENTAR- Motor listrik Davigo Dragon S berhasil membuktikan klaim jarak tempuh hingga 200 kilometer setelah diuji perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon. Dalam pengujian tersebut, motor listrik Davigo Dragon S mampu menempuh total 204 kilometer sebelum akhirnya baterai habis sekitar 4 kilometer menjelang tujuan akhir di ITB Cirebon.

Pengujian dilakukan oleh kreator otomotif Alfred dari kanal TV Olix dengan rute perjalanan dimulai dari Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Motor listrik Davigo Dragon S digunakan untuk touring jarak jauh dengan pengujian kecepatan, kenyamanan, hingga konsumsi baterai secara real time menggunakan GPS dan jam tangan Garmin.

Hasilnya, motor listrik ini dinilai cukup berhasil memenuhi klaim pabrikan soal jarak tempuh 200 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Baca Juga: Touring Jakarta-Bandung Pakai Polytron Fox Air, Gaspol di Jalur Puncak hingga Hujan Deras Tetap Tembus 504 Km

Davigo Dragon S Tempuh 204 Km dari Jakarta ke Cirebon

Perjalanan dimulai dari kawasan Town Square Pondok Kelapa, Jakarta Timur dengan odometer awal berada di angka 364 kilometer. Selama perjalanan menuju Cirebon, pengendara menggunakan kombinasi mode kecepatan level 1 hingga level 3.

Pada awal perjalanan, motor listrik Davigo Dragon S melaju dengan kecepatan rata-rata 30 sampai 40 km/jam menggunakan mode level 1. Berdasarkan pengujian GPS Garmin, kecepatan motor cukup akurat dengan selisih sekitar 3 km/jam dibanding angka pada speedometer.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer hingga wilayah Sukamandi, kondisi baterai masih terlihat penuh pada indikator. Namun pengendara mengaku indikator baterai bar kurang akurat karena baru mulai berkurang ketika motor dipacu pada kecepatan tinggi.

Memasuki wilayah Indramayu, motor mulai menunjukkan penurunan performa baterai. Pada jarak sekitar 160 kilometer, baterai tersisa dua bar dan kecepatan mulai menurun drastis.

“Kalau sudah merah kedap-kedip itu speed-nya tinggal sekitar 15 km/jam dan agak serem di jalan raya,” ujar Alfred dalam pengujian tersebut.

Meski sempat mengalami penurunan tenaga, motor listrik Davigo Dragon S akhirnya berhasil menembus angka 200 kilometer sebelum benar-benar kehilangan daya di kilometer 204.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Polytron Fox Air ke Dieng Tembus 1.000 Km, Baterai Soak Tetap Gaspol Lewat Jalur Selatan

Kecepatan Maksimal Davigo Dragon S Capai 73 Km/Jam

Selain menguji jarak tempuh, pengendara juga mengetes performa kecepatan motor listrik Davigo Dragon S dalam beberapa mode berkendara.

Pada mode level 1, motor mampu melaju stabil di kecepatan sekitar 45 sampai 50 km/jam. Sementara saat menggunakan level 2, kecepatan meningkat hingga sekitar 60 km/jam.

Untuk mode level 3, speedometer motor menunjukkan angka maksimal sekitar 73 km/jam. Sedangkan hasil pembacaan Garmin berada di kisaran 68 km/jam sehingga dianggap masih cukup akurat.

Motor listrik Davigo Dragon S menggunakan motor listrik 1.800 watt HPDC dan baterai lithium 72 volt 60 Ah. Kombinasi tersebut dinilai cukup kuat untuk perjalanan jarak jauh dengan karakter jalan perkotaan hingga jalur pantura.

Selama perjalanan, pengendara juga menilai handling motor cukup nyaman untuk selap-selip di jalan raya. Suspensi disebut masih nyaman meski terdapat hentakan tarikan awal yang terasa cukup agresif.

Pengujian perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon tersebut memakan waktu total sekitar 8 jam 43 menit hingga baterai benar-benar habis.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Polytron Fox Air ke Dieng Tembus 1.000 Km, Baterai Soak Tetap Gaspol Lewat Jalur Selatan

Ada Kekurangan di Display dan Indikator Baterai

Meski berhasil membuktikan kemampuan jarak tempuh lebih dari 200 kilometer, pengendara menemukan beberapa kekurangan pada motor listrik Davigo Dragon S.

Salah satu yang paling disorot adalah tampilan display speedometer yang dianggap terlalu gelap ketika terkena sinar matahari langsung. Kondisi tersebut membuat informasi mode berkendara dan indikator sulit terlihat saat siang hari.

Selain itu, indikator baterai bar juga dinilai kurang akurat karena tetap terlihat penuh meski motor sudah digunakan menempuh perjalanan lebih dari 100 kilometer.

Namun secara keseluruhan, motor listrik Davigo Dragon S dianggap berhasil memenuhi ekspektasi untuk touring jarak jauh. Pengujian ini sekaligus menjadi bukti bahwa motor listrik mulai mampu digunakan untuk perjalanan antarkota tanpa harus terlalu khawatir soal daya tahan baterai.

“Untuk jarak tempuh aman dan tepat sesuai klaim,” ujar Alfred setelah menyelesaikan pengujian motor listrik tersebut.

Dengan kemampuan menempuh lebih dari 200 kilometer, motor listrik Davigo Dragon S kini menjadi salah satu kendaraan listrik yang cukup diperhitungkan di pasar motor listrik Indonesia.

Baca Juga: Biaya Polytron Fox Air Selama 5 Bulan Terungkap, Pemilik Klaim Lebih Hemat dari Motor Bensin Meski Sewa Baterai Rp200 Ribu

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#touring motor listrik #motor listrik jarak tempuh 200 km #Davigo Dragon S #tes Davigo Dragon S #motor listrik Jakarta Cirebon