Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Touring NMAX ke Dieng Lewat Pantura Viral, Pemotor Asal Depok Bongkar Horor Jalan Berlubang hingga Sunrise Indramayu yang Bikin Takjub

Dinar Ananda Putri • Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:54 WIB
Touring NMAX ke Dieng lewat Pantura viral usai pemotor asal Depok bongkar kondisi jalan berlubang dan horor truk malam hari.
Touring NMAX ke Dieng lewat Pantura viral usai pemotor asal Depok bongkar kondisi jalan berlubang dan horor truk malam hari.

 

BLITAR KAWENTAR - Touring NMAX ke Dieng lewat Pantura menjadi pengalaman tak terlupakan bagi seorang konten kreator otomotif asal Depok. Dalam perjalanan pertamanya menuju Dieng, Jawa Tengah, pengendara Yamaha NMAX itu mengungkap kondisi jalan Pantura yang gelap, penuh lubang, hingga dipadati truk besar saat malam hari. Meski begitu, perjalanan sejauh ratusan kilometer tersebut tetap berhasil dilalui dengan aman.

Pengalaman touring NMAX ke Dieng lewat Pantura itu dibagikan melalui kanal YouTube Ferry Motworx Zero. Perjalanan dimulai dari Depok pada Rabu malam, 25 Juni 2025, sekitar pukul 23.15 WIB menuju Dieng, Jawa Tengah.

Pengendara mengaku nekat melakukan touring jarak jauh tersebut meski belum pernah melintasi jalur Pantura menggunakan motor. “Saya benar-benar enggak punya pengalaman sama sekali touring motoran sampai ke Jawa Tengah,” ujarnya dalam video.

Pada awal perjalanan, ia langsung menyoroti kondisi Pantura yang terkenal memiliki banyak lubang jalan. Situasi semakin menantang karena perjalanan dilakukan tengah malam dengan penerangan minim dan lampu motor standar.

Baca Juga: Polytron Fox Air 2025 Resmi Hadir dengan Tiga Warna Baru, Tampilan Makin Premium dan Siap Touring

Touring NMAX ke Dieng Jadi Pengalaman Perdana Lewati Pantura Malam Hari

Perjalanan dimulai dari Depok menuju Kalimalang untuk bertemu rekannya sesama rider bernama Rendy. Keduanya lalu melanjutkan perjalanan melalui jalur Pantura menuju Cirebon sebelum akhirnya menuju Dieng.

Mereka berangkat sekitar pukul 00.40 WIB dari kawasan Jati Bening, Bekasi. Target awalnya adalah sarapan di kawasan Nasi Jamblang Pelabuhan, Cirebon, sekitar lima jam perjalanan dari Jakarta.

Sepanjang perjalanan, kondisi Pantura menjadi tantangan utama. Banyak truk besar melintas di malam hari, sementara kondisi jalan dipenuhi lubang yang sulit terlihat.

“Ini pertama kali banget buat kita berdua touring melintasi Pantura sampai ke Dieng,” katanya.

Saat memasuki kawasan Subang hingga Pamanukan, pengendara mulai merasakan horor jalur Pantura malam hari. Ia beberapa kali hampir menghantam lubang besar saat mencoba menyalip truk.

“Di kanan lubangnya parah. Mau nyalip truk lewat kanan sementara kanan banyak lubang,” ujarnya.

Mereka juga sempat berhenti beberapa kali untuk water break dan salat subuh di Masjid Jami Hidayatul Muttaqin, Indramayu, sekitar pukul 04.30 WIB.

Baca Juga: Review 26 Ribu Km Polytron Fox Air Bikin Kaget, Motor Listrik Rp16 Jutaan Ini Disebut Masih Bandel dan Irit

Persiapan Touring dan Kondisi Motor Jadi Sorotan

Sebelum melakukan touring NMAX ke Dieng lewat Pantura, pengendara ternyata melakukan sejumlah persiapan pada motor. Salah satu yang paling penting adalah servis komstir Yamaha NMAX miliknya.

Menurutnya, kondisi jalan Pantura yang bergelombang dan dipenuhi lubang membuat sektor suspensi serta setang motor harus benar-benar prima.

“Kalau kemarin enggak servis komstir, hancur di sini,” katanya.

Selain servis komstir, area CVT juga dibersihkan agar tarikan motor lebih nyaman selama perjalanan jauh. Motor Yamaha NMAX tersebut diketahui sudah digunakan sejak 2021.

Dari sisi fisik pengendara, persiapan dilakukan dengan beristirahat beberapa jam sebelum keberangkatan. Meski hanya tidur sekitar dua hingga tiga jam, perjalanan tetap dilanjutkan demi mengejar target tiba di Dieng saat siang hari.

Selama perjalanan, mereka menggunakan komunikasi Discord karena intercom helm tidak bisa terkoneksi. Rekannya yang menggunakan Yamaha Bison ditempatkan di depan karena memiliki lampu tambahan berwarna kuning yang lebih terang.

Hal itu membantu meminimalkan risiko menghantam lubang di jalur Pantura yang gelap.

“Fungsinya supaya lebih menerangi jalanan dan meminimalisir kena obstacle,” jelasnya.

Sunrise Pantura hingga Nasi Jamblang Cirebon Jadi Momen Paling Berkesan

Meski penuh tantangan, touring NMAX ke Dieng lewat Pantura juga menghadirkan pengalaman menarik. Salah satunya saat memasuki wilayah Indramayu menuju Cirebon menjelang pagi.

Pengendara mengaku antusias melihat prediksi cuaca cerah yang memungkinkan dirinya menikmati sunrise di jalur Pantura.

“Sebentar lagi di depan kita akan melihat sesuatu yang warna orange atau jingga,” katanya.

Sekitar pukul 06.30 WIB, mereka akhirnya tiba di kawasan Nasi Jamblang Pelabuhan, Cirebon. Momen tersebut menjadi salah satu titik istirahat paling berkesan setelah semalaman melintasi Pantura.

Mereka menikmati berbagai lauk khas nasi jamblang seperti sate kentang, telur dadar, tempe, hingga sambal merah favorit pengunjung.

Setelah sarapan, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Brebes hingga akhirnya mendekati kawasan Dieng. Di tengah perjalanan, mereka juga sempat berhenti di SPBU MURI yang disebut memiliki lebih dari 100 toilet.

Perjalanan touring motor ke Dieng ini menjadi bukti bahwa jalur Pantura tetap memiliki tantangan besar bagi pemotor, terutama saat malam hari. Meski demikian, persiapan kendaraan, kondisi fisik, dan kehati-hatian menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman hingga tujuan.

Baca Juga: Review Polytron Fox R Terungkap, Motor Listrik Murah Rp20 Jutaan Ini Ternyata Punya Kekurangan yang Bikin Pengendara Kaget

Editor : Dinar Ananda Putri
#Touring NMAX ke Dieng #Jalur Pantura malam hari #Touring motor ke Jawa Tengah #Yamaha NMAX touring #Nasi Jamblang Cirebon