Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Touring Motor Jakarta-Dieng Lewat Pantura Viral, Biker Takjub Lihat Negeri di Atas Awan hingga Tempuh 400 Kilometer

Dinar Ananda Putri • Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:10 WIB
Touring motor Jakarta-Dieng lewat Pantura viral usai biker bagikan perjalanan 400 kilometer hingga panorama negeri di atas awan.
Touring motor Jakarta-Dieng lewat Pantura viral usai biker bagikan perjalanan 400 kilometer hingga panorama negeri di atas awan.

 

 BLITAR KAWENTAR - Touring motor Jakarta-Dieng lewat jalur Pantura menjadi pengalaman tak terlupakan bagi seorang biker yang membagikan perjalanannya menuju dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Perjalanan sejauh lebih dari 400 kilometer itu dipenuhi tantangan jalan cor berlubang, panas ekstrem Pantura, hingga panorama pegunungan yang disebut bak negeri dongeng.

Video touring motor Jakarta-Dieng tersebut menarik perhatian karena memperlihatkan detail perjalanan mulai dari Jakarta, Cirebon, Tegal, Kajen, Linggo Asri hingga akhirnya tiba di kawasan Dieng. Pengendara juga membagikan konsumsi bahan bakar, kondisi jalan, serta pengalaman pertama touring jarak jauh menggunakan motor menuju Jawa Tengah.

Rombongan memulai perjalanan dari titik kumpul sekitar pukul 22.40 WIB dan memilih melintasi jalur Pantura sebelum masuk ke jalur pegunungan menuju Dieng melalui Kajen dan Linggo Asri.

Baca Juga: Touring Jakarta-Dieng Naik Yamaha NMAX Viral, Tanjakan Kerakalan hingga SPBU MURI Tegal Jadi Sorotan

Touring Motor Jakarta-Dieng Dimulai dari Pantura yang Penuh Tantangan

Perjalanan touring dimulai dari Jakarta pada malam hari. Rombongan terlebih dahulu mengisi penuh bahan bakar sebelum melaju ke arah Karawang dan Pantura.

Sepanjang perjalanan malam, pengendara mengaku takjub dengan suasana Pantura yang dipenuhi lampu kendaraan dan lalu lintas truk besar. Namun kondisi jalan cor beton berlubang menjadi tantangan tersendiri.

“Kalau dibilang Pantura ya kayak gini, lawannya truk-truk dan jalan cor-coran,” ujar pengendara dalam video tersebut.

Mereka beberapa kali berhenti untuk beristirahat di wilayah Patrol, Indramayu hingga akhirnya tiba di Cirebon saat subuh. Dari catatan perjalanan, motor yang digunakan mampu menempuh sekitar 232 kilometer dari kondisi full tank hingga bensin tersisa dua bar.

Setelah mengisi bahan bakar di Plumbon, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Tegal. Cuaca cerah sepanjang perjalanan membuat touring terasa lebih nyaman meski suhu di kawasan Pantura disebut sangat panas.

“Yang penting jangan hujan. Kalau touring hujan itu PR,” katanya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan sudah memasuki wilayah Pemalang sebelum akhirnya berbelok ke arah Kajen untuk menghindari jalur ekstrem.

Baca Juga: Touring NMAX ke Dieng Lewat Pantura Viral, Pemotor Asal Depok Bongkar Horor Jalan Berlubang hingga Sunrise Indramayu yang Bikin Takjub

Jalur Linggo Asri dan Dieng Disebut Bak Negeri Dongeng

Memasuki kawasan Kajen dan Linggo Asri, suasana perjalanan berubah drastis. Jalan mulai menanjak dan dipenuhi panorama pegunungan hijau.

Pengendara menyebut jalur menuju Dieng lewat Linggo Asri lebih ramah untuk rombongan touring dibanding jalur ekstrem lain yang memiliki tanjakan curam.

Di kawasan tersebut, rombongan kembali mengisi bensin untuk persiapan eksplorasi di Dieng. Total biaya bahan bakar selama perjalanan disebut mencapai sekitar Rp220 ribu sejak keberangkatan dari Jakarta.

Memasuki area pegunungan Dieng, suhu udara mulai terasa dingin meski pengendara hanya mengenakan rompi dan kaus tipis.

“Dieng itu kayak daerah khayalan,” ucapnya saat menikmati pemandangan pegunungan dan lembah yang tertutup kabut tipis.

Pemandangan kawasan pertanian bertingkat di lereng pegunungan menjadi salah satu sorotan utama dalam video tersebut. Kabut tebal, udara dingin, dan hamparan kebun disebut membuat suasana seperti negeri di atas awan.

Rombongan juga sempat berhenti makan di wilayah Kecamatan Batur sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik nol Dieng.

Panorama Dieng Bikin Biker Ketagihan Touring Jarak Jauh

Sesampainya di kawasan dataran tinggi Dieng, rombongan beberapa kali berhenti untuk menikmati panorama alam dan mengambil foto.

Kabut tebal yang turun menjelang sore justru membuat suasana semakin dramatis. Pengendara bahkan menyebut rasa lelah setelah menempuh lebih dari 400 kilometer langsung hilang ketika melihat panorama pegunungan Dieng.

“400 kilo gua jalan, ketemunya beginian. Enggak nyesel,” katanya.

Ia juga mengaku touring menggunakan motor memberikan pengalaman berbeda dibanding menggunakan mobil. Dengan motor, pengendara merasa bisa menikmati suasana alam secara langsung, mulai dari udara dingin, aroma pegunungan, hingga detail pemandangan sepanjang perjalanan.

Menurutnya, touring bukan sekadar soal tujuan akhir, melainkan cara menikmati proses perjalanan.

“Bukan soal pencapaian, tapi cara kita menikmatinya,” ujarnya.

Perjalanan touring motor Jakarta-Dieng tersebut menjadi bukti bahwa jalur Pantura hingga pegunungan Jawa Tengah masih menjadi destinasi favorit para pecinta perjalanan roda dua.

Selain menawarkan tantangan berkendara, rute tersebut juga menyuguhkan kombinasi suasana khas Pantura, jalur perbukitan, hingga panorama alam Dieng yang disebut tak akan pernah habis untuk dijelajahi.

Baca Juga: Polytron Fox Air 2025 Resmi Hadir dengan Tiga Warna Baru, Tampilan Makin Premium dan Siap Touring

Editor : Dinar Ananda Putri
#touring motor Jakarta Dieng #jalur Pantura Dieng #wisata Dieng Jawa Tengah #touring motor Jawa Tengah #jalur Linggo Asri Dieng