BLITAR KAWENTAR - Review Indomobil Adora menjadi sorotan setelah motor listrik seharga Rp24 jutaan ini diklaim mampu menempuh hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian daya. Tak hanya itu, motor listrik buatan Indomobil tersebut juga diuji menerjang banjir setinggi 65 sentimeter dan tetap bisa berjalan normal.
Motor listrik bernama Indomobil E-Motor Adora itu hadir dengan baterai lithium 2,5 kWh dan motor hub 3 kW. Dalam video ulasan kanal otomotif, Adora disebut memiliki kombinasi harga, fitur, dan performa yang cukup menarik di kelas motor listrik harian. Harga jualnya mulai Rp24,5 juta untuk warna polos dan Rp24,9 juta untuk varian warna khusus on the road Jakarta.
Pada pengujian penggunaan harian, motor ini memiliki tiga mode berkendara dengan karakter berbeda. Mode pertama mampu menjangkau hingga 100–110 kilometer dengan top speed sekitar 33 km/jam, sedangkan mode tertinggi mampu melaju hingga 78 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer.
Jarak Tempuh dan Performa Indomobil Adora Jadi Daya Tarik Utama
Dalam review Indomobil Adora tersebut, pengulas menjelaskan bahwa motor listrik ini menawarkan tiga riding mode yang menentukan performa sekaligus konsumsi daya baterai.
Mode pertama dirancang untuk efisiensi maksimal. Dengan kecepatan puncak sekitar 33 km/jam, motor mampu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer. Namun mode ini dinilai kurang cocok untuk jalan raya karena terlalu lambat.
Sementara riding mode kedua menjadi mode paling ideal untuk penggunaan harian. Kecepatan maksimalnya mencapai sekitar 56 km/jam dengan estimasi jarak tempuh 75 kilometer. Angka itu dinilai cukup kompetitif untuk motor listrik di harga Rp24 jutaan.
“Kalau buat harian, jalan raya perkotaan itu masih cukup,” ujar pengulas dalam video tersebut.
Adapun mode ketiga menjadi mode paling responsif. Top speed mencapai 78 km/jam dan bisa menyentuh 80 km/jam saat kondisi jalan menurun. Namun konsumsi baterainya lebih besar sehingga jarak tempuh turun menjadi sekitar 60 kilometer.
Dengan kapasitas baterai 2,5 kWh, biaya pengisian daya motor ini juga tergolong murah. Sekali pengisian penuh hanya membutuhkan listrik sekitar Rp3.500 dengan asumsi tarif listrik rumah tangga Rp1.500 per kWh. Jika dihitung, biaya operasionalnya hanya sekitar Rp62 per kilometer.
Fitur Motor Listrik Rp24 Jutaan Ini Disebut Setara Motor Premium
Selain performa, fitur menjadi salah satu nilai jual utama Indomobil Adora. Motor ini sudah menggunakan panel speedometer digital yang dapat terkoneksi dengan smartphone dan mendukung fitur mirroring layar.
Pengguna bahkan bisa memutar video atau musik langsung melalui speaker bawaan yang terpasang di bagian depan motor. Fitur tersebut menjadi pembeda dibanding motor listrik lain di kelas harga serupa.
Tak hanya itu, Adora juga sudah dilengkapi regenerative braking yang bisa diaktifkan maupun dimatikan sesuai kebutuhan pengendara. Fitur lain yang turut disematkan antara lain push assist mode, reverse mode, hill start assist, USB charger type A dan type C, hingga sistem keyless dengan remote alarm.
Dari sisi kenyamanan, posisi duduk disebut cukup ergonomis untuk pengendara dengan tinggi badan sekitar 165–173 cm. Joknya empuk, handling ringan, dan suspensi terasa nyaman saat melintasi jalan perkotaan.
Menariknya lagi, rem cakram sudah tersedia di roda depan dan belakang. Lampu utama LED juga dinilai memiliki pencahayaan terang dan fokus untuk penggunaan malam hari.
“Build quality-nya bagus, bodinya tebal dan sambungannya rapi,” kata pengulas saat membahas detail bodi motor listrik tersebut.
Uji Terjang Banjir Jadi Bukti Ketahanan Motor Listrik Adora
Salah satu bagian paling menarik dalam review Indomobil Adora adalah pengujian ketahanan terhadap air. Motor listrik ini diklaim sudah memiliki sertifikasi IP67 untuk baterai dan motor listriknya.
Dalam video, motor diuji melewati genangan banjir setinggi sekitar 65 sentimeter. Meski sebagian bodi dan jok sempat terendam air, sistem kelistrikan tetap berfungsi normal.
Lampu utama, panel instrumen, hingga motor penggerak tetap menyala setelah melewati genangan. Pengulas menyebut kondisi tersebut menjadi bukti bahwa motor listrik ini cukup aman digunakan saat musim hujan.
Selain itu, waktu pengisian daya baterai standar juga tergolong normal untuk motor listrik harian. Menggunakan charger bawaan 430 watt, pengisian dari nol hingga penuh membutuhkan waktu sekitar enam jam.
Namun Indomobil juga menyediakan opsi fast charging di dealer resmi yang diklaim mampu memangkas waktu pengisian menjadi jauh lebih singkat.
Motor listrik ini pun mendapat garansi baterai dan motor listrik selama tiga tahun. Strategi harga murah yang diterapkan Indomobil disebut dilakukan untuk mengejar volume penjualan lebih besar di pasar motor listrik Indonesia.
Dengan kombinasi harga terjangkau, fitur lengkap, biaya operasional murah, dan kemampuan menghadapi banjir, Indomobil Adora berpotensi menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian konsumen pada 2026.
Editor : Dinar Ananda Putri