BLITAR KAWENTAR - Pasar mobil bekas di kisaran Rp100 jutaan kembali ramai diburu konsumen yang membutuhkan kendaraan siap pakai untuk mobilitas harian. Dua model yang kini banyak dilirik adalah Mazda 2 tahun 2015 dan Honda City tipe E tahun 2013, yang sama-sama ditawarkan dalam kondisi siap jalan dengan klaim bebas tabrak dan bebas banjir.
Kedua mobil ini masuk segmen compact yang cocok untuk penggunaan di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Mazda 2 hadir dengan karakter sporty dan fitur lebih modern, sementara Honda City dikenal lebih simpel, ekonomis, dan mudah dalam perawatan.
Dengan banderol sekitar Rp100 jutaan, kedua model ini menjadi alternatif menarik di tengah tingginya harga mobil baru, terutama bagi pembeli yang menginginkan mobil cepat tanpa proses panjang.
Mazda 2 2015 Tampil Sporty dengan Interior Premium dan Kilometer Rendah
Mazda 2 2015 menjadi salah satu unit yang paling menonjol karena mengusung desain sporty khas Mazda. Mobil ini memiliki tampilan eksterior modern dengan velg two tone, serta bodi yang diklaim masih dalam kondisi lempeng dan rapi tanpa indikasi bekas tabrakan maupun banjir.
Dari sisi pemakaian, unit ini disebut memiliki odometer sekitar 90.000 kilometer yang masih tergolong rendah untuk usia kendaraan. Pajak kendaraan juga masih aktif hingga 2027 sehingga mobil dapat langsung digunakan tanpa banyak pengurusan tambahan.
Masuk ke bagian interior, Mazda 2 menawarkan nuansa kabin yang lebih premium dibanding kompetitornya di kelas yang sama. Jok sudah dilapisi full leather, ditambah head unit modern serta fitur drive mode yang meningkatkan kenyamanan berkendara.
Material soft touch dengan jahitan stitching pada dashboard juga menambah kesan mewah. Hal ini membuat Mazda 2 sering dianggap sebagai salah satu hatchback paling stylish di kelasnya.
Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan ketersediaan dan harga suku cadang Mazda yang relatif lebih mahal dibanding merek Jepang lainnya, meski secara kualitas dan pengalaman berkendara tergolong unggul.
Honda City 2013 Jadi Opsi Ekonomis dengan Perawatan Mudah
Berbeda dengan Mazda, Honda City tipe E tahun 2013 menawarkan pendekatan yang lebih sederhana dan ekonomis. Mobil ini dikenal memiliki biaya perawatan rendah serta dukungan bengkel yang sangat luas di Indonesia.
Unit yang ditawarkan disebut masih dalam kondisi standar dengan bodi rapi serta mesin dan transmisi yang diklaim normal. Pajak kendaraan juga masih aktif hingga 2026, sehingga mobil siap digunakan tanpa perlu banyak perbaikan awal.
Interior Honda City menggunakan sarung jok, namun desain dasarnya masih mengadopsi karakter Honda Jazz yang sporty dan familiar. Hal ini membuat mobil tetap terasa nyaman dan tidak ketinggalan zaman untuk penggunaan harian.
Selain itu, Honda City juga dikenal irit bahan bakar dan mudah dirawat, sehingga menjadi pilihan favorit bagi pembeli mobil pertama atau pengguna yang mengutamakan efisiensi biaya operasional.
Odometer unit ini bahkan disebut sangat rendah di angka sekitar 1.000 kilometer pada kondisi tertentu, yang menunjukkan pemakaian sangat minim dibanding usia kendaraan.
Dua Karakter Berbeda, Sama-Sama Cocok untuk Mobilitas Harian
Mazda 2 2015 dan Honda City 2013 sama-sama ditawarkan di kisaran Rp100 jutaan dengan status ready stock dan dapat langsung digunakan setelah transaksi. Sistem penjualan cash membuat proses pembelian lebih cepat dan tanpa prosedur panjang.
Mazda 2 lebih cocok untuk konsumen yang mengutamakan desain sporty, interior premium, dan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan. Sementara Honda City lebih ideal untuk pengguna yang mencari mobil simpel, hemat, dan minim perawatan.
Kedua unit ini juga diklaim bebas tabrak, bebas banjir, serta dilengkapi garansi mesin dan transmisi dari penjual untuk meningkatkan kepercayaan pembeli.
Dengan karakter yang berbeda, kedua mobil ini tetap menjadi opsi menarik di segmen mobil bekas Rp100 jutaan karena mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan kendaraan praktis, nyaman, dan siap pakai.
Editor : Gita Dwi Nuraini