BLITAR KAWENTAR - Mencari mobil city car bekas di bawah Rp100 juta kini semakin diminati masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian hemat dan praktis. Di tengah harga mobil baru yang terus naik, segmen city car bekas menjadi solusi realistis karena menawarkan efisiensi bahan bakar, ukuran kompak, dan biaya perawatan yang relatif terjangkau.
Sejumlah model dari pabrikan Jepang masih menjadi favorit di pasar mobil bekas, mulai dari Nissan March, Mazda 2 lama, Mitsubishi Mirage, Suzuki Karimun Estilo, hingga Toyota Etios Valco. Kelima mobil ini dikenal memiliki karakter berbeda namun sama-sama cocok untuk penggunaan di perkotaan.
Dengan harga yang masih berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp100 jutaan, city car ini banyak diburu karena dianggap cukup aman untuk mobil pertama maupun kendaraan operasional harian.
Nissan March dan Mazda 2 Lama Jadi City Car Lincah dengan Fitur Lengkap
Nissan March generasi keempat menjadi salah satu pilihan populer di segmen city car bekas. Mobil ini hadir dengan mesin 1.2 liter dan 1.5 liter, dengan tenaga mulai dari 79 PS hingga 109 PS tergantung varian. Selain irit, March juga dikenal memiliki kabin yang cukup lega di kelasnya.
Varian tertinggi sudah dibekali fitur seperti push start button, AC digital, ABS, EBD, dual airbag, hingga vehicle stability control. Namun kekurangannya terletak pada biaya spare part yang relatif lebih mahal dibanding kompetitor.
Sementara itu, Mazda 2 lama (non Skyactiv) juga menjadi pilihan menarik bagi penggemar mobil sporty. Menggunakan mesin 1.5 liter dengan tenaga sekitar 103 HP, mobil ini menawarkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan.
Desain interiornya terlihat lebih premium, handling stabil, serta fitur cukup lengkap seperti ABS, BA, hingga ISOFIX. Namun, kekurangannya ada pada ruang kabin belakang yang sempit dan biaya perawatan yang relatif lebih tinggi.
Mitsubishi Mirage dan Suzuki Karimun Estilo Unggul di Efisiensi BBM
Mitsubishi Mirage menjadi salah satu city car paling irit di kelasnya. Dibekali mesin 1.2 liter 3 silinder, mobil ini mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar hingga sekitar 1:21 km/liter, menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan dalam kota.
Varian tertinggi sudah dilengkapi fitur modern seperti push start button, AC digital, serta audio yang lebih baik. Namun, kekurangan Mirage adalah getaran mesin 3 silinder yang cukup terasa serta stabilitas yang kurang saat kecepatan tinggi.
Sementara itu, Suzuki Karimun Estilo menawarkan keunggulan pada mesin 1.0 liter yang sangat hemat bahan bakar. Mobil ini dikenal simpel, mudah dirawat, serta memiliki kabin yang cukup nyaman untuk ukuran city car.
Karimun Estilo facelift juga lebih direkomendasikan karena menggunakan komponen mesin yang lebih mudah ditemukan. Namun, beberapa spare part eksterior seperti lampu dan suspensi memiliki harga yang relatif mahal karena impor.
Toyota Etios Valco Jadi Pilihan Paling Praktis dan Tahan Banting
Toyota Etios Valco menjadi salah satu city car yang dianggap paling praktis di kelasnya. Mobil ini menggunakan mesin 1.2 liter 4 silinder yang juga dipakai pada Toyota Yaris dan Agya, sehingga suku cadangnya mudah ditemukan.
Kelebihan utama Etios Valco adalah ruang kabin yang lega, suspensi nyaman, serta konsumsi bahan bakar yang cukup irit di kisaran 1:11 km/l di dalam kota. Selain itu, mobil ini juga tersedia fitur seperti power window, ABS, EBD, dan audio steering switch pada varian tertentu.
Namun, desain dashboard dengan speedometer di tengah menjadi salah satu kekurangan yang tidak disukai sebagian pengguna. Selain itu, varian transmisi otomatis tidak tersedia karena mobil ini hanya dijual dalam versi manual.
Meski begitu, Etios Valco tetap menjadi pilihan rasional karena daya tahan tinggi dan biaya operasional yang rendah.
Kesimpulan: City Car Bekas Tetap Jadi Solusi Mobil Hemat di Bawah Rp100 Juta
Kelima city car bekas ini menawarkan keunggulan masing-masing, mulai dari Nissan March yang modern, Mazda 2 yang sporty, Mirage yang super irit, Karimun Estilo yang simpel, hingga Etios Valco yang tangguh.
Dengan harga di bawah Rp100 juta, mobil-mobil ini menjadi solusi ideal bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian tanpa biaya besar. Namun, calon pembeli tetap disarankan untuk memeriksa kondisi mesin, kaki-kaki, dan riwayat perawatan sebelum membeli.
Editor : Gita Dwi Nuraini