BLITAR KAWENTAR - Selis E-Max Touring menjadi salah satu motor listrik yang cukup menarik perhatian karena menawarkan desain sporty, fitur modern, dan pilihan baterai dengan jarak tempuh hingga 230 kilometer. Sebagai salah satu pionir kendaraan listrik di Indonesia, motor ini menawarkan sejumlah kelebihan, meski masih memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan calon pengguna.
Desain Sporty dan Fitur Lengkap Jadi Daya Tarik Selis E-Max Touring
Selis E-Max Touring hadir dengan tampilan yang cukup modern dan sporty. Pada bagian depan, motor listrik ini sudah dilengkapi visor kecil yang berfungsi melindungi area panel instrumen. Lampu utama menggunakan teknologi full LED yang dipadukan dengan lampu DRL di sisi kanan dan kiri sehingga memberikan kesan lebih modern.
Motor ini menggunakan ban tubeless ukuran 90/90 dengan ring 10 inci pada roda depan dan belakang. Untuk menunjang keselamatan, Selis E-Max Touring telah dibekali rem cakram di kedua roda serta suspensi teleskopik di bagian depan dan dual shockbreaker bertabung di bagian belakang.
Bagian dek kaki dibuat cukup lebar sehingga memberikan kenyamanan saat berkendara. Material dek menggunakan plat aluminium yang menjadi salah satu ciri khas motor ini. Sementara itu, jok dirancang cukup panjang dengan bantalan empuk sehingga tetap nyaman digunakan saat berboncengan.
Fitur lain yang tersedia antara lain mode berkendara 1, 2, dan 3, sistem keyless, tombol parkir, panel instrumen digital, gantungan barang, hingga kompartemen penyimpanan kecil di bagian depan.
Spesifikasi Baterai dan Performa Selis E-Max Touring
Salah satu nilai jual utama Selis E-Max Touring adalah pilihan baterainya yang beragam. Untuk versi lithium, motor ini menggunakan baterai 60 volt 25 Ah yang dipadukan dengan motor BLDC berdaya 1.500 watt. Sementara varian SLA menggunakan motor berdaya 1.200 watt.
Kecepatan maksimum yang dapat dicapai berada di kisaran 50 hingga 55 km/jam. Berdasarkan pengujian pada panel instrumen, mode berkendara pertama mampu mencapai sekitar 35 km/jam, mode kedua sekitar 45 km/jam, dan mode ketiga hingga 55 km/jam tanpa beban.
Dari sisi daya jelajah, Selis E-Max Touring menawarkan beberapa pilihan konfigurasi baterai. Varian SLA mampu menempuh sekitar 40 kilometer. Untuk baterai lithium tunggal, jarak tempuh mencapai 60 kilometer.
Menariknya, tersedia pula konfigurasi dua baterai lithium yang dapat menempuh hingga 120 kilometer. Bahkan versi long range diklaim mampu mencapai jarak tempuh hingga 230 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Pengisian daya baterai membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 6 jam. Motor ini juga memiliki kapasitas angkut hingga 200 kilogram sehingga cukup memadai untuk penggunaan harian maupun berboncengan.
Kelebihan dan Kekurangan Selis E-Max Touring Setelah Diuji
Dalam pengujian berkendara, Selis E-Max Touring menunjukkan karakter yang cukup nyaman. Tarikan gas terasa halus dan responsif, sementara posisi duduk dinilai ergonomis untuk penggunaan sehari-hari.
Motor ini juga diuji pada tanjakan baik dengan satu maupun dua penumpang. Saat membawa beban sekitar 145 kilogram hingga 150 kilogram, motor masih mampu melaju dan melakukan stop and go di tanjakan tanpa kendala berarti.
Meski demikian, terdapat beberapa catatan yang menjadi kekurangan. Salah satunya adalah suspensi belakang yang terasa sedikit keras ketika melintasi permukaan jalan yang kurang rata.
Selain itu, terdapat keluhan pengguna terkait lampu depan dan lampu belakang yang berpotensi kemasukan air saat proses pencucian jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Bagasi di bawah jok juga tergolong terbatas karena tidak cukup besar untuk menyimpan helm.
Posisi dek kaki yang cukup tinggi membuat kaki pengendara sedikit terangkat saat berkendara. Namun secara keseluruhan, faktor tersebut tidak terlalu mengganggu kenyamanan selama perjalanan.
Dengan kombinasi desain sporty, fitur modern, pilihan baterai beragam, serta kemampuan menanjak yang cukup baik, Selis E-Max Touring menjadi salah satu motor listrik yang layak dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan ramah lingkungan untuk mobilitas harian.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula