BLITAR KAWENTAR - Selis E-Max Touring berhasil mencatat jarak tempuh sekitar 45 kilometer dalam pengujian penggunaan nyata di jalan perkotaan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa klaim jarak tempuh 50 hingga 60 kilometer yang tercantum pada spesifikasi motor listrik ini cukup mendekati kondisi sebenarnya, meski performa mulai menurun saat baterai hampir habis.
Pengujian dilakukan dengan kondisi baterai penuh sejak titik awal keberangkatan dari showroom. Selama perjalanan, motor listrik Selis E-Max Touring digunakan melintasi sejumlah kawasan perkotaan dengan berbagai kondisi lalu lintas untuk menguji kemampuan baterai secara langsung.
Hasil tes menunjukkan Selis E-Max Touring masih mampu digunakan setelah menempuh lebih dari 45 kilometer. Bahkan saat indikator baterai sudah memasuki zona merah, motor masih dapat berjalan meskipun tenaga yang dihasilkan mulai berkurang.
Hasil Tes Jarak Tempuh Selis E-Max Touring di Jalan Raya
Pengujian dimulai saat odometer menunjukkan angka 4 kilometer dengan kondisi baterai penuh. Rute perjalanan mencakup kawasan Sunter, Kemayoran, Kelapa Gading, hingga Sedayu City.
Pemberhentian pertama dilakukan setelah motor menempuh sekitar 10 kilometer. Pada tahap ini indikator baterai masih menunjukkan kondisi penuh. Saat akselerasi penuh dilakukan, indikator sempat berkurang satu bar, tetapi kembali normal ketika kecepatan stabil.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kemayoran dan kembali ke kawasan Sunter. Saat mencapai titik istirahat kedua, odometer menunjukkan angka 30 kilometer. Artinya motor telah menempuh sekitar 26 kilometer sejak titik awal pengujian.
Menariknya, kondisi baterai masih berada pada empat bar atau penuh. Hal ini menunjukkan efisiensi penggunaan energi Selis E-Max Touring cukup baik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Pengujian berlanjut menuju Sedayu City dengan beberapa putaran tambahan untuk menguras kapasitas baterai secara maksimal. Setelah seluruh rangkaian perjalanan selesai, odometer menunjukkan angka 49 kilometer atau sekitar 45 kilometer jarak tempuh bersih sejak awal pengujian.
Kecepatan Maksimal dan Akurasi Speedometer
Selain menguji jarak tempuh, pengujian juga mencatat performa kecepatan motor listrik ini pada berbagai mode berkendara.
Pada level 1, kecepatan maksimal yang tercatat di speedometer mencapai 33 km/jam. Sementara perangkat GPS menunjukkan angka sekitar 30 km/jam. Selisih pengukuran berada di kisaran 3 km/jam.
Saat menggunakan level 2, speedometer menunjukkan kecepatan maksimum 41 km/jam. Namun alat GPS mencatat kecepatan sekitar 37 hingga 38 km/jam.
Untuk level 3, kecepatan maksimum yang dicapai berada di kisaran 50 km/jam pada speedometer. Sedangkan GPS mencatat kecepatan tertinggi sekitar 48 km/jam.
Perbedaan 2 hingga 3 km/jam tersebut masih tergolong wajar dan menunjukkan bahwa akurasi speedometer Selis E-Max Touring cukup baik dibandingkan alat pengukur berbasis GPS.
Data ini juga memperlihatkan bahwa performa motor listrik masih sesuai dengan spesifikasi yang diklaim pabrikan, terutama pada aspek kecepatan maksimum.
Apakah Klaim 50–60 Kilometer Benar?
Berdasarkan hasil pengujian, Selis E-Max Touring berhasil mencatat perjalanan sekitar 45 kilometer sebelum baterai memasuki kondisi kritis.
Meski demikian, motor sebenarnya masih mampu melanjutkan perjalanan beberapa kilometer lagi. Pengujian dihentikan karena performa kendaraan mulai melemah dan dikhawatirkan penggunaan hingga baterai benar-benar habis dapat memengaruhi usia pakai baterai.
Dengan kondisi tersebut, klaim jarak tempuh 50 kilometer dinilai masih realistis untuk dicapai. Angka tersebut bahkan sangat mungkin diraih apabila pengendara menggunakan gaya berkendara yang lebih hemat energi dan kondisi jalan yang lebih mendukung.
Selis E-Max Touring yang menggunakan baterai litium juga menawarkan harga sekitar Rp18 juta. Dalam periode promosi, harga motor listrik ini dapat turun menjadi sekitar Rp17 juta.
Kombinasi jarak tempuh mendekati 50 kilometer, kecepatan hingga 50 km/jam, serta harga yang relatif terjangkau menjadi salah satu daya tarik utama motor listrik ini bagi masyarakat yang mencari kendaraan harian bebas emisi.
Pada akhirnya, hasil pengujian membuktikan bahwa Selis E-Max Touring mampu mendekati klaim pabrikan terkait jarak tempuh. Dengan capaian sekitar 45 kilometer dalam penggunaan nyata dan baterai yang masih menyisakan tenaga, motor listrik ini menunjukkan performa yang cukup kompetitif di kelasnya.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula