JAKARTA - Nissan Grand Livina 2007 kembali menarik perhatian pasar mobil bekas setelah ditawarkan di harga Rp75 juta dengan kondisi diklaim di atas rata-rata. Unit tipe XV manual ini disebut masih mulus, pajak hidup, dan siap pakai, sehingga memicu pertanyaan: apakah Nissan Grand Livina 2007 masih layak dibeli saat ini?
Mobil keluarga ini dipasarkan dari Klaten, Jawa Tengah, dengan status pajak aktif hingga Desember 2025 dan masa berlaku pelat hingga 2029. Penjual mengklaim kondisi fisik dan mesin masih sangat baik, bahkan memberikan penilaian “8,5 dari 10” untuk kendaraan berusia hampir dua dekade tersebut.
Dengan harga Nissan Grand Livina 2007 di kisaran Rp75 juta, mobil ini bersaing langsung dengan low MPV bekas lain seperti Avanza dan Xenia keluaran lama. Namun, kondisi unit yang ditawarkan menjadi pembeda utama dalam keputusan pembelian.
Kondisi Fisik Nissan Grand Livina 2007 Masih Rapi dan Orisinal
Secara tampilan, Nissan Grand Livina 2007 ini dinilai masih terawat. Penjual menyebut bagian eksterior seperti gap bodi, karet-karet, hingga baut pintu masih rapi dan menunjukkan kondisi orisinal pabrik.
“Untuk mobil tahun 2007, ini nilainya masih 8,5. Tidak kelihatan seperti mobil tua,” ujar penjual dalam video review.
Lampu depan juga menjadi perhatian karena masih bening setelah dipoles ulang. Hal ini penting karena banyak unit sejenis mengalami masalah menguning pada mika lampu. Velg yang digunakan masih bawaan pabrik dengan ukuran ban 185/65 ring 15.
Di bagian interior, dashboard terlihat rapi dengan tambahan wood panel yang memberi kesan lebih elegan. Jok sudah dilapisi cover kulit dan masih dalam kondisi utuh. Namun, ada catatan pada kaca film yang mulai mengelupas dan disarankan untuk diganti, dengan estimasi biaya di bawah Rp500 ribu.
Bagasi dan kursi baris belakang juga masih layak pakai, dengan kondisi karpet dasar dan kisi AC belakang yang masih utuh. Secara keseluruhan, kondisi fisik menjadi salah satu nilai jual utama mobil ini.
Mesin Halus, Kilometer Rendah, Perawatan Sudah Dilakukan
Dari sisi performa, Nissan Grand Livina 2007 ini dibekali mesin 1.500 cc manual dengan jarak tempuh sekitar 114.708 km. Angka tersebut tergolong rendah untuk mobil seusianya.
Penjual memastikan mesin dalam kondisi prima. “Suara mesin masih halus, putaran stabil, tidak ada gejala pincang,” jelasnya.
Beberapa komponen penting juga telah diganti, seperti kampas kopling dan engine mounting. Aki menggunakan tipe kering yang baru diganti pada Juni 2024. Selain itu, oli mesin dan transmisi disebut sudah dalam kondisi baru.
Tidak ditemukan tanda-tanda kebocoran oli pada bagian bawah mesin, yang menandakan kondisi internal mesin masih sehat. Sistem AC juga berfungsi normal dengan hembusan dingin hingga level maksimal.
Fitur kelistrikan seperti power window dan indikator dashboard dilaporkan bekerja normal. Meski demikian, mobil ini masih menggunakan spion manual tanpa electric mirror.
Harga Rp75 Juta, Masih Kompetitif di Pasar Mobil Bekas
Dengan banderol Rp75 juta, Nissan Grand Livina 2007 ini masuk kategori harga menengah untuk segmen low MPV bekas. Penjual menyebut harga tersebut masih bisa dinegosiasikan.
“Dengan kondisi seperti ini, kami buka di Rp75 juta. Masih bisa nego,” ungkapnya.
Di pasaran, unit serupa memang bisa ditemukan di bawah Rp60 juta. Namun, kondisi sering kali menjadi pembeda signifikan. Unit dengan harga lebih murah biasanya membutuhkan perbaikan tambahan yang bisa menambah biaya.
Selain itu, pajak tahunan mobil ini masih aktif, yang menjadi nilai tambah tersendiri. Untuk wilayah Jawa Tengah, pajak kendaraan ini umumnya berada di kisaran Rp2 jutaan per tahun.
Baca Juga: Layanan Hemodialisis di Rumah Sakit Blitar Bertambah, Kebutuhan Darah Meningkat
Mobil ini dinilai cocok bagi konsumen yang mencari kendaraan keluarga dengan budget terbatas namun tetap menginginkan kenyamanan dan tampilan yang layak.
Nissan Grand Livina 2007 dengan harga Rp75 juta menawarkan kombinasi menarik antara kondisi, kenyamanan, dan harga. Dengan kilometer rendah, mesin terawat, serta tampilan yang masih rapi, mobil ini layak dipertimbangkan di segmen low MPV bekas.
Namun, seperti disampaikan penjual, keputusan tetap bergantung pada kebutuhan dan kondisi unit secara langsung. “Yang penting bukan hanya harga murah, tapi kondisi barangnya,” tegasnya.
Editor : Axsha Zazhika