BLITAR KAWENTAR- Redmi Note 15 4G resmi hadir sebagai varian paling terjangkau di keluarga Redmi Note 15 dengan harga mulai Rp2,99 juta hingga Rp3,1 jutaan. Meski menjadi model paling murah di lini tersebut, perhatian publik justru tertuju pada kenaikan harga yang mencapai sekitar Rp500 ribu dibanding generasi sebelumnya. Kenaikan ini membuat banyak pengguna bertanya-tanya apakah Redmi Note 15 4G masih layak dibeli pada 2026.
Redmi Note 15 4G membawa sejumlah pembaruan penting yang tidak hanya menyentuh sektor desain, tetapi juga baterai, layar, dan dukungan perangkat lunak. Xiaomi bahkan berani menyebut seri terbaru ini memiliki daya tahan lebih baik dibanding pendahulunya.
Namun di balik berbagai peningkatan tersebut, masih ada beberapa kekurangan yang menjadi perhatian, terutama pada sektor kamera video dan performa yang tidak mengalami lonjakan signifikan.
Desain Premium Jadi Senjata Utama Redmi Note 15 4G
Perubahan terbesar Redmi Note 15 4G terlihat pada desain yang kini jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya. Xiaomi menghadirkan bodi yang lebih tipis dengan ketebalan di bawah 8 mm serta desain melengkung di bagian depan dan belakang.
Perangkat ini tampil lebih premium berkat bezel layar yang lebih tipis dan simetris. Tampilan tersebut membuat Redmi Note 15 4G terlihat menyerupai smartphone kelas yang lebih mahal.
Layar AMOLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz menjadi salah satu daya tarik utama. Xiaomi juga membekalinya dengan sensor sidik jari di bawah layar serta tingkat kecerahan puncak hingga 3.200 nits.
Selain itu, Redmi Note 15 4G sudah mengantongi sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air. Xiaomi juga memberikan garansi resmi selama 15 bulan, lebih lama dibanding kebanyakan smartphone yang hanya menawarkan garansi satu tahun.
Menurut ulasan dalam video tersebut, desain menjadi faktor terbesar yang membuat Xiaomi percaya diri menaikkan harga perangkat ini hingga sekitar 20 hingga 25 persen dibanding generasi sebelumnya.
Baterai Lebih Besar dan Dukungan Update Hingga Enam Tahun
Selain desain, peningkatan signifikan juga hadir pada kapasitas baterai. Redmi Note 15 4G kini menggunakan baterai berkapasitas 6.000 mAh, meningkat 1.000 mAh dibanding pendahulunya yang masih menggunakan baterai 5.000 mAh.
Menariknya, peningkatan kapasitas tersebut tidak membuat bodi menjadi lebih tebal. Xiaomi tetap mampu menjaga dimensi perangkat agar terasa nyaman digunakan sehari-hari.
Pengisian daya masih mengandalkan teknologi fast charging 33 watt. Dalam paket penjualan, pengguna juga masih mendapatkan charger bawaan, sesuatu yang mulai jarang ditemukan pada beberapa merek smartphone.
Nilai tambah lain datang dari komitmen pembaruan perangkat lunak. Redmi Note 15 4G dijanjikan memperoleh pembaruan sistem operasi hingga empat tahun dan pembaruan keamanan selama enam tahun.
Di sektor audio, Xiaomi menghadirkan stereo speaker yang dinilai memiliki kualitas cukup baik untuk kelas harga Rp3 jutaan. Karakter suara terdengar seimbang dengan bass yang masih terasa tanpa menimbulkan distorsi berlebihan saat volume dinaikkan.
Meski demikian, Redmi Note 15 4G kehilangan satu fitur yang sebelumnya masih tersedia, yakni jack audio 3,5 mm. Hilangnya fitur tersebut menjadi salah satu catatan yang cukup disayangkan oleh sebagian pengguna.
Kamera 108 MP Andal untuk Foto, Video Masih Jadi Titik Lemah
Redmi Note 15 4G mengandalkan kamera utama 108 MP sebagai senjata utama di sektor fotografi. Kamera ini mampu menghasilkan detail yang cukup baik, terutama pada kondisi pencahayaan yang memadai.
Foto siang hari maupun dalam ruangan terlihat tajam dan memiliki reproduksi warna yang menarik. Sensor beresolusi tinggi juga membantu saat pengguna memanfaatkan fitur zoom hingga tiga kali tanpa kehilangan terlalu banyak detail.
Namun performa kamera mulai menurun ketika digunakan untuk memotret objek jauh pada malam hari. Detail gambar tidak lagi sebaik saat kondisi cahaya mencukupi.
Kelemahan terbesar perangkat ini justru muncul saat digunakan untuk merekam video. Redmi Note 15 4G tidak dibekali fitur Optical Image Stabilization (OIS) maupun Electronic Image Stabilization (EIS).
Akibatnya, hasil rekaman dari kamera belakang terlihat cukup berguncang ketika digunakan sambil berjalan. Kondisi tersebut menjadi salah satu kompromi yang harus diterima pengguna di kelas harga ini.
Pada sektor performa, Redmi Note 15 4G masih mengandalkan chipset MediaTek Helio G100 Ultra. Chipset tersebut terbukti cukup andal untuk aktivitas sehari-hari, media sosial, streaming, hingga bermain game populer dengan pengaturan grafis menengah.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 4G menawarkan peningkatan yang cukup terasa dibanding generasi sebelumnya, terutama pada desain, layar, baterai, dan dukungan software. Kenaikan harga memang cukup signifikan, tetapi Xiaomi berusaha menebusnya melalui berbagai pembaruan yang membuat perangkat ini tampil lebih modern dan kompetitif di kelas menengah pada 2026.
Editor : Cholifatun Nisak