BLITAR KAWENTAR- Redmi Note 15 menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang menarik perhatian pada 2026. Meski harga barunya kini sudah menembus Rp3 jutaan, perangkat ini mulai bermunculan di pasar bekas dengan harga sekitar Rp2,5 juta. Kondisi tersebut membuat banyak konsumen mulai melirik Redmi Note 15 sebagai alternatif smartphone murah dengan spesifikasi yang masih kompetitif.
Salah satu unit Redmi Note 15 bekas yang dibahas dalam sebuah ulasan diketahui baru digunakan selama dua bulan sebelum dijual kembali. Kondisinya masih sangat baik dan dilengkapi nota pembelian serta aksesori bawaan. Menariknya, harga pasar bekas perangkat ini berada di kisaran Rp2,5 juta, jauh lebih rendah dibanding harga barunya yang terus mengalami kenaikan.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Redmi Note 15 masih dianggap mampu bersaing di kelas menengah, terutama bagi pengguna yang mencari smartphone dengan layar AMOLED, baterai besar, dan kamera beresolusi tinggi.
Redmi Note 15 Tawarkan Desain Premium dan Layar AMOLED 120 Hz
Salah satu daya tarik utama Redmi Note 15 terletak pada desainnya yang lebih modern dibanding generasi Redmi Note sebelumnya. Xiaomi meninggalkan desain kaku dan mengotak, lalu menggantinya dengan bodi yang mengikuti lekukan tangan sehingga terasa lebih nyaman saat digenggam.
Modul kamera belakang dibuat cukup besar mengikuti tren smartphone masa kini. Meski terlihat menonjol, desain tersebut memberikan kesan premium yang membuat perangkat tampak lebih mahal dari harga sebenarnya.
Pada bagian depan, Redmi Note 15 mengusung layar AMOLED berukuran 6,77 inci dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120 Hz. Layar ini menjadi salah satu nilai jual utama karena mampu menghadirkan tampilan yang tajam, warna yang hidup, dan pengalaman scrolling yang lebih mulus.
Desain layar melengkung juga membuat bezel terlihat lebih tipis sehingga memberikan kesan modern. Untuk aktivitas menonton video, bermain game, maupun penggunaan sehari-hari, panel AMOLED yang digunakan dinilai mampu memberikan kenyamanan lebih dibanding layar IPS yang masih digunakan sebagian pesaing di kelas harga serupa.
Keberadaan sensor sidik jari di dalam layar semakin memperkuat kesan premium yang ditawarkan Redmi Note 15.
Baterai 6.000 mAh dan Helio G100 Ultra Masih Kompetitif
Dari sektor dapur pacu, Redmi Note 15 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 Ultra yang dipadukan dengan RAM 8 GB serta memori internal 128 GB. Kombinasi tersebut masih cukup memadai untuk kebutuhan multitasking, media sosial, streaming video, hingga bermain game populer.
Sistem operasi yang digunakan sudah berbasis Android 15 dengan HyperOS 2. Xiaomi juga masih memberikan dukungan pembaruan perangkat lunak yang membuat perangkat ini tetap relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Keunggulan lain hadir pada sektor baterai. Redmi Note 15 dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh yang mampu menunjang aktivitas pengguna sepanjang hari. Kapasitas tersebut menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya.
Pengisian daya didukung teknologi fast charging 33 watt. Meski tidak secepat beberapa pesaing yang sudah menawarkan pengisian 45 watt atau lebih tinggi, performanya masih cukup memadai untuk penggunaan harian.
Smartphone ini juga telah dibekali stereo speaker dengan tingkat volume hingga 300 persen. Hasil suaranya terdengar cukup lantang dan nyaman digunakan untuk menikmati konten multimedia tanpa harus menggunakan speaker tambahan.
Kamera 108 MP Jadi Andalan, Namun Tanpa Ultrawide
Pada sektor fotografi, Redmi Note 15 mengandalkan kamera utama 108 MP dan kamera depan 20 MP. Kamera belakang mampu menghasilkan foto yang tajam dengan detail yang baik, terutama pada kondisi pencahayaan yang cukup.
Hasil kamera selfie juga tergolong memuaskan untuk kebutuhan media sosial maupun panggilan video. Perekaman video kamera belakang sudah mendukung resolusi 1080p 60 fps, sementara kamera depan masih terbatas pada 1080p 30 fps.
Meski demikian, ada satu kekurangan yang cukup disorot, yakni absennya kamera ultrawide. Fitur yang sebelumnya cukup populer di kalangan pengguna smartphone kini tidak lagi ditemukan pada Redmi Note 15.
Ketiadaan kamera ultrawide membuat pengguna kehilangan opsi pemotretan dengan sudut pandang lebih luas. Namun Xiaomi tampaknya memilih fokus meningkatkan kualitas kamera utama dibanding menambahkan sensor tambahan yang jarang digunakan sebagian besar pengguna.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 masih menjadi pilihan menarik di pasar smartphone bekas. Dengan harga sekitar Rp2,5 juta, pengguna sudah mendapatkan layar AMOLED 120 Hz, baterai 6.000 mAh, kamera 108 MP, stereo speaker, dan desain yang terasa premium. Bagi konsumen yang tidak terlalu membutuhkan kamera ultrawide, Redmi Note 15 tetap menjadi salah satu smartphone bekas paling menarik untuk dibeli pada 2026.
Editor : Cholifatun Nisak