Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Samsung Galaxy A56 Jadi Raja Midrange? Performa Naik Drastis, AI Makin Pintar, Update Android Sampai 6 Tahun

Cholifatun Nisak • Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:52 WIB
Samsung Galaxy A56 hadir dengan Exynos 1580, AI lebih lengkap, baterai awet, dan update Android hingga 6 tahun. Layak jadi HP midrange terbaik.
Samsung Galaxy A56 hadir dengan Exynos 1580, AI lebih lengkap, baterai awet, dan update Android hingga 6 tahun. Layak jadi HP midrange terbaik.

BLITAR KAWENTAR- Samsung Galaxy A56 menjadi salah satu smartphone kelas menengah atas yang paling menarik di pasaran saat ini. Dibekali chipset Exynos 1580 yang lebih bertenaga, dukungan pengisian daya 45 watt, fitur AI yang semakin lengkap, serta jaminan enam kali pembaruan Android, perangkat ini hadir sebagai penerus yang membawa banyak peningkatan dibanding generasi sebelumnya.

Posisi Samsung Galaxy A56 semakin kuat berkat kombinasi performa, kamera, layar, dan dukungan software yang panjang. Smartphone ini memang bukan yang paling kencang atau paling lengkap di kelasnya, tetapi menawarkan keseimbangan fitur yang membuatnya layak disebut sebagai salah satu all-rounder terbaik.

Di tengah persaingan smartphone kelas menengah yang semakin ketat, Galaxy A56 hadir dengan sejumlah peningkatan yang menjawab berbagai kekurangan generasi sebelumnya. Mulai dari desain yang lebih tipis, performa yang melonjak signifikan, hingga fitur kecerdasan buatan yang kini semakin beragam.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Jadi Sorotan, HP Rp1,3 Jutaan dengan Helio G99 dan Update 6 Tahun, Benarkah Paling Worth It di Kelasnya?

Performa Samsung Galaxy A56 Melonjak Berkat Exynos 1580

Samsung membekali Galaxy A56 dengan chipset Exynos 1580 yang diproduksi menggunakan fabrikasi 4 nanometer. Prosesor ini menjadi penerus Exynos 1480 yang digunakan pada Galaxy A55 dan menawarkan peningkatan performa yang cukup besar.

Dalam pengujian benchmark, Galaxy A56 mampu mencetak skor AnTuTu v10 hingga sekitar 914 ribu poin. Angka tersebut menunjukkan peningkatan lebih dari 25 persen dibanding pendahulunya. Hasil ini membuat Galaxy A56 mampu bersaing dengan berbagai smartphone kelas menengah premium yang menggunakan chipset MediaTek maupun Snapdragon.

Untuk kebutuhan gaming, perangkat ini mampu menjalankan sejumlah game populer dengan lancar. Mobile Legends dapat berjalan hingga 90 fps, sementara PUBG Mobile mendukung mode 60 fps dengan performa yang stabil. Pada game berat seperti Genshin Impact, perangkat masih mampu mempertahankan rata-rata performa di kisaran 44 fps pada pengaturan tinggi.

Samsung juga memberikan pilihan mode performa dan mode balance sehingga pengguna bisa menyesuaikan antara performa maksimal atau suhu perangkat yang lebih nyaman saat digunakan dalam waktu lama.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Makin Diburu, Ini 10 Alasan yang Membuat HP Samsung Rp1 Jutaan Ini Layak Dibeli

Kamera Solid dan Fitur AI Makin Lengkap

Sektor kamera masih menjadi salah satu kekuatan utama Samsung Galaxy A56. Smartphone ini dibekali kamera utama 50 MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS), kamera ultrawide 12 MP, serta kamera makro 5 MP.

Untuk kebutuhan selfie, Samsung menyematkan kamera depan 12 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 4K 30 fps. Meski resolusinya lebih kecil dibanding generasi sebelumnya, hasil video yang dihasilkan justru dinilai mengalami peningkatan.

Salah satu keunggulan yang paling menonjol adalah kemampuan dynamic range pada kamera utama dan kamera depan. Hasil video terlihat lebih seimbang saat menghadapi kondisi cahaya ekstrem, sesuatu yang biasanya hanya ditemukan pada perangkat premium.

Samsung juga menambahkan berbagai fitur kecerdasan buatan melalui paket Awesome Intelligence. Pengguna dapat menikmati Circle to Search, Object Eraser, AI Select, Best Face, Auto Trim, Custom Filters, hingga integrasi Gemini dan Bixby.

Sistem operasi yang digunakan adalah One UI 7 berbasis Android 15. Menariknya, Samsung menjanjikan enam kali pembaruan Android dan enam tahun pembaruan keamanan. Dukungan tersebut menjadi salah satu yang terbaik di segmen smartphone kelas menengah.

Baterai Awet dan Desain Premium Jadi Nilai Tambah

Galaxy A56 hadir dengan desain yang lebih premium dibanding generasi sebelumnya. Frame metal dipadukan dengan lapisan Gorilla Glass Victus Plus di bagian depan dan belakang memberikan kesan kokoh sekaligus elegan.

Ketebalannya hanya 7,4 mm dengan bobot sekitar 198 gram. Angka ini membuat Galaxy A56 terasa lebih tipis dan lebih ringan dibanding pendahulunya.

Layarnya menggunakan panel Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Tingkat kecerahan maksimum mencapai 1.200 nits sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Untuk urusan daya, Samsung menyematkan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Dalam pengujian pemutaran video offline, perangkat mampu bertahan hingga 25 sampai 26 jam. Hasil tersebut tergolong sangat impresif untuk smartphone dengan kapasitas baterai standar.

Dukungan fast charging 45 watt juga menjadi salah satu pembaruan penting. Pengisian daya dari 0 hingga 50 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 21 menit, sementara kapasitas 65 persen bisa diraih hanya dalam 30 menit.

Dengan kombinasi performa yang meningkat signifikan, kamera yang solid, fitur AI yang semakin lengkap, daya tahan baterai yang impresif, serta dukungan pembaruan software hingga enam tahun, Samsung Galaxy A56 menjadi salah satu smartphone midrange paling menarik dan layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mencari perangkat serba bisa untuk aktivitas harian.

Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Bikin Geger Kelas Rp1 Jutaan, Punya Helio G99 dan Kamera Tajam, Tapi Ada Kekurangan yang Wajib Diketahui

Editor : Cholifatun Nisak
#Samsung Galaxy A56 5G #Review Samsung Galaxy A56 #HP Midrange Samsung #Harga Samsung Galaxy A56. #Samsung Galaxy A56