JAKARTA - Review Maka Cavalry kembali menjadi sorotan setelah YouTuber otomotif Harald Arkan memutuskan membeli motor listrik tersebut usai menggunakannya selama sekitar lima hingga enam bulan sebagai unit test ride. Keputusan membeli motor itu diambil karena ia mengaku terkesan dengan performa, kenyamanan, serta desain yang ditawarkan motor listrik buatan Indonesia tersebut.
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Harald mengungkapkan bahwa sebelumnya unit Maka Cavalry berwarna biru sempat dipinjamkan oleh pihak pabrikan untuk keperluan pengujian. Setelah unit tersebut dikembalikan, ia merasa kehilangan kendaraan yang selama ini digunakan sehari-hari.
“Saya benar-benar suka banget sama performa si Maka Cavalry ini. Nggak cuma performa doang, tapi ergonominya dan lain-lain,” ujarnya.
Baca Juga: HP 2,5 Jutaan Terbaik 2026: 6 Rekomendasi Smartphone Murah Paling Worth It untuk Gaming dan Harian
Motor listrik ini menjadi kendaraan listrik pertama yang dimiliki Harald. Ia memilih varian warna silver dari total enam pilihan warna yang tersedia, yakni merah, beige, biru, hitam, putih, dan abu-abu.
Desain Futuristik dan Fitur Lengkap Jadi Daya Tarik Utama
Dalam review Maka Cavalry tersebut, desain menjadi salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian. Harald menilai motor ini memiliki tampilan futuristik dengan garis bodi tajam dan kesan sporty yang kuat.
Bagian depan dilengkapi windshield berukuran sedang serta sistem pencahayaan full LED. Menurutnya, kualitas lampu menjadi salah satu keunggulan karena mampu memberikan pencahayaan yang sangat terang saat digunakan pada malam hari.
“Lampunya benar-benar terang banget,” katanya saat melakukan pengujian penerangan dalam kondisi minim cahaya.
Tak hanya itu, detail desain juga terlihat pada velg, suspensi, hingga emblem yang terpasang di sejumlah bagian motor. Ban depan menggunakan ukuran 110/80 ring 14, sementara sistem suspensi depan mengandalkan model teleskopik.
Maka Cavalry juga menawarkan fleksibilitas posisi berkendara. Pengguna dapat menempatkan kaki dalam posisi santai maupun sporty berkat desain dek yang cukup luas. Pada sektor penyimpanan, tersedia bagasi berkapasitas sekitar 20 liter yang dapat digunakan untuk menyimpan helm maupun perlengkapan berkendara lainnya.
Baca Juga: Cara Cek Penerima PIP Lewat HP, Cukup Masukkan NISN dan NIK di Situs Resmi
Selain bagasi utama, terdapat kompartemen tambahan di bagian depan yang sudah dilengkapi port USB-A dan USB-C untuk pengisian daya perangkat elektronik.
Performa Jadi Nilai Jual Utama Motor Listrik Ini
Review Maka Cavalry yang dilakukan Harald menunjukkan bahwa performa menjadi alasan utama dirinya akhirnya membeli motor tersebut.
Pabrikan mengklaim jarak tempuh motor dapat mencapai 160 kilometer dalam sekali pengisian daya. Namun berdasarkan pengalaman penggunaan pribadi, Harald mengaku mampu memperoleh jarak sekitar 70 hingga 80 kilometer saat menggunakan mode High Torque dengan gaya berkendara agresif.
Baca Juga: Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NISN dan NIK untuk Mengetahui Status Pencairan Bantuan
Motor ini dibekali tenaga sebesar 12 horsepower dan torsi mencapai 251 Nm. Angka tersebut tergolong besar untuk kendaraan roda dua listrik dan menghasilkan akselerasi instan khas motor listrik.
Top speed yang diklaim mencapai 105 km/jam juga dianggap lebih dari cukup untuk penggunaan harian maupun perjalanan dalam kota.
Motor ini memiliki dua mode berkendara, yakni High Torque untuk performa maksimal dan High Regen yang berfungsi membantu proses regenerasi energi saat pengereman.
“Power-nya benar-benar kerasa banget. Ini nggak kalah sama motor bensin,” ungkap Harald.
Kenyamanan Berkendara dan Pengisian Daya Jadi Kelebihan Tambahan
Selain performa, kenyamanan berkendara menjadi aspek lain yang mendapat pujian. Dengan tinggi jok sekitar 770 mm, Harald yang memiliki tinggi badan sekitar 170 cm mengaku dapat menapak sempurna saat berhenti.
Posisi duduk dinilai ergonomis dengan jangkauan setang yang pas. Saat digunakan di jalan perkotaan, motor terasa lincah untuk bermanuver dan menyelip di tengah kemacetan.
Salah satu karakter yang paling disukai adalah sensasi berkendara yang halus tanpa getaran mesin. Akselerasi terasa responsif, tetapi tetap nyaman digunakan untuk mobilitas sehari-hari.
Di sisi lain, Harald mengungkapkan temperatur motor dapat meningkat hingga indikator “High” apabila digunakan secara terus-menerus dengan gaya berkendara agresif. Namun kondisi tersebut dapat kembali normal hanya dalam beberapa menit setelah kecepatan diturunkan.
Untuk pengisian daya, proses charging dinilai praktis karena pengguna cukup mengisi baterai semalaman hingga penuh.
Pada akhir ulasannya, Harald menyebut Maka Cavalry sebagai salah satu motor listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan hariannya. Menurutnya, kombinasi desain modern, performa tinggi, ergonomi nyaman, serta fitur lengkap membuat motor listrik lokal ini layak dipertimbangkan oleh konsumen yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.
Editor : Axsha Zazhika