JAKARTA - Review sepeda listrik Yadea Velax menunjukkan performa yang cukup menjanjikan setelah diuji langsung dalam perjalanan sejauh 44 kilometer. Dengan baterai yang masih tersisa 30 persen dan kecepatan puncak mencapai 50 km/jam, model ini mulai menarik perhatian calon pengguna kendaraan listrik harian.
Pengujian dilakukan oleh seorang pengguna yang baru menerima unit Yadea Velax dari pembelian online. Sepeda listrik tersebut langsung digunakan dalam perjalanan jarak menengah untuk mengukur konsumsi baterai, kenyamanan berkendara, hingga performa suspensi di berbagai kondisi jalan.
Hasilnya, Yadea Velax mampu mempertahankan performa yang relatif stabil meski digunakan dalam perjalanan cukup jauh dengan kondisi jalan perkotaan hingga jalur menanjak.
Performa Baterai Yadea Velax Jadi Daya Tarik Utama
Pada awal pengujian, baterai Yadea Velax berada dalam kondisi penuh atau 100 persen. Pengguna menggunakan satu baterai untuk mengetahui seberapa jauh kendaraan mampu melaju dalam penggunaan nyata.
Setelah menempuh jarak 2 kilometer, kapasitas baterai hanya berkurang sekitar 1 persen. Angka tersebut menjadi indikasi awal bahwa konsumsi daya tergolong efisien.
Saat odometer menunjukkan jarak 8 kilometer, kapasitas baterai tersisa 91 persen dengan kecepatan maksimum masih bertahan di angka 50 km/jam.
Perjalanan kemudian berlanjut hingga 19 kilometer. Pada titik tersebut, baterai tercatat berada di level 71 persen. Penguji menyebut pola penurunan baterai masih cukup wajar dan menyerupai karakteristik perangkat elektronik lain.
"Jalan 19 kilo, berkurangnya 19 persen juga," ujarnya dalam video pengujian.
Ketika jarak tempuh mencapai 27 kilometer, indikator baterai masih menunjukkan 59 persen. Bahkan saat kendaraan telah digunakan sejauh 37 kilometer, baterai masih tersisa 42 persen.
Data tersebut menunjukkan efisiensi energi yang cukup baik untuk kategori sepeda listrik dengan kecepatan hingga 50 km/jam.
Top Speed 50 Km/Jam dan Fitur Cruise Control Bantu Perjalanan Jauh
Selain daya tahan baterai, performa kecepatan juga menjadi perhatian dalam pengujian ini.
Sejak awal perjalanan, Yadea Velax mampu mencapai top speed 50 km/jam saat kondisi baterai masih berada di atas 70 persen. Kecepatan tersebut tetap bertahan cukup lama sebelum perlahan turun ketika kapasitas baterai mulai berkurang.
Saat baterai berada di level 42 persen setelah menempuh 37 kilometer, kecepatan maksimum masih mampu menyentuh 48 km/jam.
Salah satu fitur yang mendapat apresiasi adalah cruise control. Fitur ini memungkinkan pengendara mempertahankan kecepatan tertentu tanpa harus terus-menerus memutar tuas gas.
Pengguna menjelaskan bahwa cruise control dapat diaktifkan dengan menekan tombol khusus selama sekitar lima detik. Dalam pengujian, fitur tersebut digunakan pada kecepatan sekitar 47 km/jam untuk mengurangi kelelahan tangan kanan selama perjalanan.
Kemampuan menanjak juga ikut diuji. Pada jalur perbukitan dengan kecepatan sekitar 20 km/jam, sepeda listrik ini masih mampu melanjutkan perjalanan dengan cukup baik. Bahkan saat gas dibuka penuh di tanjakan, kendaraan masih dapat melaju hingga sekitar 38 km/jam.
Angka tersebut tergolong cukup untuk penggunaan harian di wilayah dengan kontur jalan yang bervariasi.
Suspensi Jadi Catatan yang Perlu Diperhatikan Pengguna
Meski performa baterai dan kecepatan mendapat nilai positif, sektor suspensi menjadi salah satu aspek yang memperoleh kritik.
Pada akhir pengujian, odometer menunjukkan jarak tempuh 44 kilometer dengan sisa baterai sekitar 30 persen. Berdasarkan perhitungan sederhana, penguji meyakini sepeda listrik ini masih berpotensi mencapai jarak sekitar 70 kilometer dalam satu kali pengisian.
Namun, kenyamanan suspensi dinilai belum sebaik motor listrik atau motor matik pada umumnya.
Menurut penguji, shockbreaker depan memiliki karakter terlalu empuk sehingga mudah mentok saat melewati jalan tidak rata. Sementara itu, suspensi belakang dianggap memiliki rebound yang terlalu cepat sehingga hentakan masih cukup terasa.
"Kalau Anda kreatif dan berinisiatif untuk upgrade shock breakernya, ini enak banget sebagai sepeda listrik," katanya.
Baca Juga: Cara Cek PIP 2026 Lewat HP, Begini Langkah Mudah Mengetahui Status Penerima Bantuan Pendidikan
Meski demikian, beberapa aspek lain seperti stabilitas berkendara, roda berukuran lebar, lampu yang terang, serta kualitas spion mendapat apresiasi positif selama perjalanan.
Dengan kemampuan menempuh 44 kilometer dan masih menyisakan 30 persen baterai, Yadea Velax menunjukkan potensi sebagai kendaraan listrik harian yang efisien. Jika sektor suspensi mendapat penyempurnaan atau modifikasi tambahan, model ini berpeluang menjadi salah satu pilihan menarik di segmen sepeda listrik jarak menengah.
Editor : Axsha Zazhika