Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kisah Jay Idzes yang Nyaris Pensiun Dini: Sempat Idap Penyakit Serius, Kini Jadi Kapten Timnas Indonesia dan Tembok Kokoh Garuda

Axsha Zazhika • Minggu, 31 Mei 2026 | 21:51 WIB
Kisah Jay Idzes yang Nyaris Pensiun Dini: Sempat Idap Penyakit Serius, Kini Jadi Kapten Timnas Indonesia dan Tembok Kokoh Garuda (Gemini AI)
Kisah Jay Idzes yang Nyaris Pensiun Dini: Sempat Idap Penyakit Serius, Kini Jadi Kapten Timnas Indonesia dan Tembok Kokoh Garuda (Gemini AI)

JAKARTA - Jay Idzes kini dikenal sebagai salah satu pemain paling penting di Timnas Indonesia. Namun, di balik kesuksesannya sebagai kapten Garuda, terdapat kisah perjuangan luar biasa yang nyaris mengakhiri karier sepak bolanya sebelum benar-benar dimulai bersama Merah Putih.

Nama Jay Idzes kembali menjadi sorotan publik setelah tampil konsisten bersama Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional. Tidak banyak yang mengetahui bahwa bek kelahiran Belanda tersebut pernah menghadapi masalah kesehatan serius yang mengancam masa depannya sebagai pesepak bola profesional.

Perjalanan Jay Idzes menjadi bagian penting Timnas Indonesia tidaklah mudah. PSSI bahkan harus menunjukkan kesabaran dan kepercayaan besar ketika proses naturalisasi sang pemain berlangsung di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Italia 2026 Hari Ini Live Trans7, Marco Bezzecchi Pole Position, Marc Marquez Start Baris Kedua

Didiagnosis Penyakit Serius Saat Berkarier di Italia

Pada Oktober 2023, Jay Idzes yang saat itu membela Venezia FC di kompetisi Serie B Italia didiagnosis mengalami trombosis vena disertai mikro emboli paru. Kondisi tersebut bukan cedera biasa yang sering dialami pesepak bola.

Trombosis vena merupakan gangguan serius yang terjadi akibat pembekuan darah di pembuluh vena. Sementara emboli paru dapat mengancam kesehatan bahkan karier seorang atlet profesional apabila tidak ditangani dengan tepat.

Akibat kondisi tersebut, Jay harus menepi dari lapangan dan melewatkan sejumlah pertandingan penting bersama Venezia FC. Situasi itu memunculkan banyak pertanyaan mengenai masa depannya, termasuk peluang memperkuat Timnas Indonesia yang saat itu tengah menjalani proses naturalisasi.

Baca Juga: Mobil Listrik Bakal Makin Murah? Pemerintah Siapkan Insentif Baru, Harga EV Berpotensi Turun dalam Hitungan Minggu

PSSI Tetap Percaya dan Menunggu

Di tengah ketidakpastian tersebut, PSSI mengambil langkah yang berbeda. Federasi tidak membatalkan ataupun menunda proses naturalisasi Jay Idzes. Sebaliknya, mereka memilih tetap melanjutkan proses dan memberikan kepercayaan penuh kepada sang pemain.

Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa PSSI tidak hanya melihat kemampuan teknis seorang pemain, tetapi juga komitmen dan potensi yang dimilikinya untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Proses naturalisasi Jay berjalan relatif cepat. Pada awal Desember 2023, Komisi III dan Komisi X DPR RI menyetujui pengajuan naturalisasinya. Tak lama kemudian, rapat paripurna DPR memberikan persetujuan akhir.

Baca Juga: Pajak Mobil Listrik Tak Lagi Nol Persen, Pemilik EV Terancam Bayar Jutaan Rupiah per Tahun, Simak Simulasinya

Puncaknya terjadi pada 28 Desember 2023 ketika Jay resmi menjadi warga negara Indonesia setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Jakarta.

Bangkit dari Masa Sulit

Selama menjalani masa pemulihan, Jay Idzes tidak menyerah. Ia menjalani terapi dan program medis secara disiplin demi mengembalikan kondisi fisiknya ke level terbaik.

Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil pada Januari 2024. Jay kembali berlatih bersama Venezia FC dan perlahan mendapatkan kepercayaan untuk kembali tampil di lapangan.

Baca Juga: Mobil Listrik Bakal Makin Murah? Pemerintah Siapkan Insentif Baru, Harga EV Berpotensi Turun dalam Hitungan Minggu

Kembalinya sang bek menjadi kabar baik tidak hanya bagi klubnya, tetapi juga bagi Timnas Indonesia yang menantikan kehadirannya di lini pertahanan.

Debut Impresif Bersama Timnas Indonesia

Setelah resmi menjadi WNI, Jay Idzes langsung mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam.

Penampilannya langsung mencuri perhatian. Bermain sebagai starter, Jay menunjukkan kualitas yang membuatnya menjadi andalan di Eropa. Ia tampil tenang, disiplin, kuat dalam duel udara, serta mampu membaca permainan lawan dengan baik.

Baca Juga: Pajak Kendaraan Listrik Resmi Berlaku, Pemilik EV Tak Lagi Bebas PKB, Pengguna Minta Insentif Pajak Tetap Dipertahankan

Lebih dari itu, adaptasinya bersama skuad Garuda berlangsung sangat cepat. Meski baru bergabung, ia terlihat menyatu dengan para pemain lainnya dan mampu menunjukkan jiwa kepemimpinan sejak pertandingan pertamanya.

Usai laga melawan Vietnam, Jay mengaku sangat emosional menjalani debut bersama Indonesia. Ia juga mengapresiasi dukungan luar biasa yang diberikan suporter Garuda.

Dari Harapan Menjadi Kapten Garuda

Perjalanan Jay Idzes kemudian berkembang jauh lebih besar dari sekadar pemain naturalisasi. Ia menjelma menjadi salah satu pilar utama pertahanan Timnas Indonesia bersama sejumlah pemain lain seperti Rizky Ridho dan Justin Hubner.

Kedisiplinan, mentalitas, serta pengalaman bermain di Eropa membuatnya dipercaya menjadi pemimpin di lini belakang. Bahkan kini ia mengemban ban kapten dan menjadi figur sentral dalam skuad Garuda.

Baca Juga: Pajak Mobil Listrik Disebut Kembali Normal, Pengguna EV Mulai Galau, Benarkah Era Insentif Kendaraan Listrik Sudah Berakhir?

Kisah Jay Idzes menjadi bukti bahwa kepercayaan, kerja keras, dan ketekunan mampu mengubah keadaan. Dari seorang pemain yang sempat diragukan akibat penyakit serius, ia berhasil bangkit dan menjadi salah satu simbol harapan sepak bola Indonesia.

Editor : Axsha Zazhika
#Timnas Indonesia #Venezia FC #kualifikasi piala dunia 2026 #naturalisasi Timnas Indonesia #jay idzes