BLITAR KAWENTAR - Changan Lumin kembali mencuri perhatian pasar otomotif nasional setelah hadir sebagai salah satu mobil listrik termurah di Indonesia. Dengan harga sekitar Rp205 jutaan untuk wilayah Jabodetabek, mobil listrik mungil ini menawarkan kombinasi desain unik, konsumsi energi irit, serta kemudahan penggunaan untuk aktivitas harian di perkotaan.
Dalam sebuah pengujian penggunaan harian, Changan Lumin diuji untuk mensimulasikan perjalanan rutin dari Jakarta menuju Bekasi. Pengujian dilakukan dengan kondisi lalu lintas yang padat seperti yang biasa dialami para pekerja saat berangkat maupun pulang kantor.
Hasilnya cukup menarik. Saat memulai perjalanan, kapasitas baterai berada di angka 72 persen dengan estimasi jarak tempuh 216 kilometer. Setelah menempuh perjalanan sekitar 23 kilometer menuju Bekasi, kapasitas baterai hanya berkurang menjadi 64 persen atau turun sekitar 8 persen.
Angka tersebut menunjukkan bahwa Changan Lumin memiliki efisiensi energi yang cukup baik untuk penggunaan dalam kota. Dengan asumsi perjalanan pulang-pergi kantor menghabiskan sekitar 20 persen baterai per hari, mobil ini diperkirakan hanya membutuhkan pengisian daya setiap tiga hingga empat hari sekali.
Baca Juga: Motor Listrik Premium Makin Digemari Kaum Urban, Performa Halus dan Fitur Modern Jadi Daya Tarik
Spesifikasi Lebih Unggul dari Kompetitor
Secara spesifikasi, Changan Lumin menawarkan performa yang cukup kompetitif di kelas mobil listrik perkotaan. Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga 35 kW atau setara 48 PS.
Tenaga tersebut lebih besar dibandingkan beberapa kompetitor di segmen city car listrik yang umumnya berada di kisaran 30 kW atau sekitar 40 PS. Kapasitas baterainya mencapai 28,08 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Saat diuji di jalan tol, mode Eco mampu membawa mobil melaju hingga sekitar 84 km/jam. Sementara pada mode Sport, kecepatan maksimum yang berhasil dicapai berada di kisaran 110 km/jam.
Meski bukan mobil yang dirancang untuk kecepatan tinggi, performa tersebut dinilai sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.
Baca Juga: Motor Listrik Jarak Jauh Semakin Dicari, Teknologi Baru Disebut Mampu Ubah Kebiasaan Berkendara
Desain Imut dan Praktis untuk Kota
Salah satu daya tarik utama Changan Lumin adalah desain eksteriornya yang unik dan menggemaskan. Lampu depan berbentuk bulat dengan desain menyerupai mata membuat tampilannya berbeda dari mobil listrik lain yang beredar di Indonesia.
Dimensinya yang kompak juga menjadi nilai tambah. Dengan panjang sekitar 3,27 meter, mobil ini sangat mudah digunakan di jalan sempit maupun area parkir yang terbatas.
Meski berukuran kecil, ruang kabin belakang masih tergolong lega untuk penumpang dewasa. Bangku belakang juga dapat dilipat untuk menambah kapasitas bagasi saat diperlukan.
Mobil ini menggunakan velg ring 14 dengan ban berprofil tebal sehingga mampu memberikan kenyamanan lebih saat melintasi jalan berlubang maupun permukaan yang belum diaspal.
Baca Juga: Motor Listrik Jarak Jauh Kian Menarik Perhatian, Pengguna Disebut Mulai Berani Bepergian Lebih Jauh
Fitur Cukup Lengkap, Meski Ada Kekurangan
Untuk urusan fitur, Changan Lumin sudah dibekali layar infotainment yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Tersedia pula kamera mundur, sensor parkir belakang, dua airbag, serta pilihan pengisian daya AC Charging dan DC Fast Charging.
Namun, beberapa fitur modern masih absen. Pengaturan spion masih dilakukan secara manual, lampu belakang masih menggunakan bohlam, serta belum tersedia rear wiper maupun sistem kamera 360 derajat.
Material interior juga didominasi hard plastic untuk menekan biaya produksi. Meski demikian, kualitas pendingin udara dinilai cukup baik dan mampu menjangkau hingga baris kedua.
Worth It untuk Mobil Harian?
Dari sisi efisiensi, Changan Lumin mencatat konsumsi energi sekitar 10,5 kWh per 100 kilometer. Angka tersebut setara dengan jarak tempuh hampir 10 kilometer untuk setiap 1 kWh listrik yang digunakan.
Dengan tarif listrik rumah tangga saat ini, biaya operasional mobil ini jauh lebih murah dibandingkan kendaraan berbahan bakar bensin. Hal inilah yang membuat Changan Lumin menjadi alternatif menarik di tengah tingginya harga BBM.
Meski harganya mulai mendekati beberapa kompetitor yang menawarkan dimensi lebih besar dan fitur lebih lengkap, Changan Lumin tetap layak dipertimbangkan bagi konsumen yang mencari mobil listrik kompak, hemat energi, mudah diparkir, dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian di perkotaan.
Editor : Gita Dwi Nuraini