Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BYD Atto 1 Dibongkar Fitra Eri, Mobil Listrik Rp195 Jutaan Ini Ternyata Punya Rasa Berkendara di Atas Ekspektasi

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 31 Mei 2026 | 16:36 WIB
BYD Atto 1 mendapat ulasan positif dari Fitra Eri. Simak performa, konsumsi listrik, dan fitur mobil listrik Rp195 jutaan ini.(Gemini AI)
BYD Atto 1 mendapat ulasan positif dari Fitra Eri. Simak performa, konsumsi listrik, dan fitur mobil listrik Rp195 jutaan ini.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR - BYD Atto 1 kembali mencuri perhatian pasar otomotif nasional. Mobil listrik termurah dari BYD ini mendapat ulasan langsung dari pengamat otomotif Fitra Eri yang akhirnya berkesempatan menjajal kendaraan tersebut di jalan raya setelah sebelumnya hanya melihatnya saat peluncuran.

Dalam pengujian perdananya, Fitra Eri menilai BYD Atto 1 sebagai salah satu mobil listrik paling menarik di kelas harga Rp195 jutaan. Selain menawarkan tenaga lebih besar dibanding kompetitornya, mobil ini juga dinilai memiliki kualitas berkendara yang tergolong matang untuk ukuran kendaraan listrik entry level.

BYD Atto 1 sendiri merupakan versi Indonesia dari BYD Seagull yang dipasarkan di sejumlah negara. Namun, di Tanah Air mobil ini ditempatkan sebagai keluarga Atto sehingga menggunakan nama Atto 1 dan diposisikan sebagai crossover kompak dengan ground clearance yang lebih tinggi dibanding city car biasa.

Baca Juga: Motor Listrik Premium Mulai Jadi Simbol Gaya Hidup Modern, Teknologi dan Kenyamanan Jadi Andalan

Tenaga Lebih Besar dari Para Rival

Salah satu keunggulan utama BYD Atto 1 terletak pada performanya. Mobil listrik ini dibekali tenaga mencapai 74 hp, angka yang lebih besar dibanding beberapa rival di segmennya seperti Wuling Air ev maupun VinFast VF3 yang rata-rata memiliki tenaga di kisaran 40 hp.

Varian tertinggi yang diuji memiliki baterai berkapasitas 38,8 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 380 kilometer. Sementara versi standar menggunakan baterai 30 kWh dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer.

Saat diuji dalam mode Sport, akselerasi awal terasa responsif berkat karakter motor listrik yang menghasilkan torsi instan. Namun, setelah kecepatan melewati 60 km/jam, peningkatan tenaga mulai terasa lebih biasa.

Berdasarkan pengujian langsung, catatan akselerasi 0-100 km/jam berada di angka sekitar 16 detik. Hasil tersebut memang sedikit lebih lambat dari klaim pabrikan yang menyebut 13 detik, tetapi masih lebih baik dibanding beberapa kompetitornya di kelas yang sama.

Baca Juga: Motor Listrik Premium Semakin Dilirik, Desain Futuristis dan Teknologi Canggih Jadi Daya Tarik Utama

Handling Lincah dan Suspensi Cukup Nyaman

Fitra Eri juga menyoroti karakter pengendalian BYD Atto 1 yang terasa ringan dan lincah. Dengan dimensi kompak serta bobot yang relatif ringan untuk mobil listrik, kendaraan ini mudah dikendalikan di jalan perkotaan.

Suspensinya memang tidak bisa disebut sangat empuk, tetapi mampu memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas. Saat digunakan sendirian, bantingan terasa normal dan tidak berlebihan. Karakter tersebut diprediksi akan semakin nyaman ketika mobil diisi tiga hingga empat penumpang.

Di kecepatan menengah hingga sekitar 80 km/jam, mobil juga masih terasa stabil dengan tingkat kebisingan kabin yang cukup baik untuk kendaraan di kelas harga entry level.

Baca Juga: Motor Listrik Premium Makin Digemari Kaum Urban, Performa Halus dan Fitur Modern Jadi Daya Tarik

Interior Murah Tapi Tidak Murahan

Salah satu hal yang paling diapresiasi adalah kualitas interiornya. Meski dibanderol mulai Rp195 juta, BYD Atto 1 tetap menghadirkan sejumlah material soft touch yang memberikan kesan lebih premium.

Posisi mengemudi dinilai nyaman berkat pengaturan setir tilt dan telescopic. Fitur ini bahkan belum tentu ditemukan pada beberapa mobil konvensional dengan harga serupa.

Selain itu, BYD tetap mempertahankan banyak tombol fisik untuk pengoperasian fitur-fitur utama seperti AC dan berbagai pengaturan kendaraan. Pendekatan ini dianggap lebih praktis dibanding memindahkan seluruh fungsi ke layar sentuh.

Mobil ini juga sudah dibekali cruise control yang membantu kenyamanan saat perjalanan jarak jauh.

Biaya Operasional Sangat Murah

Daya tarik lain dari BYD Atto 1 adalah efisiensi energinya. Dengan rata-rata konsumsi mendekati 10 km per kWh dan tarif listrik rumah tangga sekitar Rp1.600 per kWh, biaya perjalanan mobil ini hanya sekitar Rp160 per kilometer.

Angka tersebut jauh lebih murah dibanding kendaraan berbahan bakar bensin maupun diesel.

Menurut Fitra Eri, kombinasi harga terjangkau, tenaga yang cukup besar, empat pintu yang praktis, serta biaya operasional rendah membuat BYD Atto 1 menjadi salah satu pilihan paling menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Bisa Tampil Lebih Premium dengan Beragam Aksesori

Unit yang diuji merupakan milik Auto Project dan telah mendapatkan berbagai aksesori tambahan. Mulai dari electric retractable mirror, electric tailgate, dashcam terintegrasi, Android Box untuk hiburan, organizer kabin, hingga kulkas mini yang ditempatkan di bangku belakang.

Berbagai aksesori tersebut membuat mobil listrik mungil ini tampil lebih premium sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan penggunaan sehari-hari.

Secara keseluruhan, BYD Atto 1 dinilai berhasil memenuhi ekspektasi sebagai mobil listrik entry level yang tetap menawarkan pengalaman berkendara layak, fitur lengkap, serta efisiensi tinggi. Dengan harga yang kompetitif, mobil ini berpotensi menjadi salah satu pemain penting di segmen kendaraan listrik terjangkau di Indonesia.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#mobil listrik murah #mobil listrik BYD #fitra eri #BYD Seagull #byd atto 1