BLITAR KAWENTAR - VinFast VF3 hadir sebagai salah satu pilihan mobil listrik mungil yang menawarkan konsep berbeda dibanding kendaraan listrik pada umumnya. Jika banyak mobil listrik berlomba menghadirkan fitur canggih dan teknologi melimpah, VinFast VF3 justru fokus pada fungsi dasar sebagai alat transportasi harian yang praktis untuk penggunaan di perkotaan.
Dengan dimensi yang kompak, desain bergaya SUV, serta ground clearance yang cukup tinggi, VinFast VF3 menjadi kendaraan yang dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan perkotaan dengan lebih fleksibel.
Desainnya yang unik juga menjadi daya tarik tersendiri. Mobil listrik asal Vietnam ini mengusung bentuk mengotak layaknya SUV mini yang dipadukan dengan roda berukuran besar sehingga tampil berbeda dari mobil listrik mikro lainnya yang cenderung futuristis.
Desain SUV Mini yang Tampil Berbeda
Pada bagian depan, VinFast VF3 menggunakan lampu utama model proyektor. Namun seluruh sistem pencahayaan masih menggunakan bohlam halogen dan belum mengadopsi teknologi LED.
Bagian grille dibuat tertutup seperti mobil listrik pada umumnya. Di area tersebut terdapat panel hitam dengan aksen krom memanjang yang menyatu dengan logo VinFast di bagian tengah.
Bumper depan didesain sederhana dengan ventilasi udara di bagian bawah yang berfungsi membantu pendinginan komponen kelistrikan. Sementara pada bagian samping terdapat body cladding tebal yang membentang dari bumper depan hingga belakang, menciptakan kesan tangguh khas SUV.
Overfender berukuran besar turut memperkuat karakter gagah kendaraan ini. Untuk varian dual tone, atap diberi warna berbeda sehingga memberikan tampilan yang lebih menarik dan modern.
Di bagian belakang, desain panel hitam dan aksen krom kembali digunakan sebagai identitas visual. Lampu belakang masih menggunakan halogen, sementara bumper dibuat sederhana dengan tambahan dua sensor parkir sebagai fitur keselamatan.
Kabin Sederhana dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, konsep minimalis langsung terasa. Hampir seluruh material interior menggunakan hard plastic dengan fokus pada fungsi dibanding kemewahan.
Meski demikian, ruang kabin tergolong cukup lega untuk ukuran mobil listrik mikro. Jarak antara jok pengemudi dan penumpang depan tidak terasa sempit sehingga tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Dashboard dirancang simpel dengan beberapa ruang penyimpanan terbuka serta glove box berfitur soft opening. Setir menggunakan desain polos tanpa pengaturan tilt maupun telescopic.
Salah satu keunikan VF3 adalah tidak adanya panel instrumen konvensional di belakang setir. Seluruh informasi kendaraan ditampilkan melalui layar sentuh berukuran 10 inci yang berada di tengah dashboard.
Layar tersebut menampilkan informasi kecepatan, posisi transmisi, kapasitas baterai, mode berkendara, odometer hingga berbagai notifikasi kendaraan.
Sudah Mendukung Android Auto dan Apple CarPlay
Meski tampil sederhana, sistem hiburan VinFast VF3 sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Pengguna dapat menghubungkan smartphone untuk mengakses navigasi, musik, maupun aplikasi lainnya dengan lebih mudah.
Berbagai pengaturan kendaraan juga tersedia melalui layar ini, mulai dari mode berkendara, pengaturan traction control, sensor parkir, alarm anti maling, penguncian pintu otomatis, hingga fitur GPS yang dapat terhubung dengan smartphone.
Selain itu, pengguna dapat mengatur batas maksimal pengisian baterai dan mengaktifkan pengingat pengisian daya sesuai kebutuhan.
Motor Listrik 40 HP dan Jarak Tempuh 215 Kilometer
Untuk performa, VinFast VF3 dibekali motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang. Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 40 horsepower dan torsi 110 Nm yang disalurkan ke roda belakang.
Sumber energinya berasal dari baterai berkapasitas 18,64 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 215 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Kemampuan ini dinilai cukup memadai untuk mobilitas perkotaan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang mencari kendaraan listrik praktis dengan biaya operasional rendah.
Hanya Mendukung Pengisian Daya DC
Salah satu hal yang membedakan VF3 dengan sebagian besar mobil listrik lainnya adalah sistem pengisian dayanya. Mobil ini hanya mendukung pengisian DC karena tidak dibekali onboard charger untuk arus AC.
Untuk pengisian di rumah, pengguna harus menggunakan portable charger eksternal yang berfungsi sebagai konverter dari AC ke DC.
Sementara untuk pengisian cepat menggunakan DC Fast Charging, VinFast mengklaim baterai dapat terisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 36 menit.
Bagasi Kecil, Tapi Bisa Diperluas
Karena dimensinya yang ringkas, kapasitas bagasi VF3 memang cukup terbatas saat seluruh kursi digunakan. Namun pengguna masih dapat memperluas ruang penyimpanan dengan melipat kursi belakang.
Setelah kursi dilipat, kapasitas bagasi meningkat hingga sekitar 285 liter sehingga lebih fleksibel untuk membawa barang berukuran besar.
Dengan desain unik, ground clearance tinggi, kabin fungsional, serta jarak tempuh yang cukup untuk penggunaan harian, VinFast VF3 menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang mencari mobil listrik kompak untuk aktivitas perkotaan.
Editor : Gita Dwi Nuraini