BLITAR KAWENTAR - VinFast VF3 resmi menjadi model pertama yang dirakit secara lokal oleh VinFast Indonesia di pabrik barunya yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Kehadiran mobil listrik mungil bergaya SUV ini menandai langkah serius pabrikan asal Vietnam tersebut dalam memperkuat eksistensinya di pasar otomotif nasional.
Berbeda dengan mobil listrik mikro pada umumnya, VinFast VF3 hadir dengan karakter yang lebih tangguh berkat desain crossover SUV yang mengusung bodi mengotak, ground clearance tinggi, serta penggunaan roda berukuran besar. Kombinasi tersebut membuat VF3 tampil lebih gagah dibandingkan sejumlah pesaing di segmen kendaraan listrik perkotaan.
Dengan harga yang diklaim mulai dari Rp150 jutaan untuk skema berlangganan baterai, VF3 menjadi salah satu mobil listrik paling terjangkau yang diproduksi di Indonesia saat ini.
Desain SUV Mini yang Tampil Gagah
Secara tampilan, VinFast VF3 mengusung desain khas kendaraan listrik modern dengan bagian depan yang hampir tanpa grille. Area fascia didominasi panel tertutup dengan aksen krom memanjang yang menyatu dengan logo huruf V khas VinFast.
Lampu utama sudah menggunakan model proyektor, meski seluruh sistem pencahayaan masih memakai bohlam halogen. Di bagian bawah bumper terdapat lubang udara kecil untuk membantu pendinginan komponen kelistrikan kendaraan.
Karakter SUV semakin terlihat berkat penggunaan body cladding hitam tebal yang mengelilingi bodi mobil. Pilar berwarna hitam mengilap, atap dual tone putih, serta desain kaca yang tegak turut memperkuat kesan crossover modern.
Pada sektor kaki-kaki, VF3 menggunakan velg 16 inci yang dipadukan ban berukuran 175/75 R16. Ukuran tersebut tergolong besar untuk mobil listrik kompak dan menjadi salah satu faktor yang membuat tampilannya terlihat lebih kokoh.
Baterai 18 kWh dengan Jarak Tempuh 215 Kilometer
Untuk sumber tenaga, VinFast VF3 mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 18,6 kWh. Baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik penggerak roda belakang yang mampu menghasilkan tenaga 40 hp dan torsi 110 Nm.
VinFast mengklaim kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 215 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.
Menariknya, VF3 mengadopsi konfigurasi rear wheel drive atau penggerak roda belakang, konsep yang jarang ditemui pada mobil listrik di kelasnya.
Pengisian Daya Cepat
Port pengisian daya ditempatkan di sisi kanan belakang kendaraan. Mobil ini sudah mendukung konektor AC Type 2 dan DC CCS2 untuk pengisian cepat.
Untuk DC Fast Charging, VinFast mengklaim baterai dapat diisi dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 36 menit. Waktu pengisian yang relatif singkat ini menjadi salah satu nilai tambah bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Interior Minimalis dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, konsep minimalis langsung terasa. Hampir seluruh bagian interior menggunakan material plastik keras yang difokuskan pada aspek fungsionalitas dibanding kemewahan.
Setir didesain sederhana tanpa tombol multifungsi yang kompleks. Bahkan pengaturan posisi setir juga tidak tersedia sehingga pengguna harus menyesuaikan posisi duduk dengan konfigurasi standar pabrikan.
Pusat kendali kendaraan berada pada layar sentuh yang juga berfungsi sebagai panel instrumen digital. Semua informasi penting seperti kecepatan, posisi transmisi, kapasitas baterai, sisa jarak tempuh, hingga mode berkendara ditampilkan melalui layar tersebut.
Sudah Mendukung Apple CarPlay dan Android Auto
Meski masuk kategori mobil listrik entry level, VinFast VF3 sudah dibekali fitur Apple CarPlay dan Android Auto. Pengguna dapat menghubungkan smartphone untuk mengakses navigasi, musik, maupun aplikasi lainnya.
Berbagai pengaturan kendaraan juga dapat dilakukan melalui layar utama, termasuk mode berkendara Eco dan Normal, traction control, sensor parkir, penguncian otomatis pintu, hingga pemantauan GPS kendaraan.
Selain itu, tersedia pula fitur creep mode yang memungkinkan mobil bergerak perlahan saat pedal rem dilepas, layaknya transmisi otomatis konvensional.
Kabin Belakang Masih Cukup untuk Penggunaan Harian
Meski dimensinya kompak, ruang baris kedua masih dapat menampung penumpang dewasa untuk perjalanan jarak pendek. Jok belakang dilengkapi seatbelt tiga titik di kedua sisi serta cup holder untuk menambah kenyamanan.
Bagasi memang tidak terlalu besar saat seluruh kursi digunakan. Namun kapasitas penyimpanan dapat diperluas dengan melipat penuh kursi belakang.
Dengan desain unik, harga kompetitif, biaya operasional rendah, serta status produksi lokal Indonesia, VinFast VF3 berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari mobil listrik praktis untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Editor : Gita Dwi Nuraini