Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harganya Cuma Rp500 Ribuan di OLX, Vivo Z1 Pro Bekas Sukses Bikin Minder HP Sejutaan Zaman Sekarang, Masih Worth It?

Natasha Eka Safrina • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:38 WIB
Beli Vivo Z1 Pro bekas cuma Rp500 ribuan di OLX! Punya RAM 6/128 GB dan skor AnTuTu tinggi, simak review lengkap performanya di sini!(Pinterest)
Beli Vivo Z1 Pro bekas cuma Rp500 ribuan di OLX! Punya RAM 6/128 GB dan skor AnTuTu tinggi, simak review lengkap performanya di sini!(Pinterest)

 

JAKARTA – Di tengah melambungnya harga perangkat baru akibat kenaikan harga suku cadang global, berburu ponsel pintar bekas berkualitas menjadi strategi yang kian diminati. Kejutan besar datang dari pasar barang bekas ketika sebuah gawai lawas berhasil ditemukan dengan harga yang sangat tidak masuk akal. Cukup merogoh kocek sebesar Rp500 ribuan melalui platform OLX, konsumen sudah bisa meminang Vivo Z1 Pro varian tertinggi dengan konfigurasi RAM 6 GB dan memori internal 128 GB.

Penemuan unit Vivo Z1 Pro berharga miring ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pemburu gawai murah. Pasalnya, saat pertama kali meluncur ke pasaran pada tahun 2019 silam, varian tertinggi dari ponsel ini dibanderol dengan harga resmi mencapai Rp3.499.000. Membeli ponsel ini di tahun 2026 dengan harga setara seperenam dari harga rilisnya tentu memunculkan pertanyaan besar. Apakah performa jeroannya masih sanggup bersaing dengan ponsel entry-level seharga Rp1 jutaan keluaran terbaru?

Spesifikasi Gahar Snapdragon 712 yang Melawan Zaman

Secara mengejutkan, performa murni yang ditawarkan oleh Vivo Z1 Pro ini masih sangat bertenaga dan mampu membuat minder ponsel entry-level rilisan teranyar. Dapur pacunya dipersenjatai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 712 AIE yang legendaris. Berdasarkan pengujian menggunakan aplikasi AnTuTu Benchmark, prosesor ini sukses menembus skor di angka 397.114 poin. Performa tersebut terbukti sangat kompetitif jika disandingkan dengan prosesor modern sekelas Unisoc T7250 milik Redmi A7 Pro yang berada di kisaran 400 ribuan poin.

Baca Juga: Honda Brio RS SE 2026 Makin Canggih! Kamera 360 Jadi Sorotan, Harga Tembus Rp274 Juta, Ini Detail Fitur Lengkapnya

Ketangguhan performa ini dibuktikan secara langsung saat gawai diuji untuk memainkan game kompetitif Mobile Legends. Ponsel lawas ini sanggup membuka setelan grafis tertinggi hingga rata kanan dengan opsi frame rate berstatus Super dan kualitas peta Ultra. Hasil ini jauh lebih unggul dibandingkan rata-rata ponsel baru kelas Rp1 jutaan yang biasanya masih terkunci pada setelan frame rate High saja. Kelebihan mutlak lainnya adalah kehadiran sensor gyroscope berbasis perangkat keras (hardware) yang sangat dicari oleh para pemain game bergenre First-Person Shooter (FPS).

Kelebihan lain yang membuat ponsel Rp500 ribuan ini terasa superior adalah sektor fotografinya. Ponsel ini telah mengadopsi teknologi AI Triple Camera pada bagian belakang, yang terdiri dari lensa utama 16 megapiksel, lensa auxiliary, serta lensa ultrawide 8 megapiksel yang kini justru mulai diabsenkan oleh para vendor pada lini produk murah teranyar mereka. Menariknya lagi, desain visual depannya sudah mengadopsi konsep Ultra O Screen atau punch hole di sudut kiri atas yang mengemas kamera selfie beresolusi masif 32 megapiksel. Layar IPS LCD beresolusi Full HD Plus (1080 x 2340 piksel) berukuran 6,53 inci yang dibawanya juga menyuguhkan tingkat kecerahan yang tidak kalah saing.

Sederet Kompromi Fisik dan Pembaruan Sistem Operasi

Kendati memiliki keunggulan performa yang sangat memikat, meminang ponsel jadul dengan harga super murah tentu menuntut sejumlah kompromi besar yang harus dipahami oleh calon pembeli. Dari sisi kosmetik, kondisi fisik unit dipastikan mengalami penurunan performa akibat pemakaian, seperti bodi yang boncel dan lecet. Pada kasus unit seharga Rp500 ribuan ini, panel penutup belakang (backdoor) bahkan tampak sedikit terangkat akibat kondisi baterai bawaan berkapasitas 5.000 mAh yang sudah mengalami gejala kembung karena faktor usia.

Selain masalah fisik baterai yang harus segera diganti dengan estimasi biaya suku cadang sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribuan di platform e-commerce, keterbatasan teknologi konektivitas juga menjadi catatan penting. Ponsel ini masih mengandalkan port pengisian daya jenis Micro USB lama, belum beralih ke port USB Type-C yang kini sudah menjadi standar massal.

Kompromi paling krusial terletak pada sektor perangkat lunak. Dukungan pembaruan sistem operasi untuk gawai ini telah resmi dihentikan oleh pabrikan, sehingga posisinya mentok pada sistem operasi Android 11 dengan antarmuka Funtouch OS. Bagi konsumen yang mengutamakan keamanan siber terkini dan gengsi pembaruan perangkat lunak, keterbatasan ini tentu menjadi poin pengurang. Namun, bagi pengguna yang memprioritaskan performa gaming murni serta fungsi multimedia dengan anggaran yang sangat terbatas, meminang unit bekas berstatus batangan ini tetap menjadi opsi yang sangat rasional.

Baca Juga: Banjir Fitur Mewah dan Layar 120 Hz, Ini 10 Rekomendasi HP Harga 1 Jutaan Terbaik Juni 2026 Paling Worth It!

Editor : Natasha Eka Safrina
#Vivo Z1 Pro bekas #harga Vivo Z1 Pro #HP murah 500 ribuan #spesifikasi Vivo Z1 Pro #review HP bekas OLX