Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BYD Atto 2 vs Jaecoo J5, Duel SUV Listrik Rp500 Jutaan yang Bikin Konsumen Indonesia Bingung Pilih, Mana yang Lebih Worth It?

Natasha Eka Safrina • Selasa, 9 Juni 2026 | 16:08 WIB
BYD Atto 2 vs Jaecoo J5, duel SUV listrik Rp500 jutaan dengan fitur canggih dan performa menarik. Mana yang lebih worth it? (Screenshot Instagram)
BYD Atto 2 vs Jaecoo J5, duel SUV listrik Rp500 jutaan dengan fitur canggih dan performa menarik. Mana yang lebih worth it? (Screenshot Instagram)

 

JAKARTA – Persaingan SUV listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya dua model yang sama-sama menyasar segmen menengah, yakni BYD Atto 2 dan Jaecoo J5. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda dalam merebut hati konsumen, mulai dari desain, performa, hingga teknologi yang dibawa.

Bagi calon pembeli dengan anggaran sekitar Rp500 jutaan, BYD Atto 2 vs Jaecoo J5 menjadi perbandingan yang sulit dihindari. Pasalnya, kedua mobil listrik asal Tiongkok tersebut hadir dengan karakter yang sangat berbeda. BYD Atto 2 mengedepankan efisiensi, teknologi modern, dan kenyamanan berkendara, sementara Jaecoo J5 tampil sebagai SUV yang lebih tangguh dengan aura petualang yang kuat.

Di tengah berkembangnya pasar kendaraan listrik nasional, konsumen kini tidak lagi hanya mempertimbangkan efisiensi energi. Faktor kenyamanan, fitur keselamatan, jarak tempuh, hingga layanan purna jual mulai menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan membeli mobil listrik.

Baca Juga: Dinilai Rawan Aksi 3C, Polisi Perkuat Pengawasan Objek Wisata di Blitar

Desain SUV Futuristik versus SUV Petualang

Dari sisi desain, BYD Atto 2 dan Jaecoo J5 memiliki identitas yang sangat berbeda.

BYD Atto 2 tampil lebih futuristik dengan garis bodi halus dan aerodinamis. Bentuknya menyerupai crossover modern yang cocok digunakan di kawasan perkotaan. Desain khas BYD semakin diperkuat dengan layar putar atau rotating screen yang menjadi ciri khas pabrikan tersebut.

Sebaliknya, Jaecoo J5 hadir dengan desain SUV yang lebih tegas dan mengotak. Ground clearance mencapai 200 mm membuatnya terlihat lebih siap menghadapi berbagai kondisi jalan.

Keunggulan ini menjadi nilai tambah bagi konsumen Indonesia yang masih sering menghadapi jalan rusak, polisi tidur tinggi, hingga genangan banjir saat musim hujan. Sementara itu, BYD Atto 2 memiliki ground clearance sekitar 150 hingga 160 mm yang lebih ideal untuk penggunaan perkotaan.

Baca Juga: Alat Bukti Dinilai Janggal, Warga Blitar Berjuang Tempuh Keadilan di Sidang Sengketa KIP 

Interior Modern dengan Filosofi Berbeda

Masuk ke dalam kabin, kedua mobil menawarkan suasana modern namun dengan pendekatan yang berbeda.

BYD Atto 2 mengedepankan desain minimalis dan futuristik. Platform e-Platform 3.0 yang digunakan membuat lantai kabin benar-benar rata sehingga ruang kaki penumpang belakang terasa lebih lega.

Sementara Jaecoo J5 menghadirkan pengalaman berkendara ala SUV premium. Posisi duduk lebih tinggi, ruang kepala lebih lapang, serta panoramic sunroof yang memberikan kesan mewah.

Menariknya, Jaecoo J5 juga dirancang dengan konsep pet friendly. Mobil ini dilengkapi filter udara khusus, material jok yang tahan terhadap goresan hewan peliharaan, serta interior yang lebih mudah dibersihkan.

Performa dan Jarak Tempuh Jadi Senjata Utama

Perbedaan paling mencolok terlihat pada sektor performa dan baterai.

Jaecoo J5 menggunakan baterai berkapasitas sekitar 60,9 kWh, lebih besar dibanding BYD Atto 2 yang memiliki kapasitas antara 45 hingga 51 kWh tergantung variannya.

Baca Juga: Umumkan 5 Karya Terpilih Event Aku dan Bus Sekolah: Jadikan Karya Favorit, Ayo Cari Like Instagram Sebanyak-banyaknya 

Kapasitas tersebut membuat Jaecoo J5 diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 461 kilometer dalam sekali pengisian daya. Sementara BYD Atto 2 memiliki jarak tempuh sekitar 401 kilometer.

Dari sisi tenaga, Jaecoo J5 juga unggul dengan output mencapai 207 hp. Adapun BYD Atto 2 menghasilkan tenaga sekitar 174 hp.

Meski demikian, karakter berkendara keduanya berbeda. BYD Atto 2 menawarkan akselerasi yang lebih halus dan nyaman untuk penggunaan harian. Sebaliknya, Jaecoo J5 memberikan sensasi tarikan yang lebih agresif dan bertenaga.

Adu Fitur dan Keselamatan

Dalam hal pengisian daya, BYD Atto 2 justru unggul berkat dukungan DC fast charging hingga sekitar 155 kW. Angka tersebut lebih tinggi dibanding Jaecoo J5 yang mendukung pengisian cepat sekitar 130 kW.

BYD juga menawarkan fitur Vehicle to Load (V2L) yang memungkinkan mobil digunakan sebagai sumber listrik untuk berbagai perangkat elektronik saat perjalanan atau aktivitas luar ruangan.

Sementara itu, Jaecoo J5 membalas dengan paket keselamatan yang sangat lengkap. SUV ini dibekali hingga 17 fitur ADAS, termasuk adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, hingga autonomous emergency braking.

Fitur-fitur tersebut biasanya hanya ditemukan pada kendaraan premium dengan harga jauh lebih tinggi.

Faktor Penentu Ada di After Sales

Meski spesifikasi penting, faktor layanan purna jual tetap menjadi pertimbangan utama bagi konsumen Indonesia.

Saat ini BYD memiliki keunggulan karena jaringan dealer dan bengkel yang terus berkembang di berbagai kota. Nama mereknya juga semakin dikenal seiring meningkatnya penjualan kendaraan listrik BYD di Indonesia.

Sebaliknya, Jaecoo masih harus membuktikan kualitas layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, serta daya tahan produknya dalam jangka panjang.

Jika mengutamakan kenyamanan, efisiensi, teknologi modern, dan jaringan layanan yang lebih matang, BYD Atto 2 menjadi pilihan yang lebih aman. Namun bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik bertenaga, ground clearance tinggi, serta fitur keselamatan yang lebih lengkap, Jaecoo J5 layak dipertimbangkan.

Persaingan keduanya menunjukkan bahwa pasar mobil listrik Indonesia kini semakin kompetitif dan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Jaecoo J5 #SUV listrik Indonesia #BYD Atto 2 #Mobil Listrik Rp500 Jutaan