JAKARTA - Persaingan smartphone kelas menengah semakin panas. Salah satu perangkat yang mencuri perhatian adalah Nubia Focus Pro 5G, ponsel harga Rp3 jutaan yang menawarkan kemampuan kamera layaknya perangkat dengan harga lebih tinggi.
Nubia Focus Pro 5G hadir dengan kamera utama 108 MP, fitur Optical Image Stabilization (OIS), perekaman video 4K, serta desain yang terinspirasi kamera klasik. Kombinasi tersebut membuat ponsel ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan fotografi.
Tidak hanya mengandalkan angka besar pada spesifikasi, kemampuan kamera Nubia Focus Pro 5G juga diklaim mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang memuaskan dibanding sejumlah pesaing di kelas harga yang sama.
Desain Kamera Klasik yang Mencuri Perhatian
Sejak pertama kali dilihat, Nubia Focus Pro 5G langsung menunjukkan identitasnya sebagai smartphone yang berfokus pada fotografi. Modul kamera berbentuk lingkaran besar di bagian belakang dipadukan dengan sentuhan warna dual tone yang menyerupai kamera klasik premium.
Menariknya, ponsel ini juga dibekali tombol shutter khusus dan slider untuk membuka kamera secara instan. Pengguna dapat merasakan pengalaman memotret yang lebih mirip menggunakan kamera digital dibanding smartphone pada umumnya.
Selain itu, Nubia bahkan menyediakan aksesori tambahan berupa casing khusus untuk pemasangan filter dan lensa eksternal bagi pembeli tertentu.
Kamera 108 MP dengan OIS Jadi Senjata Utama
Daya tarik utama tentu berada pada sektor kamera. Nubia Focus Pro 5G dibekali kamera utama 108 MP yang sudah didukung OIS dan Electronic Image Stabilization (EIS). Kehadiran OIS masih tergolong langka pada smartphone di rentang harga Rp3 jutaan.
Ponsel ini juga memiliki kamera ultrawide 5 MP dan kamera depan 32 MP untuk kebutuhan swafoto.
Dalam pengujian, hasil foto kamera utamanya dinilai memiliki warna yang lebih hidup, detail yang tajam, serta dynamic range yang baik. Bahkan kualitas fotonya disebut mampu mengungguli beberapa smartphone lain di kelas harga serupa.
Namun, kamera ultrawide menjadi salah satu titik lemah karena kualitas gambar yang dihasilkan masih jauh di bawah kamera utamanya.
Performa Kencang Berkat Unisoc T760
Di sektor dapur pacu, Nubia Focus Pro 5G menggunakan chipset Unisoc T760 yang sudah mendukung jaringan 5G. Prosesor tersebut dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB berteknologi UFS 3.1.
Skor AnTuTu yang dihasilkan menembus angka 500 ribuan, bahkan lebih tinggi dibanding beberapa smartphone dengan chipset MediaTek Helio G100.
Meski demikian, pengalaman bermain game belum sepenuhnya optimal. Sejumlah game mengalami pembatasan frame rate sehingga performanya belum mampu memaksimalkan potensi chipset yang dimiliki.
Layar dan Software Jadi Catatan
Nubia Focus Pro 5G menggunakan layar IPS berukuran 6,72 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Pergerakan animasi terasa mulus, namun kualitas warna dan tingkat kecerahannya masih kalah dibanding panel AMOLED yang digunakan para pesaing.
Selain itu, smartphone ini masih menjalankan Android 13 berbasis MyOS 13. Nubia disebut hanya menjanjikan pembaruan sistem hingga Android 14, sehingga dukungan software menjadi salah satu kekurangan yang cukup disorot.
Secara keseluruhan, Nubia Focus Pro 5G merupakan smartphone yang memang ditujukan bagi pecinta fotografi. Kamera 108 MP dengan OIS menjadi nilai jual utama yang sulit ditemukan pada kelas harga Rp3 jutaan.
Namun, pengguna yang menginginkan smartphone serba bisa untuk gaming dan dukungan software jangka panjang mungkin perlu mempertimbangkan pilihan lain.
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan kualitas foto dibanding performa gaming, Nubia Focus Pro 5G menjadi salah satu opsi menarik yang layak diperhitungkan di pasar smartphone Indonesia.
Editor : Axsha Zazhika