JAKARTA - Tren mencari HP Android update OS terlama semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pengguna kini lebih mempertimbangkan dukungan pembaruan sistem operasi dibanding hanya melihat spesifikasi kamera atau performa semata.
HP Android update OS terlama menjadi solusi bagi pengguna yang ingin memakai perangkat dalam jangka panjang tanpa harus sering berganti ponsel. Dukungan software yang panjang membuat perangkat tetap aman, kompatibel dengan aplikasi terbaru, dan memiliki fitur-fitur baru selama bertahun-tahun.
Jika sebelumnya iPhone dikenal sebagai perangkat dengan dukungan pembaruan paling lama, kini sejumlah produsen Android juga mulai memberikan jaminan update sistem operasi hingga empat sampai delapan tahun.
Berikut beberapa merek HP Android dengan dukungan update OS terlama yang patut dipertimbangkan.
Samsung Berikan Dukungan Hingga Lima Tahun Keamanan
Samsung menjadi salah satu produsen Android yang paling agresif dalam memberikan dukungan perangkat lunak. Pada awal 2022, perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengumumkan kebijakan baru berupa empat kali pembaruan sistem operasi Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Kebijakan ini pertama kali diterapkan pada lini flagship Galaxy S21. Menariknya, dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada ponsel premium, tetapi juga merambah kelas menengah.
Beberapa perangkat seperti Samsung Galaxy A14 4G turut mendapatkan jaminan update yang panjang sehingga membuatnya lebih menarik bagi pengguna yang mengutamakan pemakaian jangka panjang.
OnePlus Fokus pada Seri Flagship
Produsen asal Tiongkok, OnePlus, juga termasuk dalam daftar merek dengan update OS terlama. Namun, dukungan maksimal tersebut hanya diberikan untuk perangkat flagship yang dirilis mulai tahun 2023.
OnePlus menawarkan pembaruan Android hingga empat generasi serta patch keamanan selama lima tahun. Kebijakan tersebut dimulai dari lini flagship terbaru mereka.
Sementara itu, seri OnePlus yang lebih lama dan model dengan harga lebih terjangkau umumnya hanya mendapatkan dukungan pembaruan selama tiga tahun.
Oppo Tingkatkan Komitmen Pembaruan Sistem
Oppo tidak ingin tertinggal dalam persaingan dukungan perangkat lunak. Melalui seri flagship Find yang diperkenalkan sejak 2022, Oppo mulai memberikan empat kali pembaruan Android dan lima tahun pembaruan keamanan.
Sebelumnya, sebagian besar perangkat flagship Oppo hanya memperoleh tiga generasi update Android dan empat tahun pembaruan keamanan.
Meski demikian, perusahaan belum memberikan informasi rinci mengenai durasi pembaruan untuk sebagian besar lini ponsel kelas menengah.
Xiaomi Beri Dukungan Lebih Lama pada Seri Andalan
Xiaomi juga mulai memperpanjang masa dukungan software untuk perangkat flagship mereka. Seri Xiaomi 13T dan Xiaomi 13T Pro menjadi pelopor kebijakan baru tersebut.
Kedua perangkat tersebut dijanjikan memperoleh empat kali pembaruan Android serta lima tahun patch keamanan. Langkah ini menjadi peningkatan dibanding generasi sebelumnya yang hanya mendapatkan tiga kali update sistem operasi.
Di sisi lain, ponsel kelas menengah dan entry-level Xiaomi masih memperoleh dukungan yang lebih singkat, yakni dua hingga tiga kali pembaruan Android.
Google Pixel Jadi Raja Update OS Android
Google menjadi merek yang menawarkan dukungan perangkat lunak paling panjang saat ini. Melalui seri Pixel 8, perusahaan menghadirkan terobosan baru dengan memberikan jaminan update sistem operasi hingga delapan tahun.
Kebijakan tersebut menjadikan Google Pixel 8 sebagai salah satu smartphone Android dengan masa dukungan terlama di dunia.
Dengan dukungan tersebut, perangkat Pixel 8 diproyeksikan tetap menerima pembaruan hingga Android 22. Hal ini membuat Google berhasil mengungguli Samsung, Oppo, OnePlus, maupun Xiaomi dalam hal pembaruan perangkat lunak.
Bagi pengguna yang mengutamakan investasi jangka panjang, dukungan update OS yang panjang menjadi salah satu faktor penting sebelum membeli smartphone baru. Semakin lama dukungan software diberikan, semakin panjang pula usia pakai sebuah perangkat tanpa harus tergoda untuk menggantinya setiap beberapa tahun.
Editor : Axsha Zazhika