JAKARTA - Honda Brio 2026 kembali menjadi perbincangan di pasar otomotif nasional. Setelah sempat dikabarkan dihentikan produksinya dan digantikan oleh varian Special Edition, Honda akhirnya kembali menghadirkan Honda Brio tipe E CVT pada April 2026.
Kembalinya Honda Brio 2026 tipe E CVT ini membuat pilihan konsumen semakin beragam. Kini Brio tersedia dalam beberapa varian, mulai dari S CVT, E CVT, Special Edition CVT hingga Brio RS. Kehadiran kembali tipe E CVT pun diyakini akan semakin memperkuat posisi city car andalan Honda tersebut di segmen LCGC.
Honda Brio 2026 masih menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia berkat kombinasi desain modern, mesin bertenaga, serta harga yang relatif terjangkau. Tidak sedikit konsumen yang menilai tipe E CVT sebagai varian paling ideal karena menawarkan keseimbangan antara fitur dan harga.
Tampilan Honda Brio 2026 Masih Mengusung Desain Modern
Secara tampilan, Honda Brio Satya E CVT 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibanding model tahun sebelumnya. Mobil ini tetap mempertahankan grille model honeycomb dengan aksen krom dan lampu utama halogen.
Lampu daytime running light (DRL) LED masih menjadi salah satu ciri khas yang membuat tampilan Brio terlihat lebih modern. Pada bagian samping, mobil ini menggunakan velg dual tone berukuran 14 inci dengan ban berprofil 175/65.
Meski termasuk mobil LCGC, desain Honda Brio masih dianggap memiliki karakter elegan dan sporty. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini tetap diminati berbagai kalangan.
Mesin 1.200 cc 4 Silinder Jadi Andalan
Di sektor dapur pacu, Honda Brio 2026 tipe E CVT dibekali mesin 1.200 cc empat silinder SOHC yang sama dengan varian di atasnya.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 90 PS dengan torsi maksimum 110 Nm. Konfigurasi empat silinder menjadi nilai lebih yang masih dipertahankan Honda di tengah tren penggunaan mesin tiga silinder pada beberapa kompetitor.
Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT yang dikenal halus dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Karakter ini membuat Brio cocok digunakan sebagai kendaraan perkotaan maupun perjalanan luar kota.
Interior Tetap Nyaman dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, nuansa hitam mendominasi interior Honda Brio 2026. Dashboard tampil sederhana namun tetap terlihat modern dengan kombinasi aksen dark silver.
Head unit layar sentuh berukuran 7 inci masih menjadi pusat hiburan utama. Sistem tersebut sudah mendukung Bluetooth, USB, radio, hingga fitur Auto Link untuk kebutuhan mirroring smartphone.
Pengaturan AC digital juga menjadi salah satu keunggulan yang jarang ditemui pada mobil di kelasnya. Selain itu, tombol audio steering switch pada setir memberikan kemudahan bagi pengemudi dalam mengoperasikan sistem hiburan.
Untuk keselamatan, Honda Brio E CVT dilengkapi dual airbag, sistem pengereman ABS dan EBD, serta sabuk pengaman tiga titik pada penumpang depan.
Bagasi Luas dan Kursi Belakang Bisa Dilipat
Kepraktisan menjadi salah satu daya tarik utama Honda Brio. Bagasinya tergolong cukup besar untuk ukuran city car dan dapat diperluas dengan melipat kursi baris kedua secara penuh.
Honda juga masih menyediakan ban cadangan sehingga memberikan rasa aman ketika melakukan perjalanan jauh.
Tipe E CVT Dinilai Paling Value for Money
Kembalinya Honda Brio E CVT ke jalur produksi menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap varian tersebut masih sangat tinggi. Banyak konsumen menilai tipe ini sebagai pilihan paling seimbang dari sisi harga dan fitur.
Meski varian Special Edition menawarkan tambahan fitur dan aksesori yang lebih lengkap, Honda Brio E CVT tetap memiliki daya tarik tersendiri karena selisih harga yang lebih kompetitif.
Dengan desain yang modern, mesin empat silinder, transmisi CVT, serta biaya kepemilikan yang relatif terjangkau, Honda Brio 2026 diprediksi masih akan mempertahankan statusnya sebagai salah satu mobil LCGC terlaris di Indonesia sepanjang tahun ini.
Editor : Axsha Zazhika