BLITAR KAWENTAR - Infinix GT50 Pro menjadi salah satu smartphone gaming yang paling banyak diperbincangkan belakangan ini.
Mengusung desain futuristik khas seri GT, perangkat ini hadir dengan sejumlah fitur yang jarang ditemukan pada kelas harga menengah, mulai dari layar 144Hz hingga trigger button fisik yang menyerupai tombol L1 dan R1 pada konsol game.
Infinix GT50 Pro langsung menunjukkan identitasnya sebagai HP gaming sejak pertama kali dilihat.
Bagian belakang perangkat menampilkan cooling pipeline window yang memperlihatkan sistem pendingin liquid cooling serta aksen hijau khas seri GT. Desain tersebut memberikan kesan agresif yang kuat bagi para gamer.
Salah satu daya tarik utama Infinix GT50 Pro terletak pada sektor layar. Smartphone ini menggunakan panel AMOLED dengan kualitas yang dinilai mampu bersaing dengan perangkat yang lebih mahal.
Warna yang tajam, tingkat kecerahan yang memadai untuk penggunaan luar ruangan, serta refresh rate 144Hz menjadi kombinasi yang menarik.
Yang membuatnya berbeda, opsi 144 FPS benar-benar dapat digunakan pada game yang mendukung seperti Mobile Legends.
Banyak smartphone menawarkan refresh rate tinggi, namun tidak semuanya membuka dukungan frame rate maksimal pada game.
Trigger Button Jadi Senjata Utama
Keunggulan terbesar Infinix GT50 Pro justru hadir dari fitur trigger button fisik yang ditempatkan pada sisi frame. Tombol ini berfungsi layaknya L1 dan R1 pada controller konsol.
Fitur tersebut memberikan keuntungan nyata saat bermain game FPS maupun TPS seperti Delta Force. Pengguna dapat membidik dan menembak secara bersamaan tanpa harus mengangkat jari dari layar utama.
Selain digunakan untuk gaming, tombol tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai shutter kamera. Fleksibilitas inilah yang membuat fitur tersebut menjadi salah satu nilai jual paling menonjol dibanding kompetitor.
Performa Siap Libas Game Berat
Infinix GT50 Pro ditenagai chipset Dimensity 8400 Ultimate yang menawarkan performa tinggi untuk kebutuhan gaming. Berbagai game populer dapat dimainkan pada pengaturan grafis maksimal dengan lancar.
Perangkat ini juga dibekali sistem pendingin HydroFlow Liquid Cooling dengan micro pump aktif yang diklaim mampu menjaga suhu tetap stabil saat sesi bermain berlangsung lama.
Dalam pengujian Mobile Legends selama satu jam nonstop, suhu perangkat berada di kisaran 42 derajat Celsius. Sementara saat memainkan Wuthering Waves dalam mode performa tinggi, suhu mencapai 43 hingga 45 derajat Celsius.
Meski demikian, performa frame rate masih tergolong stabil terutama ketika pengguna mengaktifkan bypass charging melalui MagCharge Cooler 2.0.
Kamera dan Baterai Cukup untuk Kebutuhan Harian
Untuk sektor fotografi, Infinix GT50 Pro menawarkan hasil foto yang cukup memuaskan pada kondisi cahaya terang. Warna terlihat menarik dengan detail yang masih terjaga untuk kebutuhan media sosial.
Kemampuan videonya juga cukup menarik karena mampu merekam hingga 4K 60 FPS. Sementara kamera depan mendukung perekaman 4K 30 FPS.
Pada sektor daya, smartphone ini mencatat screen on time sekitar 7,5 jam dalam penggunaan campuran antara gaming dan aktivitas harian. Dukungan wireless charging menjadi nilai tambah yang cukup jarang ditemukan pada segmen harga menengah.
Layak untuk Gamer Kompetitif
Secara keseluruhan, Infinix GT50 Pro memang bukan smartphone all-rounder yang unggul di semua aspek. Namun perangkat ini menawarkan sesuatu yang sulit ditemukan pada pesaing di kelasnya, yaitu trigger button fisik yang benar-benar berguna saat bermain game.
Bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman gaming kompetitif, layar 144Hz, performa kencang, serta trigger button fisik menjadikan Infinix GT50 Pro sebagai salah satu pilihan paling menarik di segmen smartphone gaming mid range saat ini.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan