BLITAR KAWENTAR - Harga Toyota Avanza bekas masih menjadi perhatian banyak calon pembeli kendaraan roda empat di Indonesia. Selain dikenal sebagai mobil keluarga sejuta umat, Avanza juga memiliki nilai jual kembali yang relatif stabil sehingga tetap diminati di pasar mobil bekas.
Dealer mobil bekas Biga Mobil Kediri baru-baru ini menampilkan puluhan unit Toyota Avanza berbagai tahun produksi yang siap dipasarkan. Total tersedia sekitar 21 unit, mulai dari model lawas hingga generasi terbaru dengan pilihan transmisi manual maupun otomatis.
Harga Toyota Avanza bekas yang ditawarkan pun cukup beragam, menyesuaikan tahun produksi, tipe kendaraan, serta kondisi unit. Beberapa unit bahkan memiliki riwayat servis resmi Toyota dan kilometer rendah yang menjadi nilai tambah bagi calon pembeli.
Stok Toyota Avanza Bekas Beragam Tahun
Salah satu unit yang menarik perhatian adalah Toyota Avanza tahun 2018 tipe manual. Mobil berwarna silver tersebut diklaim masih memiliki kilometer sekitar 45 ribu dan merupakan kendaraan tangan pertama sejak baru.
Menurut pihak dealer, kendaraan tersebut memiliki riwayat servis rutin di bengkel resmi Toyota serta tidak pernah mengalami kecelakaan maupun banjir. Kondisi interior dan eksterior juga disebut masih terawat dengan baik.
Untuk unit tersebut, harga yang dipatok berada di angka Rp164 juta. Harga serupa juga berlaku untuk beberapa Avanza 2018 lainnya dengan pilihan warna berbeda.
Selain model 2018, tersedia pula Toyota Avanza All New tipe E tahun 2014 dengan transmisi manual. Mobil yang masih mempertahankan kondisi orisinal tanpa modifikasi tersebut ditawarkan dengan harga Rp136 juta.
Bagi konsumen yang mengincar transmisi otomatis, tersedia Avanza matic tahun 2012 yang dibanderol sekitar Rp119 juta. Unit ini menjadi salah satu pilihan termurah dalam daftar kendaraan yang dipasarkan.
Toyota Veloz Bekas Juga Tersedia
Tidak hanya Avanza standar, dealer juga menyediakan beberapa unit Toyota Veloz bekas. Salah satunya adalah Toyota Veloz matic bermesin 1.500 cc keluaran 2015.
Mobil ini dipasarkan dengan harga sekitar Rp130 juta. Veloz dikenal menawarkan fitur yang lebih lengkap dibanding Avanza reguler sehingga masih memiliki banyak peminat di pasar mobil bekas.
Selain itu, tersedia pula Toyota Veloz tipe Barong tahun 2018 dengan kilometer sekitar 79 ribu. Unit tersebut ditawarkan dengan harga Rp202 juta.
Beberapa Veloz juga sudah dilengkapi fitur tambahan seperti layar hiburan plafon yang memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang, terutama saat digunakan untuk perjalanan keluarga jarak jauh.
Avanza Model Terbaru Tembus Rp224 Juta
Bagi pembeli yang menginginkan model lebih muda, tersedia Toyota Avanza generasi terbaru tahun 2023. Dealer menyiapkan tiga unit sekaligus dengan kondisi kilometer berkisar 30 ribu hingga 40 ribu kilometer.
Harga Toyota Avanza bekas tahun 2023 tersebut berada di kisaran Rp224 juta per unit. Meski berstatus kendaraan bekas, model terbaru ini tetap menjadi incaran karena menawarkan desain modern, fitur lebih lengkap, serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Pilihan lain yang juga tersedia adalah Toyota Avanza facelift tahun 2021 dengan transmisi otomatis. Unit berpelat Sidoarjo tersebut dipasarkan dengan harga sekitar Rp207 juta.
Sementara itu, Avanza facelift tahun 2020 bertransmisi manual ditawarkan dengan harga Rp196 juta. Mobil ini telah mendapatkan sedikit pembaruan pada sektor pencahayaan namun tetap mempertahankan karakter asli kendaraan.
Pembelian Bisa Cash, Kredit hingga Tukar Tambah
Dealer juga menawarkan berbagai metode transaksi untuk memudahkan konsumen. Pembelian dapat dilakukan secara tunai, kredit, maupun tukar tambah kendaraan lama.
Menariknya, layanan pembelian juga dapat dilakukan secara online. Konsumen yang berada di luar kota bahkan luar negeri tetap dapat mengajukan pembelian selama proses administrasi dan verifikasi dapat dipenuhi.
Dengan stok yang cukup banyak dan pilihan tahun produksi yang beragam, Toyota Avanza bekas masih menjadi salah satu mobil keluarga paling diminati masyarakat Indonesia. Stabilitas harga, kemudahan perawatan, serta ketersediaan suku cadang menjadi alasan utama mengapa kendaraan ini tetap memiliki pasar yang kuat hingga saat ini.
Editor : Gita Dwi Nuraini