BLITAR KAWENTAR - Tren kuliner sehat terus berkembang di Kabupaten Blitar. Salah satu yang menarik perhatian adalah Cafe Honocoroko yang berlokasi di Jalan Mastrip, Kelurahan Togogan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Tak sekadar menjadi tempat bersantai, kafe ini juga menghadirkan konsep edukasi pertanian organik yang terintegrasi dengan usaha kulinernya.
Owner Cafe Honocoroko, Sri Wulandani mengatakan, usaha ini berawal dari kebun sayur organik yang telah dirintis sejak 2015.
Seiring perkembangan usaha dan meningkatnya minat masyarakat terhadap pangan sehat, pada 2021 dibangunlah kafe yang memanfaatkan hasil panen dari kebun sendiri sebagai bahan baku utama.
“Semua sayuran yang kami gunakan berasal dari kebun organik milik sendiri. Jadi, kualitas dan kesegarannya benar-benar terjaga,” ujarnya.
Di atas lahan seluas sekitar 1.200 meter persegi, pengunjung dapat melihat langsung berbagai jenis tanaman organik yang dibudidayakan, seperti sawi, pokcoi, bayam, kangkung, hingga selada. Konsep ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal proses budi daya sayuran organik yang ramah lingkungan.
Selain menikmati suasana asri di tengah kebun, pengunjung juga dapat mencicipi beragam menu yang diolah menggunakan bahan-bahan organik. Dengan konsep farm to table, setiap hidangan disajikan dari hasil panen yang segar dan bebas bahan kimia berbahaya.
Cafe Honocoroko menawarkan berbagai pilihan menu dengan harga yang cukup terjangkau, mulai Rp 15 ribu hingga Rp 55 ribu.
Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, kecuali hari Senin yang digunakan untuk perawatan dan pengelolaan kebun.
Keberadaan Cafe Honocoroko menjadi salah satu destinasi kuliner unik di Kabupaten Blitar karena memadukan wisata edukasi pertanian dengan pengalaman menikmati makanan sehat berbahan organik.
Konsep tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi pangan sehat sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan.(arm/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah