BLITAR KAWENTAR - Bisa dicegah dan dikelola dengan pendekatan yang sadar dan terstruktur. Pencegahan paling efektif adalah melalui literasi digital dan pembentukan kebiasaan sehat sejak dini.
Berbagai penelitian menyarankan untuk membatasi waktu penggunaan (misalnya maksimal 30–60 menit/hari untuk hiburan) dan gunakan fitur Screen Time atau Digital Wellbeing.
Lalu, buat tech-free zones (ruang makan, kamar tidur) dan jadwal digital detox berkala. Tingkatkan aktivitas offline seperti olahraga, membaca buku, diskusi kelompok, dan hobi yang melatih fokus berkelanjutan.
Pendidikan literasi kognitif di sekolah dan perguruan tinggi untuk membantu Gen Z memahami mekanisme algoritma dan dampaknya terhadap otak.
Sebagai pendidik, saya optimis bahwa Gen Z di Blitar dan Indonesia bisa memanfaatkan video pendek sebagai alat pembelajaran yang positif, asal digunakan dengan bijak.
Tantangan utamanya adalah mengubah kesadaran dari konsumsi pasif menjadi penggunaan aktif dan terkontrol.(jar/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah