Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Fenomena Nonton Video Pendek di Medsos, Begini Kata Pemuda Blitar

Noormalady Usman • Kamis, 18 Juni 2026 | 13:11 WIB
Niat Scroll Sebentar, Tahu-Tahu Lupa Waktu
Niat Scroll Sebentar, Tahu-Tahu Lupa Waktu

BLITAR KAWENTAR - Buka TikTok 5 menit, balas pesan teman, lalu melihat satu video lagi. Tanpa sadar, 1 jam berlalu begitu saja.

Fenomena tersebut dikenal sebagai digital dopamine, yakni kondisi ketika seseorang terus mencari kesenangan instan dari konten-konten singkat yang muncul di media sosial. Kini menjadi pemandangan yang jamak ditemui.

Dimas Laksana, pelajar SMK, mengaku pernah mengalami kondisi tersebut.

Baca Juga: BPS Kota Blitar Minta Masyarakat Waspada Oknum Petugas Sensus Ekonomi: Cek Identitasnya Sebelum Beri Data

 Awalnya hanya berniat membuka media sosial untuk mengisi waktu luang, namun tanpa disadari durasinya jauh lebih lama dari yang direncanakan.

”Kadang niatnya cuma sebentar, lihat satu video, lalu muncul video lain yang menarik. Tahu-tahu sudah lama dan lupa waktu,” ujarnya.

Menurut Dimas, kemudahan akses terhadap berbagai jenis konten membuat anak muda sulit berhenti.

Baca Juga: Jasad Santri Hanyut di Pantai Pangi Blitar Ditemukan Meninggal Dunia, Tim SAR Resmi Tutup Pencarian

Apalagi, algoritma media sosial terus menampilkan konten yang sesuai dengan minat pengguna sehingga memicu rasa penasaran. 

Pelajar SMA lain, Ahmad Irul, menilai kebiasaan tersebut perlahan memengaruhi pola perilaku generasi muda.

 Konten yang serbacepat membuat banyak orang terbiasa memperoleh hiburan secara instan.

”Sekarang informasi datang begitu cepat. Akibatnya, banyak anak muda yang terbiasa dengan sesuatu yang instan dan mudah bosan ketika harus menikmati konten yang lebih panjang atau membutuhkan konsentrasi,” katanya.

Baca Juga: 8 HP Xiaomi Terbaru 2026 Resmi Masuk Indonesia, dari Redmi A7 Pro Rp1 Jutaan hingga Xiaomi 17 Ultra Kamera 200 MP

Media sosial sebenarnya tidak selalu berdampak buruk.

Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengurangi produktivitas hingga mengganggu kemampuan fokus seseorang dalam belajar maupun bekerja.

 ”Maka itu penting untuk mengatur waktu penggunaan gawai. Intinya harus bijak dan terkontrol,” pungkasnya.(bud/c1/sub)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
#Vidio pendek #pelajar sma #medsos #tiktok #pemuda blitar