BLITAR KAWENTAR - Meski tidak membawa perubahan revolusioner, Samsung berhasil memperkuat berbagai aspek yang selama ini menjadi daya tarik utama seri Galaxy A5.
Sebagai salah satu lini smartphone paling populer milik Samsung, Samsung Galaxy A56 5G kembali menjadi sorotan. Popularitas seri Galaxy A5 bahkan kerap mengungguli lini flagship Galaxy S Series dalam hal minat konsumen. Reputasi sebagai ponsel yang aman, awet, dan minim masalah membuat seri ini selalu memiliki basis penggemar yang kuat.
Pada generasi terbaru ini, Samsung melakukan penyegaran desain yang cukup terasa. Sudut bodi dibuat lebih membulat sehingga lebih nyaman digenggam dibanding Galaxy A55 yang memiliki karakter lebih kaku. Selain itu, desain modul kamera kini tampil berbeda dengan adanya bingkai yang menyatukan ketiga kamera belakang, membuat identitas Galaxy A Series semakin mudah dibedakan dari Galaxy S Series.
Desain Lebih Tipis dan Premium
Samsung Galaxy A56 5G tetap menggunakan material premium berupa Corning Gorilla Glass Victus Plus di bagian depan dan belakang, serta frame aluminium. Namun, bobotnya kini berhasil ditekan menjadi di bawah 200 gram.
Dimensi bodi juga dibuat lebih tipis sekitar 0,8 mm dibanding pendahulunya. Kombinasi bobot yang lebih ringan dan desain yang lebih ramping membuat pengalaman menggenggam perangkat terasa lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Samsung juga menghadirkan beberapa pilihan warna baru seperti Awesome Olive, Awesome Pink, Graphite, dan Light Grey yang memberikan kesan lebih segar.
Meski bezel layar kini lebih tipis, Samsung masih mempertahankan bezel bawah yang lebih tebal dibanding sisi lainnya. Hal ini membuat tampilan layar belum sepenuhnya simetris seperti beberapa kompetitornya di kelas harga serupa.
Layar Lebih Cerah dan Software Lebih Panjang
Galaxy A56 5G mengusung layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Ukuran layar meningkat dari 6,6 inci pada generasi sebelumnya tanpa membuat dimensi perangkat membesar secara signifikan.
Tingkat kecerahan layar juga mengalami peningkatan dari 1.000 nits menjadi 1.200 nits sehingga lebih nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Salah satu nilai jual terbesar Galaxy A56 5G justru berada di sektor perangkat lunak. Smartphone ini langsung menjalankan One UI 7 berbasis Android 15 dan dijanjikan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga enam tahun ke depan.
Jika komitmen tersebut terpenuhi, perangkat ini diproyeksikan masih menerima pembaruan hingga Android 21 pada tahun 2031. Dukungan software jangka panjang seperti ini masih menjadi salah satu keunggulan Samsung dibanding banyak pesaing di segmen menengah.
Samsung juga membekali perangkat ini dengan berbagai fitur Awesome Intelligence, seperti Object Eraser, Circle to Search, Instant Slow Motion, AI Best Face, hingga Custom Filter untuk kebutuhan fotografi dan produktivitas.
Exynos 1580 Lebih Kencang, Tapi Tetap Midrange
Di sektor performa, Samsung Galaxy A56 5G ditenagai chipset Exynos 1580 dengan fabrikasi 4 nanometer. Chipset ini merupakan penerus Exynos 1480 yang digunakan Galaxy A55.
Untuk penggunaan sehari-hari maupun bermain game populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, performanya tergolong lancar. Mobile Legends bahkan dapat berjalan hingga 120 fps, sementara PUBG Mobile sudah mendukung pengaturan Smooth Extreme.
Namun untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya masih berada di level menengah. Frame rate masih mengalami fluktuasi pada pengaturan grafis medium dan suhu perangkat dapat meningkat hingga lebih dari 45 derajat Celsius saat digunakan bermain dalam waktu lama.
Baterai berkapasitas 5.000 mAh tetap dipertahankan. Pengisian dayanya kini mendukung fast charging 45 watt, meningkat dari 25 watt pada Galaxy A55. Dalam pengujian, baterai mampu terisi sekitar 61 persen dalam waktu 30 menit.
Kamera Masih Jadi Andalan
Samsung mempertahankan konfigurasi kamera utama 50 MP, ultrawide 8 MP, dan makro 5 MP. Kamera depan memang turun secara resolusi dari 32 MP menjadi 12 MP, tetapi kini sudah mendukung perekaman video HDR.
Dari hasil pengujian, kualitas foto Galaxy A56 5G menunjukkan peningkatan kecil terutama pada fotografi malam hari atau nightography. Detail gambar dan pengelolaan cahaya terlihat sedikit lebih baik dibanding Galaxy A55.
Sementara untuk perekaman video, kamera depan masih menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya. Hasil video 4K tampil tajam dengan warna natural, dynamic range luas, serta stabilisasi yang baik.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A56 5G tetap mempertahankan karakter khas seri Galaxy A5. Meski kehilangan slot microSD dan masih memiliki bezel bawah yang cukup tebal, perangkat ini menawarkan kombinasi desain premium, software panjang, kamera berkualitas, serta performa yang memadai untuk mayoritas pengguna.
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan