JAKARTA - Motor listrik semakin diminati masyarakat Indonesia, terutama karena biaya operasional yang lebih hemat dibanding motor berbahan bakar bensin. Salah satu model yang belakangan mencuri perhatian adalah Indomobil E-Motor Tyranno , skuter listrik bergaya adventure yang menawarkan desain unik serta fitur melimpah di kelasnya.
Motor ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan listrik dengan tampilan gagah layaknya motor petualang. Tak heran, Indomobil E-Motor Tyranno mulai banyak dilirik sejak resmi dipasarkan dan hadir di sejumlah showroom Indomobil E-Motor.
Ketertarikan terhadap Indomobil E-Motor Tyranno bukan hanya karena desainnya yang berbeda dari kebanyakan motor listrik. Fitur modern seperti Android Auto, layar sentuh TFT, cruise control hingga traction control menjadi daya tarik utama yang jarang ditemukan pada motor listrik di rentang harga serupa.
Desain Adventure yang Jadi Magnet Utama
Secara tampilan, Tyranno mengusung konsep dual purpose yang mengingatkan pada motor adventure. Bodinya dipenuhi crash guard dan rak multifungsi yang bukan sekadar aksesori pemanis.
Rak depan mampu membawa beban hingga 50 kilogram. Sementara rak samping masing-masing dapat menahan beban 30 kilogram dan rak belakang hingga 50 kilogram. Seluruh perangkat berbahan besi tersebut dirancang benar-benar fungsional untuk kebutuhan membawa barang.
Desain lampu depan juga menjadi nilai jual tersendiri. Tyranno menggunakan lampu LED ganda dengan DRL berbentuk kotak yang memberikan kesan modern sekaligus agresif. Pencahayaan malam hari dinilai cukup terang sehingga tidak memerlukan modifikasi tambahan.
Motor ini tersedia dalam delapan pilihan warna, termasuk empat varian bermotif loreng yang membuat tampilannya semakin berbeda dibanding motor listrik lainnya di pasaran.
Layar Sentuh dan Android Auto Jadi Nilai Lebih
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah panel instrumen TFT touchscreen. Layar digital ini bukan sekadar menampilkan informasi kecepatan dan kapasitas baterai, tetapi juga mendukung konektivitas smartphone.
Pengguna dapat menikmati fitur Android Auto secara nirkabel, lengkap dengan navigasi Google Maps yang langsung tampil di layar motor. Selain itu tersedia fitur pemutar musik, informasi kendaraan, pengaturan sistem, hingga pembaruan perangkat lunak melalui koneksi WiFi.
Tyranno juga dibekali speaker internal yang dapat mengeluarkan suara navigasi maupun musik. Meski tidak terlalu efektif digunakan saat kecepatan tinggi, fitur ini dinilai membantu meningkatkan keselamatan karena membuat keberadaan motor listrik lebih mudah diketahui pengguna jalan lain.
Fitur Premium yang Jarang Ada di Kelasnya
Tak hanya mengandalkan desain dan teknologi konektivitas, Tyranno juga dibekali fitur yang biasanya ditemukan pada motor kelas premium.
Di antaranya adalah cruise control yang memungkinkan motor mempertahankan kecepatan tertentu tanpa perlu terus menarik gas. Kemudian terdapat traction control system yang membantu menjaga traksi roda belakang saat melintasi jalan licin.
Motor ini juga memiliki hill start assist untuk mencegah kendaraan mundur saat berhenti di tanjakan. Sementara sistem pengeremannya sudah menggunakan cakram depan-belakang dengan teknologi Combi Brake System (CBS).
Regenerative braking juga tersedia untuk membantu mengisi ulang baterai saat motor melakukan deselerasi.
Performa Kencang dengan Jarak Tempuh Hingga 110 Kilometer
Indomobil E-Motor Tyranno menggunakan motor listrik tipe in-wheel yang ditempatkan langsung pada roda belakang. Tenaganya disalurkan tanpa transmisi sehingga menghasilkan akselerasi instan khas kendaraan listrik.
Motor ini menawarkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Comfort, dan Sport. Pada mode Eco, kecepatan dibatasi sekitar 43 km/jam demi memaksimalkan efisiensi energi.
Saat berpindah ke mode Comfort, kecepatan maksimum meningkat hingga sekitar 63 km/jam. Sementara mode Sport memungkinkan motor melaju hingga mendekati 90 km/jam.
Baterai yang digunakan memiliki kapasitas sekitar 2,45 kWh dengan tegangan 76,8 volt dan kapasitas 32 Ah. Pengisian daya dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam menggunakan charger bawaan.
Untuk jarak tempuh, pabrikan mengklaim Tyranno mampu menempuh hingga 110 kilometer dalam kondisi ideal. Namun dalam penggunaan harian yang lebih realistis, jaraknya berkisar antara 80 hingga 90 kilometer tergantung gaya berkendara.
Sensasi Berkendara Mirip Motor Bensin
Salah satu hal yang paling diapresiasi dari Tyranno adalah karakter berkendaranya yang terasa natural. Handling ringan, suspensi nyaman, serta respons motor yang matang membuat pengalaman berkendara terasa mendekati motor bensin konvensional.
Karakter tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang baru pertama kali beralih ke kendaraan listrik. Dengan desain menarik, fitur berlimpah, dan performa yang cukup mumpuni, Tyranno berpotensi menjadi salah satu motor listrik yang mampu menarik minat konsumen Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari