BLITAR KAWENTAR – Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia kembali kedatangan amunisi baru yang lebih tangguh. PT Electra Motor Group secara resmi merilis Alva One XP Terbaru di ajang IIMS 2024, yang hadir sebagai versi penyempurnaan dari model pendahulunya. Dengan berbagai peningkatan di sektor motor penggerak dan sistem integrasi, motor ini digadang-gadang menjadi standar baru dalam mobilitas listrik nasional.
Dari sisi performa, Alva One XP Terbaru mengandalkan motor penggerak tipe hub-drive yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 4 kW atau sekitar 5,4 PS. Angka torsi puncaknya tergolong impresif untuk kelasnya, yakni mencapai 46,5 Nm. Perpaduan tenaga dan torsi tersebut memungkinkan motor ini mencapai kecepatan maksimal hingga 90 km/jam, menjadikannya sangat andal untuk menembus padatnya lalu lintas harian maupun perjalanan jarak menengah.
Bicara soal ketahanan, Alva One XP Terbaru ditenagai oleh baterai lithium berkapasitas 60V 45Ah atau setara dengan 2,7 kWh. Dalam kondisi baterai penuh, motor ini mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer. Waktu pengisian dayanya pun terbilang efisien bagi pengguna aktif, karena hanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam untuk mencapai kondisi penuh dari titik nol.
Peningkatan Keandalan dan Teknologi Chief Marketing Officer Alva, Putu Yudha, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian pengembangan mendalam pada sistem penggerak motor ini dibandingkan model Alva One terdahulu. Fokus utamanya adalah meningkatkan keandalan (reliability) komponen agar lebih maksimal dalam menghadapi kondisi jalanan di Indonesia yang variatif.
Penyempurnaan juga menyasar sektor visual melalui panel meter yang kini menggunakan layar TFT adaptif. Teknologi ini memungkinkan kecerahan layar menyesuaikan diri secara otomatis dengan pencahayaan dan cuaca sekitar, sehingga visibilitas informasi tetap terjaga baik saat terik matahari maupun di malam hari. Dengan dimensi panjang 1.960 mm dan lebar 755 mm, motor ini menawarkan keseimbangan antara stabilitas berkendara dan kelincahan di jalanan sempit.
Editor : Dinar Ananda Putri