Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Polytron G3 Plus vs Aletra L8, Duel Mobil Listrik Merek Indonesia, Mana Lebih Layak Dibeli ?

Muhamad Ahsanul Wildan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:10 WIB
Polytron G3 Plus vs Aletra L8 dibandingkan dari fitur, performa hingga kenyamanan. Simak hasil lengkapnya. (Pinterest)
Polytron G3 Plus vs Aletra L8 dibandingkan dari fitur, performa hingga kenyamanan. Simak hasil lengkapnya. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Polytron G3 Plus vs Aletra L8 menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan setelah kedua mobil listrik bermerek Indonesia tersebut mulai hadir di pasar otomotif nasional.

Meski sama-sama mengusung merek lokal, keduanya ternyata menggunakan platform dan teknologi yang berasal dari pabrikan di Tiongkok dengan pendekatan yang berbeda.

Perbandingan Polytron G3 Plus vs Aletra L8 menarik perhatian karena masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri.

Polytron lebih menonjolkan teknologi dan fitur modern, sementara Aletra L8 hadir sebagai kendaraan keluarga dengan kabin lebih lapang dan kapasitas penumpang lebih banyak.

Dalam ulasan yang dibahas kanal YouTube ATM Max, Polytron G3 Plus vs Aletra L8 tidak hanya dibandingkan dari sisi spesifikasi, tetapi juga pengalaman berkendara, kenyamanan kabin, fitur keselamatan, hingga nilai yang ditawarkan kepada calon konsumen.

Baca Juga: DP Wuling Air EV Mulai Rp5 Juta, Cicilan Rp2,5 Juta per Bulan, Ada Bunga 0 Persen dan Garansi Seumur Hidup

Baterai dan Performa Jadi Pembeda

Kedua mobil sama-sama menggunakan baterai berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP). Namun kapasitas yang ditawarkan berbeda.

Polytron G3 Plus dibekali baterai berkapasitas 51,9 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 402 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Sementara Aletra L8 tersedia dalam dua pilihan baterai, yakni 50,4 kWh dan 64,74 kWh. Varian baterai kecil diklaim mampu menempuh hingga 431 kilometer, sedangkan baterai terbesar memiliki klaim jarak tempuh mencapai 540 kilometer.

Dari sisi performa, Polytron G3 Plus justru tampil lebih bertenaga. Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 201 PS dengan torsi 320 Nm sehingga mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 9,6 detik.

Di sisi lain, Aletra L8 menghasilkan tenaga sekitar 161 hp dan torsi 240 Nm dengan akselerasi sekitar 10,7 detik.

Konsep Kendaraan Berbeda

Polytron G3 Plus mengusung konfigurasi lima penumpang dengan desain SUV yang lebih ringkas. Ukuran bodinya sekitar 4,7 meter sehingga masih terasa praktis digunakan di perkotaan.

Sebaliknya, Aletra L8 hadir dengan dimensi lebih besar sekitar 4,8 meter serta menawarkan pilihan konfigurasi enam maupun tujuh penumpang. Hal tersebut menjadikannya lebih cocok sebagai kendaraan keluarga.

Meski menggunakan merek Indonesia, keduanya merupakan hasil kerja sama dengan produsen otomotif asal Tiongkok. Polytron G3 Plus diketahui menggunakan basis dari Skyworth EV6, sedangkan Aletra L8 berasal dari platform Livan yang masih berada dalam grup Geely.

Fitur Polytron Lebih Lengkap

Salah satu nilai jual utama Polytron G3 Plus adalah kelengkapan fiturnya.

Mobil ini telah dibekali hingga 21 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS), termasuk adaptive cruise control, lane keeping assist, blind spot monitoring, kamera 360 derajat, hingga fitur parkir otomatis.

Selain itu tersedia layar infotainment 12,8 inci yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, wireless charging, panoramic sunroof, colokan listrik 220 volt, serta sistem audio hasil pengembangan Polytron.

Ambient lighting dengan berbagai mode pencahayaan juga menjadi salah satu fitur yang memberikan kesan modern pada kendaraan ini.

Aletra Unggul dari Sisi Kenyamanan

Sementara itu Aletra L8 lebih fokus menghadirkan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Interiornya menggunakan tata letak yang lebih sederhana dengan kombinasi tombol fisik untuk pengaturan AC sehingga dinilai lebih mudah digunakan.

Varian captain seat memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang baris kedua. Selain itu, pendingin udara telah menjangkau hingga baris ketiga sehingga perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman.

Meski fitur ADAS tidak selengkap Polytron, Aletra tetap menyediakan kamera 360 derajat, Android Auto, Apple CarPlay, wireless charging, serta cruise control sebagai fitur standar.

Pengalaman Berkendara Berbeda

Dalam pengujian, Polytron G3 Plus dinilai memiliki stabilitas yang baik ketika melaju pada kecepatan tinggi. Namun penguji menyoroti karakter setir yang terasa kurang natural, respons pedal rem yang terlalu sensitif, serta karakter pedal gas yang dianggap kurang presisi saat digunakan dalam kondisi lalu lintas padat.

Sebaliknya, Aletra L8 dinilai menawarkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan mudah dikendalikan. Suspensinya mampu meredam guncangan dengan baik sehingga lebih sesuai untuk penggunaan sebagai mobil keluarga.

Radius putarnya juga dinilai cukup baik untuk kendaraan berdimensi besar sehingga tetap nyaman digunakan di area perkotaan.

Kesimpulan

Jika mengutamakan fitur, teknologi modern, dan kelengkapan ADAS, Polytron G3 Plus menawarkan nilai lebih dibandingkan rivalnya.

Namun apabila kebutuhan utama adalah kendaraan keluarga dengan kabin luas, kapasitas hingga tujuh penumpang, serta karakter berkendara yang lebih nyaman, Aletra L8 menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.

Pada akhirnya, pilihan antara Polytron G3 Plus dan Aletra L8 bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna, apakah lebih mengutamakan teknologi atau kenyamanan untuk seluruh anggota keluarga.

Baca Juga: DP Wuling Air EV Mulai Rp5 Juta, Cicilan Rp2,5 Juta per Bulan, Ada Bunga 0 Persen dan Garansi Seumur Hidup

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#ADAS #Polytron G3 Plus #Aletra L8 #mobil listrik indonesia #mobil listrik