BLITAR KAWENTAR – Mobil bekas Rp50 jutaan masih menjadi incaran banyak masyarakat pada 2026. Selain harga yang jauh lebih terjangkau dibanding mobil baru, sejumlah model lawas dikenal memiliki mesin bandel, suku cadang melimpah, dan biaya perawatan yang tidak menguras kantong.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, memilih mobil bekas Rp50 jutaan dinilai menjadi solusi rasional. Dengan catatan, calon pembeli harus memilih unit yang benar-benar terawat agar terhindar dari biaya perbaikan besar di kemudian hari.
Berbagai pilihan mobil bekas Rp50 jutaan juga masih memiliki tampilan yang menarik. Bahkan, dengan sedikit sentuhan modifikasi seperti penggantian velg, mobil-mobil tersebut tetap terlihat modern dan nyaman digunakan sebagai kendaraan harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Baca Juga: Polytron G3 Plus vs Aletra L8, Duel Mobil Listrik Merek Indonesia, Mana Lebih Layak Dibeli ?
Suzuki Karimun Kotak, City Car Legendaris
Suzuki Karimun Kotak atau yang akrab disebut Karimun Kotak (Karimun Kotak/Carco) menjadi pilihan utama bagi pencari city car irit. Mobil ini menggunakan mesin F10A 970 cc empat silinder yang juga dipakai Suzuki Carry dan Suzuki Katana sehingga ketersediaan spare part sangat melimpah.
Karimun menawarkan konsumsi BBM sekitar 11 km/liter di dalam kota dan mencapai 14 km/liter untuk perjalanan luar kota. Kabinnya juga terkenal lega berkat desain bodi mengotak yang mampu memaksimalkan ruang penumpang.
Harga pasar Karimun Kotak dalam kondisi baik berkisar Rp45-55 juta dengan pajak tahunan sekitar Rp700 ribu hingga Rp900 ribu.
Toyota Kijang Krista, Nyaman untuk Keluarga
Toyota Kijang Krista 1997 masih menjadi salah satu MPV favorit karena kenyamanan kabinnya yang luas dan suspensi empuk.
Mobil ini dibekali mesin 7K 1.800 cc yang terkenal tangguh meski konsumsi BBM tergolong boros. Krista juga sudah dilengkapi fitur double blower AC, power window, dan electric mirror yang membuatnya tetap nyaman digunakan hingga sekarang.
Harga unit bekas berkisar Rp50-65 juta tergantung kondisi kendaraan.
Baca Juga: Polytron G3 Plus vs Aletra L8, Duel Mobil Listrik Merek Indonesia, Mana yang Lebih Layak Dibeli ?
Daihatsu Taruna, SUV Murah yang Masih Layak
Bagi pencinta SUV, Daihatsu Taruna 2001 menjadi pilihan menarik. Mobil ini menggunakan mesin HD-C 1.600 cc dengan karakter torsi kuat di putaran bawah sehingga nyaman digunakan di berbagai kondisi jalan.
Taruna memiliki ground clearance tinggi dan desain yang masih terlihat gagah. Namun, calon pembeli disarankan memeriksa sistem pendingin karena mesin berbahan aluminium cukup sensitif terhadap overheat.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp50-55 juta.
Isuzu Panther Kotak, Rajanya Diesel
Isuzu Panther Kotak keluaran 1996-1997 masih dikenal sebagai salah satu mobil diesel paling tangguh.
Mesin 4JA1 2.500 cc menggunakan timing gear sehingga tidak memerlukan penggantian timing belt. Konsumsi BBM juga sangat irit, mencapai sekitar 12 km/liter di dalam kota dan hingga 15 km/liter untuk perjalanan luar kota.
Selain irit, harga jual kembali Panther juga relatif stabil. Di pasaran, mobil ini dijual sekitar Rp50-65 juta.
Suzuki APV, Kabin Luas dan Cocok untuk Usaha
Suzuki APV generasi pertama keluaran 2004-2005 menjadi pilihan tepat bagi keluarga besar maupun pelaku usaha.
Menggunakan mesin G15A 1.500 cc berpenggerak roda belakang (RWD), APV terkenal kuat membawa muatan penuh dan tetap nyaman digunakan untuk perjalanan jauh.
Kabin menjadi salah satu keunggulannya karena mampu menampung hingga delapan penumpang. Harga bekas APV berkisar Rp50-60 juta dengan pajak tahunan sekitar Rp1,5 juta.
Pilih Sesuai Kebutuhan
Setiap mobil memiliki karakter yang berbeda. Suzuki Karimun cocok digunakan sebagai kendaraan harian di perkotaan karena irit dan mudah diparkir. Toyota Kijang Krista menawarkan kenyamanan terbaik bagi keluarga.
Sementara Daihatsu Taruna menjadi pilihan bagi penggemar SUV dengan harga terjangkau. Isuzu Panther cocok bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan daya tahan mesin diesel, sedangkan Suzuki APV lebih sesuai untuk keluarga besar maupun kebutuhan usaha.
Sebelum membeli, calon pemilik disarankan menyiapkan dana sekitar Rp5-10 juta untuk melakukan peremajaan kaki-kaki, sistem pendingin, serta servis ringan agar mobil siap digunakan dalam jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, mobil-mobil tersebut masih mampu memberikan kenyamanan sekaligus biaya operasional yang jauh lebih hemat dibanding membeli mobil baru.
Editor : Gita Dwi Nuraini