Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Daihatsu Ceria Masih Layak Dibeli? Simak Kelebihan, Kekurangan, Harga Bekas, dan Alasan Mobil Mungil Ini Tetap Diburu

Gita Dwi Nuraini • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:55 WIB
Daihatsu Ceria masih layak dibeli? Simak kelebihan, kekurangan, spesifikasi, dan harga bekas mobil mungil yang tetap banyak diburu.(Gemini AI)
Daihatsu Ceria masih layak dibeli? Simak kelebihan, kekurangan, spesifikasi, dan harga bekas mobil mungil yang tetap banyak diburu.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR – Daihatsu Ceria masih menjadi salah satu mobil bekas yang banyak diburu masyarakat, terutama mereka yang mencari kendaraan mungil dengan biaya operasional rendah. Meski sudah lama tidak diproduksi, city car ini tetap memiliki daya tarik berkat konsumsi bahan bakar yang irit, ukuran bodi yang kompak, serta harga bekas yang relatif terjangkau.

Di pasar mobil bekas, Daihatsu Ceria kerap menjadi alternatif menarik bagi calon pembeli yang menginginkan kendaraan untuk mobilitas harian. Mobil ini juga sering dibandingkan dengan Suzuki Karimun Kotak maupun Hyundai Atos karena sama-sama menawarkan dimensi kecil dan biaya perawatan yang tergolong ramah di kantong.

Selain harga yang bersaing, Daihatsu Ceria juga dikenal memiliki karakter berkendara yang ringan dan lincah. Tak heran jika mobil ini masih diminati, terutama oleh pengguna yang membutuhkan kendaraan praktis untuk penggunaan di kawasan perkotaan.

Baca Juga: Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Terbaru, 19 Negara Lolos, Lionel Messi Pimpin Top Skor, Ini Hasil Lengkap dan Jadwal Berikutnya

Sejarah Singkat Daihatsu Ceria

Daihatsu Ceria sebenarnya memiliki sejarah yang cukup panjang sebelum dipasarkan di Indonesia. Model ini merupakan versi lokal dari Perodua Kancil yang lebih dahulu dipasarkan di Malaysia. Sementara di Jepang, basis mobil ini dikenal sebagai Daihatsu Mira L200.

Saat dipasarkan di Indonesia, Daihatsu Ceria hadir dalam tiga pilihan varian, yakni KL sebagai tipe dasar, KX sebagai tipe menengah, dan KXR sebagai varian tertinggi yang dibekali body kit. Varian KXR kini tergolong cukup langka karena jumlah populasinya tidak sebanyak dua tipe lainnya.

Mobil ini juga sempat mengalami penyegaran desain pada bagian depan dengan tampilan yang lebih membulat sebelum akhirnya dihentikan produksinya. Meski demikian, versi pra-facelift dengan desain serba kotak masih menjadi favorit banyak pecinta mobil bergaya Japanese Domestic Market (JDM).

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Makin Sengit! 25 Negara Kantongi Tiket 32 Besar, Duel Big Match Sudah Menanti

Desain Kompak Bernuansa JDM

Salah satu daya tarik Daihatsu Ceria terletak pada desain eksteriornya yang sederhana, namun memiliki karakter khas mobil Jepang era 1990-an. Bentuk lampu, grille, hingga bumper yang mengotak memberikan kesan klasik yang masih disukai hingga sekarang.

Dimensinya juga sangat ringkas dengan panjang sekitar 3,3 meter, lebar 1,4 meter, serta tinggi 1,4 meter. Ukuran tersebut membuat mobil ini sangat mudah diajak bermanuver di jalan sempit maupun saat mencari tempat parkir.

Di bagian samping terdapat lampu sein pada fender, sementara velg bawaan menggunakan ukuran 12 inci. Untuk bagian belakang, tipe KL belum dilengkapi rear wiper, sedangkan tipe KX dan KXR sudah mendapatkan fitur tersebut.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026, 25 Negara Dipastikan Lolos 32 Besar, Messi Pimpin Top Skor, Ini Bagan dan Jadwal Lengkap

Mesin Kecil, Irit, dan Cukup Bertenaga

Daihatsu Ceria dibekali mesin ED10 SOHC berkapasitas 850 cc tiga silinder dengan sistem karburator. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 37 PS dan torsi 63 Nm yang disalurkan ke roda depan melalui transmisi manual lima percepatan.

Meski kapasitas mesinnya kecil, bobot kendaraan yang ringan membuat performanya tetap terasa responsif untuk penggunaan harian. Akselerasi masih tergolong baik dan mampu memenuhi kebutuhan berkendara di dalam maupun luar kota.

Keunggulan lain yang paling sering mendapat perhatian adalah konsumsi bahan bakarnya. Dalam penggunaan normal, mobil ini mampu mencatat efisiensi lebih dari 16 kilometer per liter sehingga menjadi salah satu city car lawas yang terkenal hemat BBM.

Interior Sederhana tetapi Fungsional

Masuk ke dalam kabin, desain dashboard Daihatsu Ceria masih mempertahankan nuansa mobil era 1990-an. Meski sederhana, tata letaknya cukup ergonomis dan fungsional.

Dashboard dibuat rendah sehingga memberikan visibilitas yang luas bagi pengemudi. Di bagian tengah tersedia pengaturan AC manual, head unit single DIN, power window, serta beberapa ruang penyimpanan yang cukup membantu saat membawa barang kecil.

Jok masih menggunakan material fabric dengan motif khas mobil lawas. Ruang kabin memang tidak terlalu luas, tetapi masih cukup nyaman digunakan oleh empat penumpang dewasa untuk perjalanan jarak dekat hingga menengah.

Sementara itu, kapasitas bagasinya tergolong terbatas. Namun, ruang penyimpanan dapat diperbesar dengan melipat sandaran jok belakang apabila diperlukan untuk membawa barang berukuran lebih besar.

Kelebihan dan Kekurangan

Salah satu keunggulan Daihatsu Ceria adalah kenyamanan suspensinya. Mobil ini telah menggunakan suspensi independen di keempat roda sehingga mampu meredam guncangan dengan cukup baik dibanding beberapa kompetitor di kelasnya.

Selain itu, visibilitas pengemudi sangat baik berkat ukuran pilar yang ramping dan kaca depan yang lebar. Kopling yang ringan, perpindahan gigi yang halus, serta bobot kendaraan yang ringan juga membuat mobil ini terasa menyenangkan untuk dikendarai.

Meski demikian, Daihatsu Ceria tetap memiliki sejumlah kekurangan. Kabinnya belum terlalu kedap suara sehingga suara mesin maupun jalan masih cukup terdengar saat berkendara. Selain itu, ruang mesin yang sempit membuat proses penggantian kopling menjadi lebih rumit karena membutuhkan penurunan mesin.

Harga Bekas

Di pasar mobil bekas, Daihatsu Ceria umumnya dipasarkan pada kisaran Rp20 juta hingga Rp30 jutaan, bergantung pada kondisi kendaraan, kelengkapan dokumen, dan riwayat perawatan. Pajak tahunannya juga relatif ringan, berkisar Rp700 ribuan sesuai daerah masing-masing.

Dengan harga tersebut, Daihatsu Ceria masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari mobil bekas murah, hemat bahan bakar, mudah dikendarai, dan memiliki desain klasik bergaya JDM. Selama kondisi mesin, kaki-kaki, serta dokumen kendaraan dipastikan baik, city car ini masih layak dipertimbangkan sebagai kendaraan harian dengan biaya kepemilikan yang tetap ekonomis.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#mobil hatchback #mobil irit bensin #Daihatsu Ceria #mobil bekas #mobil murah