Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Bekas Wuling Air EV Anjlok hingga 35 Persen, Kini Tipe Tertinggi Dibanderol Mulai Rp100 Jutaan

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 28 Juni 2026 | 16:29 WIB
Harga bekas Wuling Air EV anjlok hingga 35 persen. Kini tipe tertinggi hanya dihargai sekitar Rp100 jutaan di pasar mobil bekas.(Gemini AI)
Harga bekas Wuling Air EV anjlok hingga 35 persen. Kini tipe tertinggi hanya dihargai sekitar Rp100 jutaan di pasar mobil bekas.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR Harga bekas Wuling Air EV mengalami penurunan tajam setelah harga mobil listrik baru tersebut mendapat potongan harga besar di pasar. Kondisi ini membuat nilai jual kembali (resale value) mobil listrik mungil tersebut ikut terkoreksi dan menjadi perhatian pelaku usaha mobil bekas.

Penurunan harga bekas Wuling Air EV disebut mencapai 30 hingga 35 persen per tahun. Sejumlah pedagang mobil bekas mengaku harus menyesuaikan harga pembelian agar tidak mengalami kerugian yang lebih besar di tengah melemahnya nilai jual kendaraan listrik tersebut.

Fenomena harga bekas Wuling Air EV mencuat setelah beredar informasi mengenai diskon besar untuk unit baru pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. Berdasarkan informasi dari sejumlah tenaga penjual Wuling, harga Air EV turun hingga berada di kisaran Rp160 jutaan untuk varian tertentu.

Baca Juga: Suzuki Fronx Tawarkan Desain Modern, Fitur ADAS Lengkap dan Mesin Hybrid, Cocok untuk Mobilitas Perkotaan

Diskon Mobil Baru Picu Harga Bekas Turun

Daniel Libianto dari Victory 88 di MGK Kemayoran mengatakan strategi pabrikan yang memangkas harga mobil baru menjadi faktor utama anjloknya harga Air EV bekas.

Menurutnya, ketika harga kendaraan baru turun cukup signifikan dan disertai berbagai promo menarik, harga mobil bekas otomatis ikut terkoreksi agar tetap kompetitif di pasaran.

Kondisi tersebut membuat para pedagang harus melakukan penyesuaian harga jual sekaligus harga beli kendaraan bekas agar stok tidak terlalu lama tersimpan di showroom.

Baca Juga: 7 Mobil Keluarga Hybrid Paling Irit BBM, Toyota Innova Zenix hingga Suzuki Ertiga Hybrid Jadi Pilihan Terbaik

Pedagang Kurangi Harga Pembelian

Hal serupa disampaikan Andi, pemilik showroom mobil bekas Jordi Motor. Ia mengungkapkan beberapa waktu lalu pedagang masih berani membeli Wuling Air EV bekas di kisaran Rp135 jutaan.

Namun saat ini, harga pembelian mengalami penurunan cukup drastis. Untuk varian tertinggi, pedagang kini hanya berani membeli di kisaran Rp100 jutaan, sedangkan varian terendah keluaran 2022 hanya dihargai sekitar Rp70 jutaan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar harga jual kembali tetap kompetitif mengikuti kondisi pasar yang terus bergerak turun.

Baca Juga: Honda Brio Makin Sporty dan Irit BBM, City Car Andalan dengan Fitur Modern serta Kabin Lebih Nyaman

Resale Value Jadi Sorotan

Penurunan harga yang cukup tajam membuat nilai jual kembali Wuling Air EV menjadi salah satu perhatian utama konsumen.

Bagi pedagang mobil bekas, depresiasi yang berlangsung cepat tentu mengurangi margin keuntungan. Mereka juga harus bergerak lebih cepat menjual stok sebelum harga kembali mengalami koreksi.

Sementara bagi pemilik kendaraan, penurunan harga tersebut membuat nilai aset kendaraan turun lebih cepat dibandingkan mobil konvensional pada umumnya.

Peluang Bagi Calon Pembeli

Di sisi lain, kondisi ini justru menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil listrik dengan harga lebih terjangkau.

Dengan harga bekas yang semakin rendah, calon pembeli memiliki kesempatan mendapatkan kendaraan listrik perkotaan dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan membeli unit baru.

Meski demikian, pembeli tetap disarankan memeriksa kondisi baterai, riwayat servis, serta kelengkapan dokumen kendaraan sebelum melakukan transaksi.

Berdasarkan penelusuran di sejumlah platform jual beli mobil bekas, Wuling Air EV saat ini ditawarkan dengan harga yang bervariasi. Nilainya bergantung pada tahun produksi, kondisi kendaraan, jarak tempuh, serta kelengkapan surat-surat.

Turunnya harga bekas Wuling Air EV menunjukkan bahwa pasar mobil listrik Indonesia mulai memasuki fase yang lebih kompetitif. Perubahan strategi harga dari pabrikan tidak hanya memengaruhi penjualan mobil baru, tetapi juga berdampak langsung terhadap nilai jual kendaraan bekas di pasar.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Mobil Listrik Bekas #Wuling Air ev #Harga Bekas Wuling Air EV #mobil listrik indonesia #Harga Mobil Bekas