Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Hyundai Ioniq 5 Bekas Masih Sulit Turun, Pemburu Mobil Listrik Ungkap Tantangan Cari Unit Berkualitas di Jakarta

Gita Dwi Nuraini • Minggu, 28 Juni 2026 | 17:04 WIB
Hyundai Ioniq 5 bekas masih jadi buruan. Simak tantangan berburu unit berkualitas dan alasan harga mobil listrik ini tetap diminati.(Gemini AI)
Hyundai Ioniq 5 bekas masih jadi buruan. Simak tantangan berburu unit berkualitas dan alasan harga mobil listrik ini tetap diminati.(Gemini AI)

 

BLITAR KAWENTAR – Tren berburu Hyundai Ioniq 5 bekas masih terus meningkat di tengah berkembangnya pasar mobil listrik di Indonesia. Namun, mendapatkan unit dengan kondisi prima dan harga yang sesuai ternyata bukan perkara mudah. Persaingan antarpemburu mobil bekas hingga keterbatasan waktu penjual menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Pengalaman tersebut diungkapkan seorang pemburu mobil bekas yang rutin mencari kendaraan untuk konsumen di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Menurutnya, proses berburu Hyundai Ioniq 5 bekas membutuhkan kesabaran karena tidak semua penjual memiliki waktu yang fleksibel untuk dilakukan inspeksi kendaraan.

"Kendala paling sering adalah waktu. Banyak penjual merupakan pekerja kantoran sehingga hanya bisa ditemui malam hari atau saat akhir pekan. Akibatnya proses pengecekan sering harus menunggu beberapa hari," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses inspeksi kendaraan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Selain memeriksa kondisi bodi, riwayat kecelakaan, dan indikasi bekas banjir, calon pembeli juga harus memastikan kondisi baterai serta dokumen kendaraan masih lengkap.

Baca Juga: 7 Mobil Keluarga Bekas Rp100 Jutaan yang Masih Layak Dibeli, Ada Avanza, Mobilio hingga Nissan Serena

Proses Perburuan Kerap Kalah Cepat

Menurutnya, pasar mobil bekas di Jakarta bergerak sangat cepat. Unit dengan kondisi bagus dan harga menarik biasanya langsung terjual dalam hitungan jam hingga satu atau dua hari.

Tidak jarang calon pembeli kehilangan kesempatan hanya karena membutuhkan waktu berdiskusi dengan keluarga sebelum mengambil keputusan.

"Sudah dicek, kondisinya bagus, tapi karena masih menunggu keputusan pembeli, akhirnya unitnya diambil orang lain," katanya.

Selama beberapa bulan terakhir, timnya mengaku telah berhasil mengeksekusi empat unit mobil bekas yang kemudian dikirim ke Semarang. Namun, pencarian unit lain, termasuk Hyundai Ioniq 5, masih terus dilakukan.

Baca Juga: 5 Mobil Keluarga Paling Irit dan Mudah Dirawat, Toyota Calya hingga Honda Mobilio Layak Dipertimbangkan

Selektif Memilih Lokasi Pencarian

Dalam proses berburu mobil bekas, lokasi juga menjadi perhatian penting. Ia mengaku lebih sering mencari kendaraan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat hingga sebagian Bekasi.

Sementara itu, beberapa wilayah di Jakarta Utara dan Bekasi bagian utara disebut memerlukan pemeriksaan lebih teliti karena ditemukan sejumlah kendaraan dengan perawatan kurang optimal maupun indikasi pernah terdampak banjir. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak berlaku untuk semua kendaraan di kawasan tersebut.

Selain memanfaatkan platform jual beli mobil bekas, pencarian juga dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi penjual maupun menerima informasi dari jaringan sesama pelaku usaha otomotif.

Baca Juga: 5 Mobil Hybrid Paling Murah di Indonesia, Suzuki XL7 Hybrid hingga Toyota Veloz Hybrid Jadi Pilihan Hemat BBM

Hyundai Ioniq 5 Masih Jadi Incaran

Salah satu unit yang sempat diperiksa adalah Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range, varian tertinggi yang masih banyak diminati di pasar mobil bekas.

Hasil pengecekan menunjukkan kondisi kendaraan masih cukup baik. Cat bodi sebagian besar masih orisinal dan tidak ditemukan indikasi bekas tabrakan berat maupun banjir.

Beberapa kekurangan hanya ditemukan pada velg akibat pemakaian serta beberapa panel over fender yang pernah dilakukan pengecatan ulang.

Meski demikian, konsumen akhirnya belum mengambil keputusan karena masih berharap mendapatkan unit dengan kilometer lebih rendah atau harga yang lebih kompetitif.

"Secara kondisi sebenarnya bagus, tapi pembeli masih ingin membandingkan dengan unit lain," jelasnya.

Harga Mobil Listrik Masih Dinamis

Menurutnya, pasar mobil listrik bekas saat ini masih bergerak dinamis. Perubahan harga kendaraan baru, kebijakan pemerintah, hingga biaya operasional menjadi faktor yang ikut memengaruhi harga jual kembali.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya penyesuaian harga mobil listrik di masa mendatang seiring perubahan regulasi maupun biaya kepemilikan kendaraan listrik.

Meski demikian, Hyundai Ioniq 5 tetap menjadi salah satu model yang paling banyak dicari karena menawarkan teknologi modern, kenyamanan berkendara, serta reputasi yang cukup baik di pasar Indonesia.

Karena itu, calon pembeli disarankan tidak hanya terpaku pada harga murah. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan, kesehatan baterai, riwayat servis di bengkel resmi, hingga kelengkapan dokumen tetap menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli mobil listrik bekas.

Dengan permintaan yang masih tinggi dan pasokan unit berkualitas yang terbatas, proses mendapatkan Hyundai Ioniq 5 bekas terbaik masih membutuhkan kesabaran. Pembeli yang menemukan unit dengan kondisi prima dan harga sesuai disarankan segera mengambil keputusan agar tidak didahului calon pembeli lain.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#Mobil Listrik Bekas #mobil bekas Jakarta #Hyundai Ioniq 5 bekas #harga Hyundai Ioniq 5 bekas #Hyundai Ioniq 5