BLITAR KAWENTAR – Hyundai Ioniq EV bekas semakin menjadi incaran masyarakat yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Penurunan harga di pasar mobil bekas membuat hatchback listrik asal Korea Selatan ini kini bisa dimiliki mulai Rp170 jutaan, jauh lebih murah dibanding harga saat pertama kali dipasarkan.
Dengan banderol tersebut, Hyundai Ioniq EV bekas menawarkan kombinasi desain modern, biaya operasional rendah, serta teknologi kendaraan listrik yang masih kompetitif untuk penggunaan harian. Tak heran jika mobil ini mulai banyak dilirik konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara bebas emisi.
Dalam ulasan yang dibagikan kanal YouTube Legoas Indonesia, Hyundai Ioniq EV bekas tahun 2019 disebut menjadi salah satu pilihan menarik karena masih memiliki kondisi yang layak, fitur lengkap, dan jarak tempuh yang cukup untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan luar kota.
Desain Futuristik Masih Terlihat Modern
Meski sudah berusia beberapa tahun, Hyundai Ioniq EV tetap menawarkan desain yang elegan dengan sentuhan aerodinamis khas kendaraan listrik.
Tampilan eksteriornya dinilai masih relevan untuk digunakan saat ini. Kondisi unit yang ditampilkan hanya memiliki beberapa baret halus akibat pemakaian normal. Sementara lampu, velg, dan cat bodi disebut masih berada dalam kondisi baik sehingga tetap memberikan kesan premium.
Desain hatchback yang kompak juga membuat mobil ini mudah dikendarai di jalan perkotaan dengan tingkat manuver yang baik.
Kabin Nyaman dan Fitur Lengkap
Masuk ke dalam kabin, Hyundai Ioniq EV masih menawarkan suasana modern. Jok kendaraan masih dalam kondisi baik dengan dashboard yang bersih dan seluruh tombol diklaim berfungsi normal.
Sistem infotainment juga masih dapat digunakan dengan baik untuk menunjang kenyamanan selama berkendara.
Sebagai mobil listrik, Ioniq EV menawarkan pengalaman berkendara yang senyap karena tidak menghasilkan suara mesin layaknya mobil berbahan bakar bensin maupun diesel.
Karakter tersebut membuat kabin terasa lebih tenang sehingga memberikan kenyamanan lebih, baik bagi pengemudi maupun penumpang.
Jarak Tempuh Capai 300 Kilometer
Salah satu nilai jual utama Hyundai Ioniq EV adalah kemampuan baterainya. Mobil ini dibekali motor listrik dengan kapasitas baterai yang memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga sekitar 300 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Jarak tempuh tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian masyarakat perkotaan, bahkan masih memadai untuk perjalanan antarkota dalam jarak menengah.
Selain bebas emisi, penggunaan mobil listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan bermesin konvensional karena tidak memerlukan bahan bakar minyak.
Harga Bekas Semakin Menarik
Di pasar mobil bekas, Hyundai Ioniq EV mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan. Jika di sejumlah dealer harga unit bekas masih berada di atas Rp200 juta, platform lelang kendaraan Legoas menawarkan unit Hyundai Ioniq EV mulai Rp170 jutaan.
Selisih harga tersebut menjadi peluang menarik bagi calon konsumen yang ingin memiliki mobil listrik dengan investasi lebih terjangkau.
Dengan harga tersebut, pembeli sudah memperoleh kendaraan listrik yang menawarkan desain modern, fitur lengkap, serta efisiensi biaya penggunaan untuk jangka panjang.
Layak Jadi Pilihan Mobil Listrik Bekas
Melihat spesifikasi dan harga yang ditawarkan, Hyundai Ioniq EV bekas masih menjadi salah satu opsi terbaik di segmen mobil listrik bekas.
Selain menawarkan kabin yang nyaman dan teknologi yang masih relevan, mobil ini juga memiliki biaya operasional yang rendah serta bebas dari konsumsi bahan bakar fosil.
Meski demikian, calon pembeli tetap disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli, terutama terkait kondisi baterai, riwayat servis, serta kelengkapan dokumen kendaraan.
Jika seluruh aspek tersebut dalam kondisi baik, Hyundai Ioniq EV bekas dapat menjadi solusi menarik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa harus membeli unit baru dengan harga jauh lebih mahal.
Editor : Gita Dwi Nuraini