Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Samsung Galaxy A57 vs Galaxy A56, Upgrade Desain Memang Menarik, Tapi Spesifikasinya Bikin Dilema

Maylanni Diana Fitri • Senin, 6 Juli 2026 | 11:35 WIB
Samsung Galaxy A57 hadir dengan desain lebih tipis, ringan, dan premium. Simak perbandingan spesifikasi Galaxy A57 vs Galaxy A56 serta harga terbarunya.(pinterest)
Samsung Galaxy A57 hadir dengan desain lebih tipis, ringan, dan premium. Simak perbandingan spesifikasi Galaxy A57 vs Galaxy A56 serta harga terbarunya.(pinterest)

BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COMSamsung Galaxy A57 resmi melanjutkan estafet seri Galaxy A yang selama ini menjadi salah satu smartphone kelas menengah terlaris di Indonesia. Kehadirannya langsung menarik perhatian karena banyak pengguna menantikan pembaruan signifikan dari Galaxy A56.

Namun setelah berbagai spesifikasi terungkap, Samsung Galaxy A57 justru memunculkan perdebatan. Di satu sisi, ponsel ini tampil dengan desain yang lebih modern dan premium. Di sisi lain, peningkatan pada performa, kamera, hingga baterai dinilai tidak terlalu jauh berbeda dibanding pendahulunya.

Kondisi tersebut membuat Samsung Galaxy A57 dianggap sebagai penyempurnaan dari Galaxy A56, bukan sebuah lompatan besar. Meski begitu, perangkat ini tetap diprediksi menjadi salah satu pilihan favorit di kelas menengah berkat kuatnya nama Samsung di pasar smartphone.

Desain Jadi Perubahan Paling Terasa

Samsung tampaknya menjadikan desain sebagai fokus utama pada Galaxy A57.

Baca Juga: Tiga Puskesmas di Kabupaten Blitar Jadi Atensi usai Capaian BIAS Tahun Lalu Kurang Maksimal

Perangkat ini hadir dengan bobot sekitar 180 gram, lebih ringan sekitar 10 persen dibanding Galaxy A56. Ketebalannya juga dipangkas menjadi hanya 6,9 mm sehingga terasa lebih ramping saat digenggam.

Perubahan tersebut membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih nyaman, terutama bagi pengguna yang sering mengoperasikan ponsel dengan satu tangan.

Samsung juga mempertahankan material premium berupa Gorilla Glass Victus+ pada bagian depan dan belakang yang dipadukan dengan rangka aluminium.

Tak hanya itu, sertifikasi ketahanan air kini meningkat menjadi IP68. Artinya Galaxy A57 mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Bezel layar juga tampil lebih tipis sehingga memberikan kesan lebih modern, sedangkan desain modul kameranya mengadopsi gaya baru yang terinspirasi dari lini flagship Samsung.

Konektivitas Semakin Modern

Di sektor fitur, Samsung memberikan beberapa pembaruan yang cukup menarik.

Galaxy A57 kini mendukung Bluetooth 6.0 yang menawarkan koneksi lebih stabil, latensi lebih rendah, sekaligus lebih hemat daya dibanding generasi sebelumnya.

Baca Juga: Rekomendasi HP Rp1 Jutaan Terbaik Juli 2026, Ada Samsung, Poco hingga Advan dengan Spek Makin Gahar

Perangkat ini juga telah mengusung WiFi 6E yang mampu memanfaatkan jaringan 6 GHz sehingga koneksi internet menjadi lebih cepat apabila didukung router yang kompatibel.

Speaker stereo, NFC, sensor gyro hardware, serta USB Type-C masih menjadi bagian dari paket yang ditawarkan Samsung.

Namun fitur wireless charging masih belum tersedia.

Performa Hanya Naik Tipis

Galaxy A57 ditenagai chipset Exynos 1680 sebagai penerus Exynos 1580 yang digunakan Galaxy A56.

Walaupun skor benchmark mengalami peningkatan, perubahan tersebut tidak terlalu terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Untuk bermain gim, performanya masih berada di level yang hampir sama.

Mobile Legends belum mampu berjalan stabil pada pengaturan 120 fps, sedangkan Genshin Impact hanya mampu menghasilkan frame rate di kisaran 40 fps dengan suhu perangkat yang cukup tinggi saat dimainkan dalam waktu lama.

Samsung memang mengklaim sistem pendingin diperbesar hingga 13 persen, namun peningkatan tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap performa gaming.

Kamera Masih Andalkan Konfigurasi Lama

Samsung juga belum melakukan perubahan besar pada sektor kamera.

Galaxy A57 tetap dibekali kamera utama 50 MP, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera makro 5 MP.

Karakter hasil fotonya masih serupa dengan Galaxy A56, yakni memiliki warna cerah dengan tingkat detail yang baik untuk penggunaan sehari-hari.

Pembaruan yang cukup terasa hanya terdapat pada proses perpindahan zoom saat merekam video yang kini terlihat lebih halus.

Sementara kamera depan tetap mampu merekam video hingga resolusi 4K 30 fps dengan kualitas stabilisasi yang cukup baik untuk kebutuhan konten media sosial.

Baterai Tetap 5.000 mAh

Di sektor daya, Samsung masih mempertahankan baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Penggunaan sehari-hari dinilai masih berada pada kategori standar untuk smartphone kelas menengah.

Pengisian cepat 45 watt juga tidak berubah. Dalam waktu sekitar 30 menit, baterai dapat terisi lebih dari 60 persen dan membutuhkan sekitar 70 menit hingga penuh.

Galaxy A57 langsung menjalankan One UI 8.5 dengan jaminan pembaruan sistem operasi selama enam tahun, sehingga menjadi salah satu nilai jual utama perangkat ini.

Masih Layak Dibeli?

Saat ini Galaxy A57 dipasarkan di kisaran Rp6,8 juta hingga Rp7 jutaan, sedangkan Galaxy A56 sudah turun ke sekitar Rp5,9 jutaan.

Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, Galaxy A57 cocok bagi pengguna yang menginginkan desain lebih tipis, bobot lebih ringan, bezel lebih modern, serta sertifikasi IP68.

Namun bagi pemilik Galaxy A56, peningkatan yang ditawarkan belum cukup besar untuk menjadi alasan melakukan upgrade.

Di sisi lain, persaingan smartphone kelas menengah kini semakin ketat. Berbagai merek lain telah menawarkan performa gaming lebih tinggi, baterai berkapasitas besar, hingga sistem kamera yang lebih kompetitif pada rentang harga yang sama. Karena itu, keputusan memilih Galaxy A57 kembali bergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#Samsung Galaxy A57 #Harga Samsung Galaxy A57 #Galaxy A57 vs Galaxy A56 #spesifikasi Samsung Galaxy A57 #Samsung Galaxy A56