BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Bixby Samsung menjadi salah satu fitur bawaan yang hampir selalu hadir di smartphone Galaxy. Namun, tidak sedikit pengguna yang masih mengabaikannya karena lebih memilih menggunakan Google Assistant atau layanan AI lainnya.
Padahal, Bixby Samsung menawarkan berbagai kemampuan yang dirancang khusus untuk bekerja secara maksimal di dalam ekosistem Galaxy. Mulai dari menjalankan perintah suara, mengenali objek melalui kamera, hingga mengotomatiskan berbagai aktivitas harian dapat dilakukan melalui satu layanan.
Dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Samsung juga terus memperbarui kemampuan Bixby agar tetap relevan di tengah persaingan asisten virtual yang semakin ketat.
Dikembangkan Khusus untuk Pengguna Galaxy
Bixby merupakan asisten virtual buatan Samsung yang pertama kali diperkenalkan pada 2017. Berbeda dengan layanan AI lain yang bersifat umum, Bixby dirancang agar dapat terintegrasi langsung dengan seluruh perangkat Samsung.
Baca Juga: Daftar HP Samsung Terbaru 2025 Resmi Lengkap, Galaxy Z Fold 7 hingga Galaxy S25 Ultra Jadi Andalan
Saat ini, Bixby tidak hanya tersedia di smartphone, tetapi juga dapat digunakan pada tablet Galaxy, Galaxy Watch, Galaxy Buds, smart TV, hingga berbagai perangkat rumah tangga pintar Samsung.
Integrasi tersebut memungkinkan pengguna mengendalikan berbagai perangkat hanya melalui satu akun Samsung.
Bixby Voice Jadi Andalan
Fitur yang paling banyak dikenal adalah Bixby Voice. Pengguna cukup mengucapkan perintah suara untuk menjalankan berbagai fungsi di smartphone.
Perintah tersebut dapat digunakan untuk menelepon, mengirim pesan, membuka aplikasi, mengatur alarm, mengaktifkan mode tertentu, hingga mengontrol perangkat rumah pintar yang telah terhubung.
Karena terintegrasi langsung dengan sistem operasi Samsung, Bixby mampu menjalankan beberapa pengaturan yang terkadang tidak bisa dilakukan oleh asisten virtual lain.
Bixby Vision Permudah Mencari Informasi
Selain suara, Samsung juga menyematkan teknologi Bixby Vision yang memanfaatkan kamera sebagai alat pencarian informasi.
Melalui fitur ini, pengguna dapat menerjemahkan tulisan asing secara langsung, memindai QR Code, mengenali benda, mencari produk serupa di internet, hingga mengetahui informasi mengenai suatu lokasi atau bangunan.
Fitur tersebut cukup membantu ketika bepergian atau saat membutuhkan informasi secara cepat hanya dengan mengarahkan kamera ke objek tertentu.
Modes and Routines Bekerja Otomatis
Bixby juga memiliki fitur Modes and Routines yang memungkinkan smartphone menjalankan berbagai perintah secara otomatis sesuai kondisi tertentu.
Misalnya, saat pengguna mengucapkan "Good Night", perangkat dapat langsung mengaktifkan mode Jangan Ganggu, menurunkan tingkat kecerahan layar, serta mengatur alarm untuk pagi hari.
Pengguna juga bisa membuat rutinitas lain, seperti menyalakan Wi-Fi ketika tiba di rumah atau mengaktifkan mode hemat daya saat kapasitas baterai mulai rendah.
Terhubung dengan Perangkat Samsung Lain
Keunggulan utama Bixby terletak pada kemampuannya menghubungkan seluruh perangkat Samsung dalam satu ekosistem. Smartphone dapat terhubung dengan smart TV, earbuds, hingga perangkat rumah pintar tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan.
Hal ini membuat pengalaman menggunakan produk Samsung menjadi lebih praktis, terutama bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu perangkat Galaxy.
Masih Layak Digunakan?
Samsung masih terus memberikan pembaruan pada Bixby. Pada 2025, perusahaan meningkatkan kemampuan Bixby di smart TV sehingga dapat membantu mencari tayangan, mengenali aktor yang muncul di layar, hingga mengontrol perangkat rumah pintar bahkan ketika televisi dalam kondisi siaga.
Di sisi lain, Samsung juga mulai menghadirkan dukungan Gemini sebagai alternatif asisten AI pada perangkat Galaxy. Kehadiran dua layanan tersebut memberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi pengguna.
Secara keseluruhan, Bixby masih menjadi fitur yang layak dimanfaatkan, terutama bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Samsung. Integrasi antardevice, fitur otomatisasi, serta kemampuan pengenalan objek melalui kamera menjadi nilai lebih yang belum tentu ditemukan pada layanan AI lainnya.
Editor : Maylanni Diana Fitri