Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Liqui Moly Super Diesel Additive Terbukti Jaga Mesin Diesel Tetap Prima, Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 6 Juli 2026 | 16:20 WIB
Liqui Moly Super Diesel Additive bantu mesin diesel lebih irit, halus, dan awet. Simak manfaat, cara pakai, serta bedanya dengan Diesel Purge. (PINTEREST)
Liqui Moly Super Diesel Additive bantu mesin diesel lebih irit, halus, dan awet. Simak manfaat, cara pakai, serta bedanya dengan Diesel Purge. (PINTEREST)

JAKARTA, BLITAKAWENTAR.JAWAPOS.COMLiqui Moly Super Diesel Additive menjadi salah satu aditif bahan bakar yang banyak digunakan pemilik kendaraan diesel modern untuk menjaga performa mesin tetap optimal. Berbeda dengan Diesel Purge yang berfungsi sebagai pembersih intensif ketika sistem bahan bakar sudah kotor, Liqui Moly Super Diesel Additive dirancang sebagai perawatan preventif yang digunakan secara rutin.

Di tengah semakin berkembangnya teknologi mesin diesel Common Rail Direct Injection (CRDI) dan penerapan standar emisi yang lebih ketat, penggunaan Liqui Moly Super Diesel Additive dinilai mampu membantu menjaga kualitas pembakaran sekaligus melindungi komponen penting pada sistem bahan bakar. Produk ini bekerja dengan meningkatkan kualitas solar tanpa mengubah karakteristik dasar bahan bakar.

Selain meningkatkan efisiensi pembakaran, Liqui Moly Super Diesel Additive juga berfungsi menjaga kebersihan injektor, meningkatkan daya pelumasan bahan bakar diesel rendah sulfur, hingga membantu mengurangi pembentukan kerak karbon yang dapat menurunkan performa mesin dalam jangka panjang.

Tantangan Mesin Diesel Modern

Baca Juga: Liqui Moly Diesel Purge: Cara Kerja, Manfaat, dan Metode Pakai yang Benar agar Mesin Diesel Kembali Prima

Mesin diesel generasi terbaru dirancang menghasilkan tenaga besar dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Namun, teknologi tersebut juga membuat mesin menjadi lebih sensitif terhadap kualitas bahan bakar.

Salah satu tantangan terbesar berasal dari penggunaan Ultra Low Sulfur Diesel (ULSD). Kandungan sulfur yang rendah memang membantu mengurangi emisi, tetapi di sisi lain mengurangi kemampuan pelumasan alami pada solar. Akibatnya, gesekan pada komponen seperti pompa tekanan tinggi dan injektor menjadi lebih tinggi.

Di Indonesia, penggunaan biodiesel dengan campuran Fatty Acid Methyl Ester (FAME) juga membawa tantangan tersendiri. Biodiesel memiliki sifat lebih mudah menyerap air dan lebih cepat mengalami oksidasi sehingga berpotensi membentuk endapan gum maupun varnish yang dapat mengganggu sistem injeksi.

Formula Multifungsi untuk Perawatan Harian

Liqui Moly Super Diesel Additive hadir sebagai aditif harian yang diformulasikan untuk bercampur secara homogen dengan bahan bakar di dalam tangki.

Produk berkemasan 250 ml ini mengandung tiga komponen utama yang memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi.

Pertama adalah Cetane Improver yang membantu meningkatkan angka cetane sehingga solar lebih mudah terbakar saat proses kompresi berlangsung. Hasilnya, proses pembakaran menjadi lebih cepat, mesin lebih halus saat dinyalakan, serta mengurangi gejala asap putih ketika cold start.

Komponen kedua adalah teknologi Detergent dan Dispersant yang bekerja menjaga kebersihan injektor. Senyawa ini mampu menghambat terbentuknya kerak karbon sekaligus membantu membersihkan endapan tipis sebelum berubah menjadi kerak yang lebih sulit dihilangkan.

Sementara itu, Lubricity Improver berfungsi menggantikan kemampuan pelumasan alami yang hilang akibat rendahnya kandungan sulfur pada solar modern. Dengan demikian, gesekan antar komponen logam di dalam pompa injeksi dapat diminimalkan.

Lima Manfaat Utama

Penggunaan Liqui Moly Super Diesel Additive secara rutin memberikan sejumlah manfaat yang berdampak langsung terhadap performa kendaraan.

Manfaat pertama adalah meningkatkan angka cetane sehingga pembakaran berlangsung lebih cepat dan efisien. Efeknya dapat dirasakan ketika mesin lebih mudah dihidupkan, terutama pada pagi hari atau saat suhu mesin masih dingin.

Kedua, produk ini membantu menjaga kebersihan ujung nosel injektor. Injektor yang bersih mampu menghasilkan pola semprotan bahan bakar yang lebih presisi sehingga proses pembakaran berlangsung lebih sempurna.

Ketiga, aditif ini meningkatkan kemampuan pelumasan bahan bakar sehingga umur pakai pompa tekanan tinggi dan injektor menjadi lebih panjang.

Keempat, Liqui Moly Super Diesel Additive membentuk lapisan pelindung pada sistem bahan bakar yang membantu menghambat korosi akibat kontaminasi air maupun kelembapan.

Kelima, pembakaran yang lebih efisien membuat tenaga mesin terasa lebih responsif, konsumsi solar menjadi lebih hemat, sekaligus membantu menekan emisi asap hitam.

Cara Penggunaan yang Tepat

Baca Juga: Liqui Moly Diesel Purge: Cara Kerja, Manfaat, dan Metode Pakai yang Benar agar Mesin Diesel Kembali Prima

Agar manfaatnya maksimal, penggunaan Liqui Moly Super Diesel Additive perlu mengikuti dosis yang dianjurkan.

Satu kaleng berukuran 250 ml cukup digunakan untuk maksimal 75 liter solar atau memiliki rasio pencampuran sekitar 1:300.

Cara penggunaannya cukup sederhana. Tuangkan seluruh isi kaleng ke dalam tangki sebelum melakukan pengisian bahan bakar. Saat solar mengalir dari nosel SPBU, proses pencampuran akan berlangsung secara alami sehingga aditif tersebar merata di seluruh tangki.

Penggunaan secara rutin setiap sekitar 2.000 kilometer atau setiap dua hingga tiga kali pengisian penuh dinilai cukup untuk menjaga kualitas sistem bahan bakar.

Mitos dan Fakta

Masih banyak anggapan yang keliru mengenai penggunaan aditif diesel.

Salah satunya adalah anggapan bahwa penggunaan aditif dapat menyebabkan korosi atau bahkan membahayakan tangki bahan bakar. Faktanya, Liqui Moly Super Diesel Additive telah dirancang menggunakan formula yang aman dan memiliki sifat antikarat.

Mitos lain menyebutkan bahwa aditif dapat merusak Diesel Particulate Filter (DPF). Justru sebaliknya, pembakaran yang lebih sempurna menghasilkan lebih sedikit jelaga sehingga membantu memperpanjang usia DPF.

Pengguna juga tidak dianjurkan menggunakan aditif secara berlebihan. Penambahan melebihi dosis yang direkomendasikan tidak akan meningkatkan tenaga mesin secara signifikan dan hanya membuat penggunaan produk menjadi kurang efisien.

Berbeda dengan Diesel Purge

Meski berasal dari produsen yang sama, fungsi Liqui Moly Super Diesel Additive berbeda dengan Diesel Purge.

Super Diesel Additive ditujukan sebagai perawatan preventif yang digunakan secara berkala untuk menjaga kualitas bahan bakar dan performa mesin. Sementara Diesel Purge merupakan cairan pembersih berkonsentrasi tinggi yang digunakan ketika injektor telah mengalami penumpukan kerak atau muncul gejala seperti mesin brebet, tenaga menurun, maupun asap hitam berlebihan.

Dengan penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan, kedua produk tersebut dapat saling melengkapi dalam menjaga performa kendaraan diesel agar tetap efisien, responsif, dan memiliki usia pakai komponen yang lebih panjang.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#mesin diesel #common rail #perawatan mesin diesel #Liqui Moly Super Diesel Additive #aditif diesel