JAKARTA, BLITAKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Liqui Moly Cera Tec menjadi salah satu aditif oli premium yang banyak digunakan pemilik kendaraan untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap komponen internal mesin. Berbeda dengan engine flush yang berfungsi membersihkan kerak maupun sludge, Liqui Moly Cera Tec bekerja sebagai pelindung anti-gesek berbasis teknologi mikro-keramik yang dirancang mengurangi keausan pada mesin.
Seiring berkembangnya teknologi mesin bensin dan diesel modern, komponen internal kini bekerja pada tekanan yang jauh lebih tinggi dengan toleransi yang semakin rapat. Dalam kondisi tersebut, Liqui Moly Cera Tec hadir untuk membantu mengurangi gesekan antarkomponen logam sehingga performa mesin tetap optimal dalam jangka panjang.
Tak hanya meningkatkan perlindungan mesin, Liqui Moly Cera Tec juga diklaim mampu membuat suara mesin lebih halus, menjaga efisiensi bahan bakar, hingga memperpanjang usia pakai komponen penting seperti camshaft, bearing, dan turbocharger.
Teknologi Mikro-Keramik di Balik Cera Tec
Liqui Moly Cera Tec merupakan aditif pelindung mesin yang memadukan dua teknologi sekaligus, yakni partikel mikro-keramik berbahan Hexagonal Boron Nitride (h-BN) serta chemical friction modifier yang bekerja langsung pada permukaan logam.
Berbeda dengan aditif oli biasa yang hanya memengaruhi karakteristik pelumas, Cera Tec memanfaatkan oli sebagai media pembawa menuju seluruh komponen internal mesin.
Setelah bersirkulasi, partikel mikro-keramik berukuran kurang dari 0,5 mikrometer akan mengisi pori-pori mikro pada permukaan logam sehingga membentuk lapisan pelindung yang memiliki koefisien gesek sangat rendah.
Di saat yang sama, kandungan chemical friction modifier bereaksi dengan permukaan logam pada suhu dan tekanan tinggi sehingga terbentuk lapisan pelindung tambahan yang membantu mencegah kontak langsung antarkomponen ketika lapisan oli mulai menipis.
Karena ukuran partikelnya jauh lebih kecil dibanding pori filter oli, Cera Tec tetap dapat bersirkulasi dengan aman tanpa menyebabkan penyumbatan pada sistem pelumasan.
Lima Manfaat Utama Liqui Moly Cera Tec
Penggunaan Liqui Moly Cera Tec secara tepat memberikan sejumlah manfaat nyata bagi mesin kendaraan.
Manfaat pertama adalah mengurangi gesekan internal mesin secara signifikan. Hambatan mekanis yang lebih rendah membuat mesin bekerja lebih ringan sehingga respons akselerasi meningkat dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.
Kedua, Cera Tec memberikan perlindungan maksimal saat cold start atau ketika mesin pertama kali dinyalakan. Pada kondisi tersebut, sebagian besar oli masih berada di bak oli sehingga komponen bagian atas belum mendapatkan pelumasan optimal.
Lapisan mikro-keramik yang telah melekat pada logam tetap memberikan perlindungan meskipun mesin tidak dihidupkan selama beberapa hari.
Ketiga, produk ini memiliki ketahanan terhadap suhu ekstrem hingga sekitar 1.200 derajat Celsius. Karakteristik tersebut membuatnya sangat cocok digunakan pada kendaraan bermesin turbo yang bekerja pada temperatur tinggi.
Keempat, gesekan yang lebih rendah turut mengurangi getaran dan suara kasar mesin. Banyak pengguna merasakan mesin menjadi lebih senyap, terutama saat idle maupun ketika dipacu pada putaran tinggi.
Kelima, efek perlindungan Cera Tec mampu bertahan hingga sekitar 50.000 kilometer. Lapisan pelindung tetap melekat pada permukaan logam meskipun kendaraan telah beberapa kali menjalani penggantian oli.
Cara Penggunaan yang Direkomendasikan
Liqui Moly Cera Tec paling ideal diaplikasikan setelah proses penggantian oli dan filter oli selesai dilakukan.
Sebelum menuangkan produk, volume oli baru sebaiknya dikurangi sekitar 300 ml agar kapasitas oli tetap sesuai spesifikasi pabrikan.
Kaleng Cera Tec kemudian harus dikocok selama 30 hingga 60 detik agar partikel mikro-keramik tercampur secara merata.
Selanjutnya seluruh isi kemasan dituangkan melalui lubang pengisian oli mesin, kemudian mesin dinyalakan dan dikendarai selama sekitar 10 hingga 15 menit agar formula bersirkulasi ke seluruh komponen internal.
Satu kaleng berukuran 300 ml cukup digunakan untuk mesin dengan kapasitas oli hingga lima liter dan kompatibel dengan oli mineral, semi sintetis, maupun full sintetis.
Mitos dan Fakta Seputar Cera Tec
Masih banyak anggapan yang keliru mengenai penggunaan aditif berbasis keramik.
Salah satu mitos menyebutkan partikel keramik dapat menyumbat filter oli. Faktanya, ukuran partikel Hexagonal Boron Nitride sangat kecil sehingga dapat melewati filter oli tanpa menghambat sirkulasi pelumas.
Ada pula anggapan bahwa Cera Tec cocok digunakan pada mobil baru. Faktanya, penggunaan pada kendaraan yang masih dalam masa inreyen sebaiknya ditunda hingga jarak tempuh sekitar 5.000 sampai 10.000 kilometer agar proses penyesuaian komponen berlangsung secara normal.
Produk ini juga tidak direkomendasikan untuk sepeda motor dengan sistem kopling basah karena tingkat pelumasannya yang sangat tinggi dapat menyebabkan kampas kopling mengalami slip.
Berbeda dengan MoS2 Anti-Friction
Liqui Moly juga memiliki produk pelindung mesin lain, yaitu MoS2 Anti-Friction.
Perbedaan utamanya terletak pada material aktif yang digunakan. Cera Tec mengandalkan teknologi mikro-keramik dengan daya tahan hingga 50.000 kilometer, sedangkan MoS2 menggunakan molybdenum disulfide yang memberikan perlindungan selama masa pakai oli berlangsung.
Dengan karakteristik tersebut, Cera Tec lebih cocok bagi pemilik kendaraan modern yang menginginkan perlindungan jangka panjang, efisiensi mesin tetap terjaga, serta usia komponen internal lebih panjang.
Sebagai bagian dari perawatan preventif, penggunaan Liqui Moly Cera Tec dapat menjadi investasi yang membantu menjaga performa mesin tetap optimal sekaligus meminimalkan risiko keausan akibat gesekan selama penggunaan kendaraan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula