Volta 401 2026 Makin Diminati, Motor Listrik Rp9 Jutaan dengan Swap Baterai Jadi Andalan Ojol

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Selasa, 7 Juli 2026 | 13:23 WIB
Volta 401 2026 hadir dengan harga Rp9 jutaan, swap baterai hanya beberapa menit, jarak tempuh hingga 60 km, dan cocok untuk kebutuhan harian.(pinterest)
Volta 401 2026 hadir dengan harga Rp9 jutaan, swap baterai hanya beberapa menit, jarak tempuh hingga 60 km, dan cocok untuk kebutuhan harian.(pinterest)

BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COMVolta 401 2026 kembali menjadi sorotan di pasar motor listrik Indonesia. Dibanderol mulai kisaran Rp9 jutaan setelah subsidi pemerintah, motor listrik ini menawarkan keunggulan berupa sistem swap baterai yang dinilai praktis, terutama bagi pengemudi ojek online maupun pengguna harian.

Motor listrik buatan Volta tersebut masih menjadi salah satu pilihan favorit karena menghadirkan biaya operasional yang lebih hemat dibanding motor berbahan bakar bensin. Selain itu, keberadaan jaringan Sistem Ganti Baterai (SGB) membuat pengguna tidak perlu menunggu lama saat daya baterai habis.

Dalam pengujian yang dilakukan Kompas Otomotif, Volta 401 2026 digunakan untuk perjalanan puluhan kilometer sebelum mencoba layanan penukaran baterai di stasiun SGB. Prosesnya tergolong sederhana dan hanya memerlukan aplikasi khusus yang tersedia di Google Play Store maupun App Store.

Sistem Swap Baterai Jadi Nilai Jual Utama

Pengguna cukup membuka aplikasi SGB, memilih menu penukaran baterai, kemudian memindai QR Code pada kabinet penyimpanan baterai. Setelah baterai lama dimasukkan, sistem akan membuka slot berisi baterai yang sudah terisi penuh.

Baca Juga: Sumbang Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Biaya penukaran baterai berada di kisaran Rp10 ribu setiap kali swap. Menurut klaim Volta, satu baterai mampu menempuh jarak hingga 60 kilometer, tergantung gaya berkendara, kondisi jalan, dan beban kendaraan.

Dalam pengujian, motor digunakan sekitar 20 kilometer dengan mode berkendara kedua dan kecepatan berkisar 40–50 km/jam. Indikator baterai hanya berkurang sekitar satu hingga dua bar sehingga klaim jarak tempuh dinilai cukup realistis.

Performa Responsif untuk Mobilitas Harian

Volta 401 dibekali motor listrik bertenaga 1.500 watt dengan tiga pilihan mode berkendara. Perbedaan ketiga mode tersebut terutama terletak pada batas kecepatan maksimum yang bisa dicapai.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol, Portugal, dan Swiss Melaju ke Babak 16 Besar, Cristiano Ronaldo Kembali Jadi Penentu

Secara umum, akselerasi motor terasa responsif untuk penggunaan di perkotaan. Kecepatan maksimal yang ditampilkan pada panel instrumen bahkan dapat mencapai sekitar 60 km/jam.

Posisi dek kaki yang lebar juga menjadi keunggulan tersendiri. Pengendara dapat membawa tas, galon, maupun barang bawaan lain dengan lebih leluasa tanpa mengganggu kenyamanan berkendara.

Suspensi depan juga dinilai cukup empuk saat melewati jalan bergelombang sehingga masih nyaman digunakan dalam perjalanan harian.

Ada Kekurangan di Bagasi

Meski memiliki sejumlah keunggulan, Volta 401 tetap memiliki beberapa catatan.

Bagasi di bawah jok tergolong kecil karena sebagian besar ruang digunakan untuk menyimpan baterai. Jika pengguna memasang dua baterai sekaligus demi menambah jarak tempuh, ruang penyimpanan praktis hampir tidak tersisa.

Motor ini memang lebih cocok dipadukan dengan box tambahan di bagian belakang untuk membawa barang berukuran besar.

Pengalaman Ojol Gunakan Volta 401

Seorang pengemudi ojek online bernama Ahmad mengaku telah menggunakan Volta 401 sebagai kendaraan operasional sehari-hari. Menurutnya, sistem swap baterai membuat pekerjaan menjadi lebih praktis.

Ia mengatakan proses penukaran baterai hanya membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima menit sehingga tidak mengganggu aktivitas mencari penumpang.

Dalam penggunaan sehari-hari, Ahmad menyebut satu baterai mampu menempuh sekitar 50 kilometer saat digunakan sendirian. Sementara ketika membawa penumpang secara terus-menerus, jarak tempuh berkisar 40 kilometer.

Menurutnya, kenyamanan motor juga menjadi nilai tambah karena jok terasa empuk sehingga penumpang sering memberikan penilaian positif.

Namun ia berharap baterai yang sudah mengalami penurunan performa dapat segera ditarik dari peredaran agar tidak mengganggu pengguna lain ketika melakukan penukaran di stasiun SGB.

Cocok untuk Mobilitas Perkotaan

Secara keseluruhan, Volta 401 2026 menawarkan paket yang menarik bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian dengan biaya operasional rendah.

Kehadiran jaringan swap baterai menjadi pembeda utama dibanding sebagian motor listrik lain yang masih mengandalkan pengisian daya di rumah.

Dengan harga mulai sekitar Rp9,95 jutaan setelah subsidi, performa yang cukup responsif, serta kemudahan mengganti baterai hanya dalam hitungan menit, Volta 401 masih layak dipertimbangkan sebagai pilihan motor listrik untuk kebutuhan mobilitas di perkotaan sepanjang 2026.

Editor : Maylanni Diana Fitri
motor listrik Indonesia swap baterai Motor listrik Volta Volta 2026 Volta 401