Polytron Fox 350 Resmi Jadi Penerus Fox R, Harga Mulai Rp13,5 Juta, Jarak Tempuh 135 Km dan Fitur Makin Lengkap

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Selasa, 7 Juli 2026 | 14:20 WIB
Polytron Fox 350 hadir sebagai penerus Fox R dengan harga mulai Rp13,5 juta, fitur regenerative braking, HSA, dan jarak tempuh hingga 135 km.(pinterest)
Polytron Fox 350 hadir sebagai penerus Fox R dengan harga mulai Rp13,5 juta, fitur regenerative braking, HSA, dan jarak tempuh hingga 135 km.(pinterest)

BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COMPolytron Fox 350 resmi hadir sebagai penerus Polytron Fox R yang selama ini menjadi salah satu motor listrik terlaris di Indonesia. Kehadiran model terbaru ini membawa sejumlah pembaruan penting, mulai dari peningkatan fitur, penyempurnaan performa, hingga harga yang tetap kompetitif sehingga diprediksi bakal melanjutkan kesuksesan generasi sebelumnya.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2023, keluarga Polytron Fox telah mencatatkan penjualan sekitar 40 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen atau hampir 30 ribu unit berasal dari Polytron Fox R. Tak heran jika Polytron Fox 350 kini memikul ekspektasi besar sebagai penerus motor listrik andalan Polytron.

Motor listrik ini ditawarkan dengan dua skema pembelian. Untuk versi sewa baterai, harga dibanderol mulai sekitar Rp13,5 juta. Sementara bagi konsumen yang ingin memiliki baterai secara penuh, tersedia opsi pembelian lengkap dengan harga sekitar Rp31 jutaan setelah mendapatkan subsidi dari Polytron.

Harga Murah dengan Pilihan Sewa Baterai

Skema sewa baterai menjadi daya tarik utama Polytron Fox 350. Konsumen hanya perlu membayar biaya sewa sekitar Rp200 ribu per bulan, sedangkan biaya pengisian daya dilakukan secara mandiri di rumah.

Baca Juga: Sumbang Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Menariknya, harga baterai yang digunakan motor ini mencapai sekitar Rp17,5 juta. Karena itu, skema sewa membuat harga awal pembelian menjadi jauh lebih terjangkau.

Perbedaan lainnya terdapat pada garansi baterai. Jika membeli baterai secara penuh, garansi berlaku selama tiga tahun. Sebaliknya, pengguna skema sewa dapat mengajukan penggantian baterai apabila performanya mulai menurun selama masa kontrak.

Performa Tetap Bertenaga dengan Fitur Baru

Secara spesifikasi, Polytron Fox 350 masih menggunakan motor listrik berkekuatan 3 kW dengan tenaga puncak mencapai 6,4 kW dan torsi maksimum sebesar 187 Nm. Kecepatan maksimalnya mencapai 95 km/jam dengan klaim jarak tempuh hingga 135 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Baca Juga: Oli Liqui Moly Ternyata Punya Teknologi Berbeda, Ini Rahasia Mesin Lebih Awet dan Performa Tetap Maksimal

Meski spesifikasi dasarnya tidak berubah jauh dibanding Fox R, Polytron memberikan sejumlah penyempurnaan. Salah satunya adalah hadirnya fitur regenerative braking yang mampu mengubah energi saat deselerasi menjadi daya tambahan untuk mengisi baterai.

Respons bukaan gas juga mengalami peningkatan. Jika pada Fox R sempat muncul jeda saat akselerasi awal, kini tarikan terasa lebih halus dan langsung responsif sejak putaran pertama.

Selain itu, performa motor tetap stabil meski kapasitas baterai mulai menurun. Pada mode D, motor masih mampu melaju hingga sekitar 60 km/jam, sedangkan mode S tetap sanggup mencapai sekitar 90 km/jam ketika baterai belum benar-benar habis.

Sudah Dibekali Hill Start Assist

Fitur lain yang menjadi nilai tambah adalah Hill Start Assist (HSA). Sistem ini membantu pengendara saat berhenti di tanjakan dengan cara mengunci roda secara otomatis setelah tuas rem ditekan selama beberapa detik.

Saat hendak kembali berjalan, pengendara cukup memutar tuas gas tanpa perlu khawatir motor mundur. Fitur ini membuat berkendara di jalan menanjak terasa lebih aman dan nyaman.

Jarak Tempuh Sesuai Klaim

Pengujian yang dilakukan menunjukkan hasil cukup mengesankan. Dalam mode D dengan kecepatan konstan sekitar 50 km/jam, Polytron Fox 350 mampu menempuh jarak hingga 136 kilometer dan masih menyisakan sekitar empat persen baterai.

Sementara pada mode S yang digunakan secara agresif, motor tetap mampu melaju sejauh sekitar 92 kilometer. Menariknya, ketika baterai berada di bawah 20 persen, sistem otomatis akan mengalihkan mode berkendara ke mode D agar sisa daya lebih efisien.

Baterai yang digunakan masih memakai teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP), yang dikenal lebih aman dan memiliki usia pakai lebih panjang. Pengisian daya membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima jam menggunakan charger bawaan.

Posisi Berkendara Lebih Nyaman

Dari sisi ergonomi, Polytron Fox 350 mengalami perubahan cukup signifikan. Area dek kaki kini lebih rendah sehingga posisi berkendara terasa lebih natural dibanding Fox R.

Stang juga dibuat sedikit lebih rendah sehingga pengendara tidak lagi merasa terlalu tegak. Namun, bagian tengah motor masih cukup lebar karena menjadi rumah baterai sehingga bagi sebagian pengguna mungkin membutuhkan sedikit adaptasi saat perjalanan jauh.

Jok depan terasa empuk ketika pertama kali diduduki, tetapi mulai terasa keras setelah digunakan sekitar 30 hingga 45 menit. Sebaliknya, jok belakang justru lebih nyaman karena memiliki bantalan yang lebih tebal.

Di sektor handling, Polytron Fox 350 tetap mempertahankan karakter lincah seperti pendahulunya. Walaupun bobot motor cukup besar, pengendalian terasa ringan saat digunakan bermanuver di kemacetan perkotaan.

Dengan kombinasi harga kompetitif, performa stabil, fitur regenerative braking, Hill Start Assist, serta jarak tempuh yang sesuai klaim, Polytron Fox 350 berpotensi menjadi salah satu pilihan motor listrik paling menarik di kelasnya.

Editor : Maylanni Diana Fitri
motor listrik Indonesia polytron fox 350 Polytron Fox R motor listrik Polytron review Polytron Fox 350