BLITAR KAWENTAR, BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Mobil bekas Rp60-70 jutaan masih menjadi incaran banyak masyarakat yang menginginkan kendaraan pribadi dengan biaya kepemilikan terjangkau. Selain harga yang ramah di kantong, segmen ini juga menawarkan pilihan mobil yang terkenal irit bahan bakar, mudah dirawat, dan cocok digunakan sebagai kendaraan harian maupun mobil keluarga kecil.
Bagi calon pembeli yang memiliki dana terbatas, memilih mobil bekas Rp60-70 jutaan tentu tidak bisa asal murah. Konsumsi BBM, biaya perawatan, pajak tahunan, hingga ketersediaan suku cadang menjadi faktor penting sebelum memutuskan membeli sebuah kendaraan.
Berikut lima rekomendasi mobil bekas Rp60-70 jutaan yang dinilai masih layak dipinang pada 2026 karena menawarkan kombinasi harga, efisiensi, dan kenyamanan berkendara.
Kia Picanto 1.0 AT 2010, City Car Irit untuk Perkotaan
Pilihan pertama adalah Kia Picanto 1.0 Automatic tahun 2010 yang dipasarkan di kisaran Rp67 jutaan.
Mobil mungil asal Korea Selatan ini mengusung mesin 1.000 cc empat silinder yang dikenal lebih halus dibanding mesin tiga silinder modern. Transmisi otomatis konvensional empat percepatan juga terkenal tangguh dan minim masalah.
Untuk konsumsi bahan bakar, Kia Picanto mampu mencatat sekitar 11-13 km per liter di dalam kota dan mencapai 16 km per liter saat perjalanan luar kota. Pajak tahunannya juga relatif ringan, sekitar Rp1,5 jutaan.
Meski demikian, ruang bagasi tergolong kecil dan tenaga mesin terasa mulai berkurang saat membawa penumpang penuh di jalan menanjak.
Datsun Go+ Panca 2014, Pilihan Murah dengan Tiga Baris Jok
Bagi yang membutuhkan kapasitas lebih besar, Datsun Go+ Panca 1.2 manual tahun 2014 layak dipertimbangkan. Harga pasar mobil ini berada di kisaran Rp69 jutaan.
Mobil ini menggunakan mesin HR12DE 1.200 cc tiga silinder yang juga digunakan Nissan March. Karakter mesinnya responsif di putaran bawah dan terkenal hemat BBM.
Konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 13 km per liter di dalam kota dan 18-20 km per liter saat perjalanan luar kota.
Kelebihan utama Datsun Go+ adalah konfigurasi tujuh penumpang. Meski demikian, bangku baris ketiga lebih cocok digunakan anak-anak karena ruang kaki yang terbatas.
Suzuki Karimun GX 2006 Masih Jadi Favorit
Nama Suzuki Karimun generasi pertama tetap menjadi salah satu mobil bekas favorit berkat biaya operasional yang sangat rendah.
Mobil bermesin F10A 1.000 cc empat silinder ini terkenal bandel serta mudah diperbaiki di hampir semua bengkel.
Desain bodinya yang mengotak membuat ruang kabin terasa lega dengan visibilitas yang sangat baik. Konsumsi BBM berkisar 12 km per liter untuk penggunaan dalam kota, sementara pajaknya termasuk paling murah di kelasnya.
Namun calon pembeli disarankan memeriksa kondisi bodi secara teliti karena beberapa unit mulai mengalami karat, terutama di bagian lantai dan talang air.
Honda Jazz i-DSI 2004 Tetap Jadi Primadona
Honda Jazz i-DSI Automatic tahun 2004 masih memiliki daya tarik tinggi di pasar mobil bekas. Harga unit yang terawat berada di kisaran Rp66-69 jutaan.
Mobil ini dibekali mesin 1.500 cc i-DSI dengan teknologi delapan busi yang terkenal efisien sekaligus responsif untuk penggunaan harian.
Keunggulan terbesar Honda Jazz terletak pada fitur Ultra Seat yang membuat ruang kabin menjadi sangat fleksibel untuk membawa berbagai barang.
Konsumsi BBM berada di kisaran 12-14 km per liter dengan pajak tahunan sekitar Rp1,8-2 juta.
Meski begitu, pembeli wajib memastikan kondisi transmisi CVT tetap sehat karena biaya perbaikannya bisa mencapai jutaan rupiah apabila mengalami kerusakan.
Suzuki Aerio 2006, Nyaman untuk Perjalanan Jauh
Rekomendasi terakhir adalah Suzuki Aerio DX manual tahun 2006 yang justru menjadi mobil termurah dalam daftar ini dengan harga sekitar Rp62 jutaan.
Mobil ini menggunakan mesin M15A 1.500 cc yang juga dipakai pada Suzuki Swift, Baleno Next-G, hingga SX4.
Tenaga mesinnya menjadi yang terbesar dibanding empat pesaing lainnya sehingga lebih nyaman digunakan di jalan tol maupun perjalanan luar kota.
Interior Aerio juga tergolong luas dengan jok yang empuk serta sudah dilengkapi fitur ABS, EBD, dan spion elektrik pada beberapa variannya.
Kekurangannya terletak pada konsumsi BBM yang sedikit lebih boros, yakni sekitar 9-10 km per liter di dalam kota.
Secara keseluruhan, setiap mobil memiliki keunggulan masing-masing. Kia Picanto cocok bagi pengguna perkotaan, Datsun Go+ menawarkan kapasitas penumpang lebih banyak, Suzuki Karimun unggul dalam biaya perawatan, Honda Jazz menghadirkan kepraktisan dan nilai jual tinggi, sedangkan Suzuki Aerio menjadi pilihan ideal bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Editor : Maylanni Diana Fitri