Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Sempat Disuntik Mati! Honda Brio 2026 Tipe E CVT Resmi Diproduksi Lagi, Segini Harga dan Spek Terbarunya

Muhammad Rusdian Nuzula • Rabu, 8 Juli 2026 | 11:56 WIB
Sempat dikabarkan stop produksi, Honda Brio 2026 tipe E CVT kini resmi diluncurkan kembali ke pasar dengan spesifikasi mesin 4 silinder yang tangguh! (PINTEREST)
Sempat dikabarkan stop produksi, Honda Brio 2026 tipe E CVT kini resmi diluncurkan kembali ke pasar dengan spesifikasi mesin 4 silinder yang tangguh! (PINTEREST)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Kabar mengejutkan sekaligus menggembirakan datang dari panggung otomotif tanah air bagi para pencinta city car. Setelah sempat beredar rumor kuat bahwa varian terlarisnya akan dihentikan dan digantikan sepenuhnya oleh varian Special Edition, kini Honda Brio 2026 tipe E CVT dipastikan resmi diproduksi kembali oleh pabrikan. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi tingginya permintaan pasar terhadap mobil perkotaan yang tangguh, lincah, dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Kehadiran kembali tipe E CVT ini membuat pilihan varian pada jajaran Honda Brio 2026 menjadi jauh lebih lengkap dan bervariasi bagi konsumen Indonesia. Konsumen kini bisa memilih mulai dari tipe S CVT sebagai varian termurah, tipe E CVT yang menjadi standar kenyamanan, tipe Special Edition (SE) CVT yang bertabur aksesori, hingga kasta tertinggi pada varian Honda Brio RS. Kembalinya tipe andalan ini diprediksi akan langsung menggebrak pasar kendaraan roda empat kelas menengah ke bawah serta mengancam dominasi para kompetitor di segmen LCGC (Low Cost Green Car).

Bagi Anda yang sedang berencana meminang kendaraan baru untuk mobilitas harian, peluncuran kembali Honda Brio 2026 varian E CVT ini tentu menjadi angin segar yang wajib masuk ke dalam daftar pertimbangan utama. Mari kita bedah secara mendalam mengenai spesifikasi teknis, ubahan visual eksterior, hingga performa dapur pacu yang ditawarkan oleh mobil kompak yang kerap dijuluki kendaraan "gemoy" namun sporty ini.

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Keluarga Rp100 Jutaan Terbaik 2026, Nissan Serena hingga Isuzu Panther

Desain Wajah Depan yang Tetap Elegan dan Modern

Melihat tampilan fisiknya dari area depan, kendaraan ini sejatinya tidak memperlihatkan perbedaan kosmetik yang radikal jika disandingkan dengan model dari tahun sebelumnya. Desain gril depan masih setia mempertahankan pola honeycomb alias sarang lebah dengan finishing warna hitam dove yang maskulin. Karakter khas pabrikan Jepang ini dipertegas lewat emblem logo Honda berukuran besar di bagian tengah, dipadukan dengan aksen garis krom melintang yang memberikan impresi visual elegan sekaligus berkelas.

Sektor pencahayaan utama menjadi salah satu aspek yang paling disukai dari varian ini. Lampu utama masih mengandalkan bohlam halogen konvensional yang dilindungi oleh mika lampu berbentuk tajam. Namun, di dalam rumah lampu tersebut sudah terintegrasi lampu Daytime Running Light (DRL) berbasis LED modern yang membentuk guratan estetik layaknya sepasang alis. Di bagian bawah bumper, terdapat housing atau tempat dudukan untuk lampu kabut (fog lamp), walaupun bawaan standarnya belum menyertakan lampu tersebut.

Kaki-Kaki Sporty dan Detail Sektor Buritan

Beralih ke bagian samping, aura sporty langsung terpancar berkat penggunaan pelek berdiameter 14 inci dengan motif two-tone polished yang identik dengan varian di atasnya. Lingkar roda tersebut dibalut dengan profil ban berukuran 175/65 yang sangat pas untuk menunjang kelincahan bermanuver di jalanan sempit. Keunggulan lain yang dimiliki mobil ini adalah penempatan lampu penanda belok (lampu sein) yang masih terpasang manis di area pelat bodi samping kanan dan kiri, memberikan visibilitas ekstra bagi pengendara lain di sekitarnya.

Menengok area buritan belakang, tipe E CVT ini mengusung desain yang cenderung bersih dan minimalis tanpa adanya tambahan komponen roof spoiler besar. Di bagian kaca belakang yang lapang, sudah terpasang satu unit wiper belakang guna memastikan pandangan pengemudi ke arah belakang tetap bersih saat berkendara di tengah guyuran hujan lebat. Untuk fitur keamanan aktif saat bermanuver mundur, bumper belakang sewarna bodi telah ditanamkan dua titik sensor parkir yang sangat sensitif tanpa kehadiran kamera pemantau.

Ketangguhan Mesin i-VTEC 4 Silinder yang Superior

Baca Juga: 7 Mobil Bekas Keluarga Rp100 Jutaan Terbaik 2026, Nissan Serena hingga Isuzu Panther

Salah satu keunggulan mutlak yang membuat mobil ini tetap menjadi raja di kelasnya adalah sektor jantung mekanis yang digunakannya. Ketika para pesaing di kelasnya mulai beralih menggunakan mesin 3 silinder yang cenderung bergetar, Honda tetap mempertahankan mesin bensin berkapasitas 1.200 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris, SOHC, berteknologi i-VTEC. Mesin ini terkenal memiliki durabilitas tinggi serta getaran yang sangat halus saat posisi stasioner.

Dapur pacu kompak tersebut sanggup memuntahkan tenaga maksimum hingga 90 PS pada putaran mesin 6.000 rpm, serta semburan torsi puncak mencapai 110 Nm pada 4.800 rpm. Tenaga yang responsif tersebut disalurkan menuju roda penggerak depan melalui transmisi otomatis berteknologi Earth Dreams CVT (Continuously Variable Transmission). Penggunaan sistem transmisi modern ini menjamin perpindahan gigi terasa sangat halus tanpa hentakan, sekaligus berkontribusi besar dalam menekan angka konsumsi bahan bakar agar tetap irit untuk pemakaian rute dalam kota.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#honda brio 2026 #city car irit BBM #Spesifikasi Brio 2026 #Harga Honda Brio #Brio tipe E CVT