Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Harga Honda Jazz Bekas 2006 Masih Diburu, Simak Kelebihan VTEC, Kekurangan, dan Tips Sebelum Membeli

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 10 Juli 2026 | 17:40 WIB
Harga Honda Jazz bekas VTEC 2005-2006 masih stabil. Simak kelebihan, kekurangan, tips membeli, dan kisaran harga terbaru sebelum memilih.()pinterest
Harga Honda Jazz bekas VTEC 2005-2006 masih stabil. Simak kelebihan, kekurangan, tips membeli, dan kisaran harga terbaru sebelum memilih.()pinterest

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Harga Honda Jazz bekas generasi pertama bermesin VTEC masih menjadi incaran di pasar mobil bekas Indonesia. Meski usianya sudah hampir dua dekade, hatchback legendaris ini tetap diminati karena menawarkan sensasi berkendara yang menyenangkan (fun to drive), harga jual yang relatif stabil, serta biaya kepemilikan yang masih masuk akal.

Honda Jazz bekas, khususnya produksi 2005 hingga 2006, dinilai masih menjadi pilihan menarik dibanding beberapa mobil LCGC bekas di rentang harga yang sama. Selain memiliki kualitas material yang lebih baik, mobil ini juga dikenal memiliki performa mesin yang responsif dan kabin yang tetap nyaman untuk penggunaan harian.

Namun, calon pembeli tetap perlu berhati-hati. Kondisi fisik dan riwayat perawatan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli Honda Jazz bekas, mengingat sebagian besar unit yang beredar sudah berusia lebih dari 18 tahun.

Mesin VTEC Masih Jadi Favorit

Pada video ulasan tersebut, ditampilkan dua unit Honda Jazz generasi pertama produksi 2005 dan 2006 yang sama-sama menggunakan mesin VTEC.

Baca Juga: Theoderich Goh Ungkap Cara Raih Rp10 Miliar Pertama, Ternyata Investasi Baru Berperan Setelah Punya Rp1 Miliar

Mesin ini disebut lebih banyak diburu dibanding varian i-DSI karena dianggap memiliki karakter berkendara yang lebih sporty. Meski demikian, menurut penjual, perbedaan performa antara VTEC dan i-DSI sebenarnya tidak terlalu jauh apabila kondisi mesin sama-sama sehat.

"Kuncinya bukan hanya memilih tipe mesin, tetapi memastikan kondisi mesin benar-benar prima dan bebas masalah," ujar penjual dalam ulasan tersebut.

Cek Kondisi Bodi Sebelum Melihat Kilometer

Salah satu tips utama yang disampaikan adalah jangan mudah tergiur tampilan mulus di foto atau media sosial.

Baca Juga: Cara Keluar dari Kemiskinan Ala Theoderich Goh, Bongkar Rahasia Raih Rp1 Miliar Pertama yang Jarang Disadari

Banyak Honda Jazz bekas yang sudah menggunakan stiker (wrapping) sehingga terlihat seperti memiliki cat asli yang masih bagus. Padahal setelah stiker dilepas, kondisi cat belum tentu masih sempurna.

Karena itu, pembeli disarankan mengecek langsung kondisi bodi, memastikan warna benar-benar asli sesuai dokumen kendaraan, serta memeriksa kemungkinan bekas tabrakan.

Menurutnya, kondisi bodi yang baik jauh lebih penting dibanding sekadar mencari harga murah.

Interior Bisa Menjadi Penentu Kualitas Mobil

Selain eksterior, kondisi interior juga menjadi indikator penting.

Pada unit yang ditawarkan, jok masih menggunakan bahan asli tanpa sobekan maupun busa yang kempis meski odometer sudah menunjukkan angka sekitar 197 ribu kilometer.

Penjual menilai, apabila Honda Jazz dengan kilometer tinggi masih memiliki interior yang rapi, hal itu menunjukkan kendaraan dirawat dengan baik.

Sebaliknya, apabila menemukan unit dengan kilometer rendah tetapi kondisi kabin sudah rusak, calon pembeli patut lebih waspada terhadap kemungkinan manipulasi odometer.

Perhatikan Transmisi dan Indikator iPS

Bagi yang memilih Honda Jazz transmisi otomatis, ada beberapa hal yang wajib diperiksa.

Salah satunya adalah memastikan indikator iPS tidak menyala. Jika lampu tersebut muncul, biaya perbaikannya bisa mencapai sekitar Rp4,5 juta hingga Rp5 juta.

Selain itu, perpindahan transmisi otomatis juga perlu diuji. Pada Honda Jazz lawas, suara kecil saat perpindahan gigi masih dianggap wajar. Namun perpindahan gigi tetap harus berlangsung halus tanpa gejala selip.

Untuk transmisi manual, sensasi berkendara disebut lebih menyenangkan sehingga banyak diminati oleh penggemar hatchback.

Kaki-kaki Jadi Titik Lemah Honda Jazz

Di balik berbagai kelebihannya, Honda Jazz generasi pertama juga memiliki beberapa kekurangan.

Komponen kaki-kaki menjadi salah satu bagian yang paling sering membutuhkan perhatian. Ball joint, karet-karet suspensi, dan beberapa komponen lain relatif lebih cepat aus apabila mobil sering digunakan di jalan rusak.

Selain itu, peredaman kabin belakang dinilai masih kurang maksimal sehingga suara ban dari aspal cukup mudah masuk ke dalam kabin.

Konsumsi bahan bakarnya juga tergolong standar. Dalam penggunaan normal, mobil ini disebut mampu mencatat konsumsi sekitar 11 hingga 13 kilometer per liter.

Harga Masih Stabil

Dalam ulasan tersebut, dua unit Honda Jazz VTEC yang ditawarkan dibanderol sekitar Rp79 juta dan Rp85 juta, tergantung kondisi kendaraan.

Penjual menegaskan bahwa harga mobil bekas yang berkualitas umumnya tidak jauh di bawah harga pasar. Oleh sebab itu, pembeli disarankan lebih mengutamakan kondisi kendaraan daripada sekadar mengejar harga murah.

Dengan desain yang masih menarik, karakter berkendara yang menyenangkan, serta harga jual yang relatif stabil, Honda Jazz bekas VTEC tetap menjadi salah satu hatchback lawas yang layak dipertimbangkan bagi konsumen yang mencari mobil praktis dengan nilai investasi yang masih baik.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#harga honda jazz bekas #Honda Jazz bekas #Mobil Bekas Honda #Honda Jazz VTEC #Tips Beli Honda Jazz