Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Motor Listrik QV Aeroad Bekas Jadi Pilihan, Dibeli Rp15 Juta dan Siap Dimodifikasi Jadi Motor Harian

M. Helmi Nurhisam • Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:05 WIB
Motor listrik QV Aeroad bekas dibeli Rp15 juta. Simak review, fitur, kekurangan baterai, hingga rencana modifikasi yang menarik untuk harian.(Pinterest)
Motor listrik QV Aeroad bekas dibeli Rp15 juta. Simak review, fitur, kekurangan baterai, hingga rencana modifikasi yang menarik untuk harian.(ScYoutube)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Motor listrik QV Aeroad bekas mulai dilirik sebagai alternatif kendaraan harian di tengah harga bahan bakar yang terus meningkat. Salah satunya dibuktikan oleh seorang kreator otomotif yang memutuskan membeli QV Aeroad bekas seharga Rp15 juta untuk dijadikan kendaraan santai sekaligus proyek modifikasi.

Motor listrik yang diberi nama "Lestari" tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Selain desainnya yang unik, QV Aeroad dinilai memiliki karakter yang cocok untuk penggunaan harian dengan gaya berkendara santai. Menurutnya, harga bensin yang semakin mahal membuat kendaraan listrik menjadi pilihan yang lebih masuk akal untuk mobilitas sehari-hari.

"Menurut saya sekarang bensin di Indonesia sudah tidak terlalu worth it. Jadi motor listrik menjadi pilihan yang tepat," ungkapnya.

QV Aeroad sendiri diketahui memiliki harga baru sekitar Rp30 jutaan. Namun, dengan membeli unit bekas, biaya kepemilikan menjadi jauh lebih terjangkau tanpa mengurangi daya tarik motor listrik tersebut.

Baca Juga: Bom Udara yang Ditemukan di Kali Lahar Kota Blitar Berhasil Dimusnahkan, Berikut Faktanya

Desain Unik Jadi Alasan Utama Memilih QV Aeroad

Salah satu daya tarik utama motor listrik QV Aeroad terletak pada desainnya yang berbeda dari motor listrik kebanyakan.

Bagian belakang atau buritan tampil membulat dengan bentuk yang dianggap lucu dan menarik. Peleknya pun dinilai memiliki potensi untuk dimodifikasi sehingga cocok bagi pecinta otomotif yang ingin memberikan sentuhan personal pada kendaraannya.

Motor ini memang tidak dibeli untuk mengejar kecepatan tinggi. Sebaliknya, pemiliknya justru ingin menikmati pengalaman berkendara santai di kecepatan sekitar 40 km/jam sambil menikmati perjalanan tanpa terburu-buru.

Konsep tersebut dianggap sangat sesuai dengan karakter kendaraan listrik yang menawarkan akselerasi halus dan suara mesin yang nyaris tanpa kebisingan.

Fitur Modern dengan Navigasi di Panel Instrumen

Meski merupakan motor listrik yang sudah lebih dulu hadir di pasar, QV Aeroad tetap dibekali sejumlah fitur modern.

Salah satu fitur favorit adalah panel instrumen digital yang mampu menampilkan navigasi atau peta perjalanan secara langsung. Selain itu tersedia pula tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Sport yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara.

Keberadaan fitur navigasi ini menjadi nilai tambah karena memudahkan pengguna saat berkendara tanpa harus sering melihat ponsel.

Sistem Baterai Masih Jadi Kekurangan

Di balik kelebihannya, motor listrik QV Aeroad masih memiliki beberapa catatan.

Salah satunya adalah sistem baterai yang masih menggunakan model lepas-pasang. Untuk mengisi daya, baterai harus diangkat keluar dari motor dan ditempatkan pada docking charger.

Bobot baterainya mencapai sekitar lima kilogram sehingga dinilai kurang praktis, terutama bagi pengguna perempuan atau mereka yang tinggal di apartemen.

Menurut pemiliknya, akan jauh lebih praktis apabila pengisian daya dapat dilakukan langsung melalui port charging di bodi motor tanpa perlu melepas baterai.

Selain itu, unit bekas yang dibelinya juga sudah menunjukkan beberapa tanda pemakaian seperti bagian komstir yang mulai oblak dan menghasilkan bunyi ketika setang digerakkan.

Baca Juga: Anggun Zurisya Nadia, Gadis Multitalenta Asal Blitar: Penulis Buku Midnight Seventeen dan Peraih Juara Favorit Miss Bintang Jawa Tengah

Siap Jadi Proyek Modifikasi

Meski membeli dalam kondisi bekas, pemilik justru berencana menjadikan QV Aeroad sebagai proyek modifikasi jangka panjang.

Modifikasi yang direncanakan tidak mengarah ke tampilan ekstrem, melainkan konsep sederhana bergaya motor harian. Salah satu ubahan pertama adalah memasang rak belakang agar motor lebih fungsional untuk membawa barang belanja maupun perlengkapan lainnya.

Selain itu, sektor pengereman juga masuk dalam daftar perubahan agar karakter pengereman terasa lebih sesuai dengan kebutuhan berkendara sehari-hari.

Tak hanya modifikasi eksterior, ia juga berencana membongkar beberapa komponen motor untuk mempelajari konstruksi dinamo, sistem penggerak, rangka, hingga komponen rem secara lebih mendalam.

Motor Listrik Bekas Semakin Menarik

Popularitas motor listrik bekas diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Harga yang jauh lebih terjangkau dibanding unit baru menjadi salah satu daya tarik utama. Bagi pengguna yang ingin mencoba beralih ke kendaraan listrik tanpa mengeluarkan biaya besar, membeli motor listrik bekas dapat menjadi solusi menarik.

Dengan desain yang unik, fitur digital yang cukup lengkap, serta potensi modifikasi yang luas, motor listrik QV Aeroad menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Terlebih, biaya operasional yang lebih hemat dibanding motor berbahan bakar bensin menjadi alasan tambahan bagi masyarakat untuk mulai melirik kendaraan listrik sebagai teman mobilitas sehari-hari.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Modifikasi motor listrik #QV Aeroad #motor listrik QV #motor listrik bekas #review QV Aeroad